Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Bahan Masker Organik untuk Menghilangkan Bekas Jerawat

Kompas.com, Diperbarui 13/10/2022, 09:05 WIB
Mahardini Nur Afifah

Penulis

KOMPAS.com - Jerawat sering membuat banyak orang tidak percaya diri. Tapi, bekasnya pun kerap mengganggu penampilan.

Mengatasi jerawat dan menghilangkan bekasnya membutuhkan usaha yang tak mudah.

Jerawat bisa muncul dan sembuh dalam hitungan hari, namun bekas jerawat bisa bertahan dalam hitungan minggu sampai berbulan-bulan.

Tak hanya meninggalkan noda hitam, bekas jerawat terkadang sampai menimbulkan luka yang cukup dalam.

Baca juga: 7 Rekomendasi Bahan Produk Skincare untuk Jerawat

Pemilik kulit berjerawat ada kalanya jengah dengan perawatan bahan kimia yang terlalu keras untuk menghilangkan bekas jerawat.

Namun, Anda jangan khawatir. Ada beberapa bahan alami yang bisa membantu untuk menghilangkan bekas jerawat.

Berikut bahan masker organik untuk menghilangkan bekas jerawat:

1. Masker lidah buaya

Ilustrasi lidah buayashutterstock Ilustrasi lidah buaya
Melansir Mirror, lidah buaya memiliki kandungan antiperadangan dan antibakteri.

Manfaat lidah buaya untuk jerawat tersebut membuat bahan alami ini bisa digunakan untuk mengatasi bekas jerawat.

Cara menghilangkan bekas jerawat dengan lidah buaya cukup praktis.

Anda tinggal mengoleskan lendir tanaman lidah buaya atau gel lidah buaya ke bekas jerawat.

Pijat dengan lembut, lalu biarkan selama 30 menit, baru bilas. Ulangi setiap dua atau tiga hari sekali.

Anda juga bisa menggunakan lendir atau gel lidah buaya sebagai campuran untuk masker untuk jerawat.

Caranya, campurkan satu sendok makan lendir atau gel lidah buaya dengan dua tetes minyak tea tree.

Oleskan ke bekas jerawat, tunggu 10 sampai 15 menit, baru bilas dengan air dingin. Gunakan sekali sehari.

Baca juga: 5 Cara Menggunakan Lidah Buaya untuk Menghilangkan Jerawat

2. Masker lemon

ilustrasi lemon ilustrasi lemon
Lemon berfungsi sebagai zat penyamar noda alami dan membantu meringankan segala jenis bekas luka pada kulit.

Lemon dapat menghilangkan bekas luka dengan cara mengangkat sel kulit mati, mempromosikan pertumbuhan sel kulit baru, dan meningkatkan elastisitas kulit.

Cara menghilangkan bekas jerawat dengan masker lemon yakni oleskan perasan lemon segar ke bekas luka.

Diamkan selama 10 menit, lalu bilas dengan air bersih. Ulangi 1 atau 2 kali sehari.

Anda juga bisa menggunakan lemon dicampur dengan madu untuk masker jerawat.

Gunakan perbandingan satu banding satu. Aplikasikan masker lemon madu ke bekas jerawat dengan menggunakan kapas.

Diamkan selama 10 hingga 15 menit. Baru cuci dengan air dan keringkan. Ulangi sekali sehari.

Baca juga: Apakah Baby Oil Bisa Menghilangkan Jerawat?

3. Masker kentang

Ilustrasi kentangYelenaYemchuk Ilustrasi kentang
Kandungan pati dalam kentang dapat membantu menghilangkan bekas luka dan noda.

Cara menghilangkan bekas jerawat dengan masker kentang cukup sederhana.

Anda tinggal memarut kentang dan saring dengan kain bersih untuk mendapatkan esktrak pati kentang.

Oleskan ekstrak cairan ini pada bekas jerawat. Biarkan selama 20 menit sebelum dibilas.

Agar lebih praktis, Anda juga memotong kentang dalam irisan agak tebal.

Gosokkan irisan tersebut secara lembut ke bekas jerawat. Diamkan selama 15 sampai 20 menit sampai seluruh cairan meresap. Baru bilas.

4. Masker kunyit

Ilustrasi kunyit.14031857 Ilustrasi kunyit.
Curcumin yang terkandung dalam kunyit dapat membantu proses penyembuhan luka. Kunyit juga berkhasiat sebagai zat antiperadagan.

Cara menghilangkan bekas jerawat dengan masker kunyit cukup praktis.

Untuk membuat masker kunyit, campurkan satu sendok makan bubuk kunyit dengan sedikit perasan lemon.

Oleskan masker kunyit ke bekas jerawat, biarkan selama 15 menit, baru cuci dengan air hangat.

Gunakan pelembab setelah menggunakan masker ini. Ulangi penggunaan masker dua kali sehari.

Baca juga: 4 Manfaat Masker Kunyit untuk Wajah, Atasi Jerawat sampai Kumis Tipis

5. Masker madu

Ilustrasi maduALLEKO Ilustrasi madu
Madu berkhasiat sebagai zat antibiotik dan membantu penyembuhan luka secara alami.

Madu juga dapat mengobati sekaligus menghilangkan bekas jerawat.

Cara menghilangkan bekas jerawat dengan masker madu adalah mengoleskannya ke bekas jerawat di malam hari.

Tutup masker dengan kasa, lalu biarkan meresap ke kulit semalaman. Baru, bilas pada pagi harinya dengan air hangat. Ulangi setiap hari.

Baca juga: 5 Manfaat Masker Tomat, Atasi Jerawat sampai Angkat Sel Kulit Mati

5. Masker witch hazel

ilustrasi witch hazelshutterstock/Diana Mower ilustrasi witch hazel
Witch hazel disebut-sebut sebagai salah satu solusi terbaik untuk bekas jerawat.

Bahan alami ini sangat cocok untuk mengatasi jerawat pada kulit cenderung normal dan sensitif.

Astringen alami ini juga dapat membantu mengendalikan peradangan dan mengurangi kemerahan.

Witch hazel juga dapat mengurangi pertumbuhan bakteri pada kulit.

Anda bisa menggunakan gel atau masker witch hazel untuk menghilangkan bekas jerawat.

Baca juga: 4 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Membandel Menurut Ahli Dermatologi

6. Masker putih telur

ilustrasi masker putih telurshutterstock ilustrasi masker putih telur
Melansir Cosmopolitan, putih telur mengandung zat astringen yang membantu mengontrol minyak berlebih.

Selain itu, putih telur juga dapat membantu untuk menghilangkan bekas jerawat.

Agar tidak bikin kulit kering, campurkan susu almond untuk melebabkan kulit.

Cara membuat masker putih telur dan susu almond cukup mudah.

Campurkan dua sendok teh susu almond, satu bagian putih telur, dan satu sendok teh perasan lemon.

Gunakan masker selama 15 menit baru bilas dengan air hangat.

Untuk hasil terbaik, gunakan masker untuk menghilangkan bekas jerawat ini dua kali seminggu.

Baca juga: 5 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Hitam di Pipi

7. Masker kulit jeruk

Ilustrasi kulit jeruk www.shutterstock.com Ilustrasi kulit jeruk
Kulit jeruk dapat mengontrol sekresi sebum, meningkatkan produksi kolagen, dan membantu memperbaiki kulit yang rusak.

Kulit jeruk mengandung retinol alami yang bertindak sebagai zat pengangkat sel kulit mati alami dan memperbaharui sel-sel kulit yang rusak.

Dengan kandungan alaminya tersebut, kulit jeruk dapat membantu menghilangkan bekas jerawat.

Cara membuat masker kulit jeruk yakni, campurkan satu sendok makan bubuk kulit jeruk kering dan 1 sendok teh susu.

Aplikasikan masker tersebut ke bekas jerawat, lalu diamkan selama 10 menit, baru bilas dengan air dingin.

Untuk mendapatkan hasil maksimal, gunakan perawatan ini dua kali seminggu.

Hentikan pemakaian masker organik untuk menghilangkan bekas jerawat di atas apabila terjadi tanda-tanda iritasi.

Jangan lupa untuk mengonsultasikannya ke dokter yang menangani Anda.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Menggambar dan Mewarnai Penting bagi Tumbuh Kembang Anak, Ini Kata Dokter
Menggambar dan Mewarnai Penting bagi Tumbuh Kembang Anak, Ini Kata Dokter
Health
Mengatasi Nyeri sebagai Prioritas Perawatan Kanker Stadium Lanjut
Mengatasi Nyeri sebagai Prioritas Perawatan Kanker Stadium Lanjut
Health
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Jumlah Perokok Dewasa Indonesia Naik 8,8 Juta dalam 10 Tahun
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Jumlah Perokok Dewasa Indonesia Naik 8,8 Juta dalam 10 Tahun
Health
Pentingnya Perawatan Fisik dan Spiritual Pasien Kanker Stadium Lanjut
Pentingnya Perawatan Fisik dan Spiritual Pasien Kanker Stadium Lanjut
Health
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Konsumsi Rokok Masih Tinggi, Edukasi Perlu Diperkuat
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Konsumsi Rokok Masih Tinggi, Edukasi Perlu Diperkuat
Health
3 Mitos tentang Lupus yang Banyak Dipercaya dan Bisa Berakibat Fatal
3 Mitos tentang Lupus yang Banyak Dipercaya dan Bisa Berakibat Fatal
Health
Tak Hanya Lelah, Ini Gejala Perubahan Hormon pada Pria Menurut Dokter
Tak Hanya Lelah, Ini Gejala Perubahan Hormon pada Pria Menurut Dokter
Health
Kelelahan Terus-menerus pada Wanita Bisa Jadi Gejala Lupus, Jangan Abaikan
Kelelahan Terus-menerus pada Wanita Bisa Jadi Gejala Lupus, Jangan Abaikan
Health
Kurang Tidur Dapat Tingkatkan Risiko Stroke Ringan, Ini Penjelasan Dokter
Kurang Tidur Dapat Tingkatkan Risiko Stroke Ringan, Ini Penjelasan Dokter
Health
6 Penyebab Sakit Kepala di Tengkuk, Termasuk Postur yang Buruk
6 Penyebab Sakit Kepala di Tengkuk, Termasuk Postur yang Buruk
Health
Dokter Ungkap, 35 Persen Kasus Sulit Punya Anak Ternyata Berasal dari Pria
Dokter Ungkap, 35 Persen Kasus Sulit Punya Anak Ternyata Berasal dari Pria
Health
Dokter Ungkap Makanan yang Bisa Tingkatkan Kualitas Embrio, Salah Satunya Daging Merah
Dokter Ungkap Makanan yang Bisa Tingkatkan Kualitas Embrio, Salah Satunya Daging Merah
Health
BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik, Ini Besaran yang Masih Berlaku
BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik, Ini Besaran yang Masih Berlaku
Health
Orangtua Perlu Tahu, Ini Batas Aman Anak Makan Daging Kurban
Orangtua Perlu Tahu, Ini Batas Aman Anak Makan Daging Kurban
Health
Amankah Anak Makan Sate dan Gulai saat Idul Adha? Ini Penjelasan Dokter
Amankah Anak Makan Sate dan Gulai saat Idul Adha? Ini Penjelasan Dokter
Health
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau