Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Cara Mencegah Jerawat Melalui Kebiasaan Baik

Kompas.com, 14 Januari 2023, 19:30 WIB
Ria Apriani Kusumastuti

Penulis

Daftar Isi
Buka

KOMPAS.com - Jerawat bisa datang lagi meskipun sudah melakukan perawatan kecantikan yang mahal sekalipun.

Jerawat sebenarnya bisa dicegah melalui kebiasaan-kebiasaan baik yang berfokus pada kesehatan serta kebersihan kulit.

Simak cara mencegah jerawat melalui kebiasaan baik berikut ini agar wajah tetap mulus dan terhindar dari jerawat.

Baca juga: 5 Bahan Alami Sebagai Masker untuk Jerawat

Cara mencegah jerawat

Disarikan dari Healthline dan Medical News Today, berikut adalah beberapa cara mencegah jerawat yang bisa dicoba.

  • Mencuci muka dengan benar

Kotoran, keringat, dan minyak berlebih bisa memicu timbulnya jerawat di wajah.

Rajin mencuci muka setiap dua kali sehari, pada pagi dan malam hari, serta setelah melakukan aktivitas yang memicu banyak keringat sangat disarankan untuk mencegah jerawat.

  • Menggunakan pelembap

Pelembap tetap harus digunakan pada wajah yang berjerawat agar kulit tidak kering.

Kulit yang terlalu kering malah akan memproduksi minyak secara berlebihan untuk menyeimbangkannya sehingga menyebabkan pori-pori kulit tersumbat dan memicu jerawat.

  • Mengurangi penggunaan riasan

Riasan yang tebal bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat.

Penggunaan riasan bisa dikurangi atau pilih produk yang tidak mengandung pewangi tambahan dan tidak memicu komedo, serta tidak lupa untuk selalu membersihkan riasan sebelum tidur.

Baca juga: 6 Cara Menghilangkan Jerawat dengan Perubahan Kebiasaan

  • Menghindari kebiasaan menyentuh wajah

Kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan adalah salah satu penyebab jerawat yang sering tidak disadari, terlebih jika tangan dalam keadaan tidak bersih.

Hindari kebiasaan menyentuh wajah dengan tangan dan selalu pastikan bahwa tangan dalam keadaan bersih sebelum menyentuh wajah.

  • Mengurangi paparan sinar matahari

Paparan sinar matahari akan membuat kulit menjadi terlalu kering sehingga produksi minyak meningkat dan menyumbat pori-pori.

Kurangi paparan sinar matahari dan selalu gunakan sunscreen secara teratur untuk menghindari hiperpigmentasi atau warna kulit yang tidak merata.

  • Tidak memencet jerawat

Jerawat yang meradang sering membuat seseorang ingin memencetnya. Padahal, kebiasaan ini akan menimbulkan bekas jerawat dan infeksi.

Memencet jerawat juga akan meningkatkan risiko inflamasi serta penyumbatan pori-pori di sekitarnya sehingga jerawat akan bertambah banyak dan parah.

Baca juga: Pilih Mana, Chemical atau Physical Sunscreen?

Memilih produk perawatan kulit yang tidak akan memicu timbulnya komedo serta jerawat sangatlah penting.

Gunakan pelembap yang ringan dan bebas alkohol, serta mineral sunscreen yang akan membuat kulit tetap lembap dan akan terlindung dari sinar UV.

  • Menjaga kebersihan pribadi

Menjaga kebersihan barang-barang pribadi, khususnya yang akan secara langsung menyentuh wajah, seperti seprai, kuas untuk riasan, hingga masker sangalah penting.

Mengganti dan mencuci barang-barang tersebut secara berkala akan membersihkannya dari penumpukan sel kulit mati dan bakteri yang akan menyumbat pori-pori.

Cara mencegah jerawat tersebut bisa dilakukan dengan mudah, namun disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter ketika jerawat tetap datang dan parah untuk mendapatkan perawatan yang tepat.

Baca juga: Bebas Ribet, Berikut 5 Cara Menghilangkan Bekas Jerawat secara Alami

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Menggambar dan Mewarnai Penting bagi Tumbuh Kembang Anak, Ini Kata Dokter
Menggambar dan Mewarnai Penting bagi Tumbuh Kembang Anak, Ini Kata Dokter
Health
Mengatasi Nyeri sebagai Prioritas Perawatan Kanker Stadium Lanjut
Mengatasi Nyeri sebagai Prioritas Perawatan Kanker Stadium Lanjut
Health
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Jumlah Perokok Dewasa Indonesia Naik 8,8 Juta dalam 10 Tahun
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Jumlah Perokok Dewasa Indonesia Naik 8,8 Juta dalam 10 Tahun
Health
Pentingnya Perawatan Fisik dan Spiritual Pasien Kanker Stadium Lanjut
Pentingnya Perawatan Fisik dan Spiritual Pasien Kanker Stadium Lanjut
Health
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Konsumsi Rokok Masih Tinggi, Edukasi Perlu Diperkuat
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Konsumsi Rokok Masih Tinggi, Edukasi Perlu Diperkuat
Health
3 Mitos tentang Lupus yang Banyak Dipercaya dan Bisa Berakibat Fatal
3 Mitos tentang Lupus yang Banyak Dipercaya dan Bisa Berakibat Fatal
Health
Tak Hanya Lelah, Ini Gejala Perubahan Hormon pada Pria Menurut Dokter
Tak Hanya Lelah, Ini Gejala Perubahan Hormon pada Pria Menurut Dokter
Health
Kelelahan Terus-menerus pada Wanita Bisa Jadi Gejala Lupus, Jangan Abaikan
Kelelahan Terus-menerus pada Wanita Bisa Jadi Gejala Lupus, Jangan Abaikan
Health
Kurang Tidur Dapat Tingkatkan Risiko Stroke Ringan, Ini Penjelasan Dokter
Kurang Tidur Dapat Tingkatkan Risiko Stroke Ringan, Ini Penjelasan Dokter
Health
6 Penyebab Sakit Kepala di Tengkuk, Termasuk Postur yang Buruk
6 Penyebab Sakit Kepala di Tengkuk, Termasuk Postur yang Buruk
Health
Dokter Ungkap, 35 Persen Kasus Sulit Punya Anak Ternyata Berasal dari Pria
Dokter Ungkap, 35 Persen Kasus Sulit Punya Anak Ternyata Berasal dari Pria
Health
Dokter Ungkap Makanan yang Bisa Tingkatkan Kualitas Embrio, Salah Satunya Daging Merah
Dokter Ungkap Makanan yang Bisa Tingkatkan Kualitas Embrio, Salah Satunya Daging Merah
Health
BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik, Ini Besaran yang Masih Berlaku
BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik, Ini Besaran yang Masih Berlaku
Health
Orangtua Perlu Tahu, Ini Batas Aman Anak Makan Daging Kurban
Orangtua Perlu Tahu, Ini Batas Aman Anak Makan Daging Kurban
Health
Amankah Anak Makan Sate dan Gulai saat Idul Adha? Ini Penjelasan Dokter
Amankah Anak Makan Sate dan Gulai saat Idul Adha? Ini Penjelasan Dokter
Health
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau