Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apakah Sperma Bisa Menghilangkan Bekas Jerawat? Berikut Penjelasannya…

Kompas.com, 19 Februari 2024, 22:00 WIB
Ria Apriani Kusumastuti

Penulis

KOMPAS.com - Sperma dianggap mampu untuk menghilangkan bekas jerawat yang mengganggu penampilan. Namun, apakah sperma bisa menghilangkan bekas jerawat?

Ternyata, sperma belum terbukti secara ilmiah dapat menghilangkan bekas jerawat.

Bahkan, menggunakan sperma untuk perawatan wajah atau kulit dapat memicu reaksi alergi dan meningkatkan risiko infeksi menular seksual.

Bekas jerawat yang mengganggu dapat diatasi dengan menggunakan produk perawatan kecantikan dengan bahan tertentu dan prosedur medis.

Untuk itu, simak penjelasan dan cara menghilangkan bekas jerawat berikut ini.

Baca juga: Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Hitam di Pipi secara Medis dan Alami

Apakah sperma bisa menghilangkan bekas jerawat?

Ternyata, sperma tidak bisa menghilangkan bekas jerawat.

Dilansir dari Healthline, penggunaan sperma untuk mengatasi bekas jerawat belum dapat dibuktikan secara ilmiah.

Bahkan, mengoleskan sperma ke kulit, termasuk wajah, dapat menimbulkan efek samping tertentu untuk kesehatan.

Sperma memiliki jenis protein yang dapat memicu reaksi alergi pada beberapa orang, seperti kemerahan, kulit kering, atau bengkak sehingga terasa sangat gatal.

Pada kasus tertentu, reaksi alergi yang muncul bisa sangat parah sehingga meningkatkan risiko anafilaksis yang merupakan reaksi alergi berat yang dapat mengancam nyawa ketika tidak segera diatasi.

Sperma yang digunakan di wajah juga dapat meningkatkan risiko infeksi menular seksual pada beberapa orang melalui jaringan yang ditemukan di area bibir, lubang hidung, dan mata.

Beberapa jenis infeksi menular seksual yang dapat ditularkan, yakni herpes, chlamydia, dan gonore.

Area mata merupakan bagian tubuh yang sensitif sehingga dapat mengalami inflamasi dan meningkatkan risiko kebutaan.

Penggunaan sperma untuk menghilangkan bekas jerawat hanya sekadar mitos dan dapat membahayakan kesehatan sehingga Anda diimbau untuk tidak menggunakan cara ini.

Baca juga: 7 Bahan Masker Organik untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Cara menghilangkan bekas jerawat

Bekas jerawat umumnya bukan merupakan masalah medis yang serius, namun dapat mengganggu penampilan.

Anda yang merasa terganggu dengan bekas jerawat yang tidak kunjung hilang dapat melakukan perawatan dan pengobatan tertentu sehingga tampilannya dapat berkurang.

Dilansir dari Medical News Today, ada beberapa cara menghilangkan bekas jerawat secara alami dan medis yang bisa dicoba, seperti:

  • Mengoleskan minyak jintan hitam untuk meratakan warna kulit
  • Mengoleskan rosehip oil yang sudah terbukti dapat mengurangi warna kulit yang tidak merata, termasuk bekas luka operasi
  • Mengoleskan madu untuk mempercepat penyembuhan luka dan mencegah munculnya bekas jerawat
  • Mengoleskan campuran gel lidah buaya dan madu untuk menghilangkan bekas jerawat hitam
  • Menggunakan asam salisilat, atau salicylic acid, yang dapat membersihkan kotoran, kulit mati, dan memudarkan bekas jerawat
  • Menggunakan retinoid yang dapat mencegah inflamasi, mengurangi luka jerawat, dan mempercepat regenerasi sel kulit
  • Menggunakan alpha hydroxy acid (AHA) untuk memperbaiki sel kulit dan memudarkan bekas jerawat
  • Menggunakan asam laktat yang dapat merontokkan sel kulit mati sehingga bekas jerawat akan memudar dan kulit terasa lebih halus
  • Melakukan prosedur medis, seperti chemical peeling, injeksi steroid, filler, microneedling, perawatan laser, atau prosedur operasi sesuai dengan kondisi kulit

Beberapa cara di atas dapat digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat hitam dengan cepat.

Dengan memahami apakah sperma bisa menghilangkan bekas jerawat, Anda kemudian bisa menghindari cara ini karena justru akan menimbulkan efek samping tertentu.

Hindari melakukan diagnosis pribadi dan menggunakan bahan-bahan tertentu yang belum terbukti aman digunakan untuk menghilangkan bekas jerawat karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan.

Baca juga: 4 Perbedaan Rosacea dan Jerawat yang Perlu Diketahui

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Menggambar dan Mewarnai Penting bagi Tumbuh Kembang Anak, Ini Kata Dokter
Menggambar dan Mewarnai Penting bagi Tumbuh Kembang Anak, Ini Kata Dokter
Health
Mengatasi Nyeri sebagai Prioritas Perawatan Kanker Stadium Lanjut
Mengatasi Nyeri sebagai Prioritas Perawatan Kanker Stadium Lanjut
Health
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Jumlah Perokok Dewasa Indonesia Naik 8,8 Juta dalam 10 Tahun
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Jumlah Perokok Dewasa Indonesia Naik 8,8 Juta dalam 10 Tahun
Health
Pentingnya Perawatan Fisik dan Spiritual Pasien Kanker Stadium Lanjut
Pentingnya Perawatan Fisik dan Spiritual Pasien Kanker Stadium Lanjut
Health
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Konsumsi Rokok Masih Tinggi, Edukasi Perlu Diperkuat
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Konsumsi Rokok Masih Tinggi, Edukasi Perlu Diperkuat
Health
3 Mitos tentang Lupus yang Banyak Dipercaya dan Bisa Berakibat Fatal
3 Mitos tentang Lupus yang Banyak Dipercaya dan Bisa Berakibat Fatal
Health
Tak Hanya Lelah, Ini Gejala Perubahan Hormon pada Pria Menurut Dokter
Tak Hanya Lelah, Ini Gejala Perubahan Hormon pada Pria Menurut Dokter
Health
Kelelahan Terus-menerus pada Wanita Bisa Jadi Gejala Lupus, Jangan Abaikan
Kelelahan Terus-menerus pada Wanita Bisa Jadi Gejala Lupus, Jangan Abaikan
Health
Kurang Tidur Dapat Tingkatkan Risiko Stroke Ringan, Ini Penjelasan Dokter
Kurang Tidur Dapat Tingkatkan Risiko Stroke Ringan, Ini Penjelasan Dokter
Health
6 Penyebab Sakit Kepala di Tengkuk, Termasuk Postur yang Buruk
6 Penyebab Sakit Kepala di Tengkuk, Termasuk Postur yang Buruk
Health
Dokter Ungkap, 35 Persen Kasus Sulit Punya Anak Ternyata Berasal dari Pria
Dokter Ungkap, 35 Persen Kasus Sulit Punya Anak Ternyata Berasal dari Pria
Health
Dokter Ungkap Makanan yang Bisa Tingkatkan Kualitas Embrio, Salah Satunya Daging Merah
Dokter Ungkap Makanan yang Bisa Tingkatkan Kualitas Embrio, Salah Satunya Daging Merah
Health
BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik, Ini Besaran yang Masih Berlaku
BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik, Ini Besaran yang Masih Berlaku
Health
Orangtua Perlu Tahu, Ini Batas Aman Anak Makan Daging Kurban
Orangtua Perlu Tahu, Ini Batas Aman Anak Makan Daging Kurban
Health
Amankah Anak Makan Sate dan Gulai saat Idul Adha? Ini Penjelasan Dokter
Amankah Anak Makan Sate dan Gulai saat Idul Adha? Ini Penjelasan Dokter
Health
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau