Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Menggambar dan Mewarnai Penting bagi Tumbuh Kembang Anak, Ini Kata Dokter

Kompas.com, 1 Juni 2026, 20:35 WIB
Ida Setyaningsih

Penulis

Sumber Antara

KOMPAS.com - Aktivitas sederhana seperti menggambar dan mewarnai ternyata memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, terutama pada usia dini.

Dokter spesialis anak di Yogyakarta, dr. Devie Kristiani, menegaskan bahwa stimulasi tidak selalu harus datang dari mainan mahal atau fasilitas pendidikan yang kompleks, melainkan bisa dilakukan melalui kegiatan sehari-hari di rumah.

"Tetapi dengan kegiatan sehari-hari, seperti menggambar dan mewarnai, ini sudah cukup untuk stimulasi anak itu untuk tumbuh kembang optimal," kata dr. Devie dikutip dari ANTARA, Senin (1/6/2026).

Menurut dr. Devie, anak usia 1 hingga 5 tahun berada dalam periode emas atau golden age, yakni fase ketika perkembangan otak berlangsung sangat pesat.

Pada masa ini, hubungan antarsel otak berkembang lebih optimal apabila anak mendapatkan stimulasi yang tepat dan konsisten.

Baca juga: Kondisi Lingkungan Pascabanjir Aceh Tamiang Ganggu Kesehatan Anak

Golden Age, Masa Penting Perkembangan Anak

Ia menjelaskan, tumbuh kembang anak tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan dan asupan nutrisi.

Ketiganya saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan jika orang tua menginginkan perkembangan anak yang optimal.

"Jadi nutrisi itu modal dasar untuk anak kita supaya bisa tumbuh kembang dengan optimal. Selain itu, kalau nutrisinya bagus, genetiknya bagus, tapi nggak ada stimulasi, ya sama aja gitu ya," ungkapnya.

Baca juga: Tanpa Antre! Cara Daftar BPJS Kesehatan Anak 2026, Lengkap dari Syarat hingga Aktivasi

Stimulasi Harus Seimbang dan Tepat

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa otak anak akan berkembang lebih baik ketika mendapatkan rangsangan dari luar yang sesuai.

Namun, stimulasi tersebut juga perlu diberikan secara seimbang. Terlalu sedikit stimulasi tidak cukup untuk mengoptimalkan perkembangan, sementara stimulasi berlebihan juga tidak dianjurkan.

Aktivitas seperti menggambar dan mewarnai, lanjutnya, memiliki banyak manfaat.

Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga membantu anak meningkatkan konsentrasi, mengembangkan kemampuan motorik halus, serta belajar mengekspresikan emosi sejak dini.

"Dan harus tepat stimulasinya, nggak boleh salah, over stimulasi nggak boleh, kurang juga nggak boleh. Dan aktivitas seperti menggambar dan mewarnai dapat membantu melatih konsentrasi, motorik halus, serta kemampuan anak dalam mengekspresikan emosi," katanya.

Baca juga: IDAI: Pemeriksaan Gratis Penting untuk Deteksi Dini Masalah Kesehatan Anak

Peran Nutrisi dalam Tumbuh Kembang Anak

Selain stimulasi, dr. Devie juga menekankan pentingnya pemenuhan nutrisi pada masa pertumbuhan.

Anak membutuhkan asupan seperti zat besi, protein, DHA, serat pangan, serta berbagai vitamin esensial untuk mendukung perkembangan otak, fokus, dan kesiapan belajar.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Menggambar dan Mewarnai Penting bagi Tumbuh Kembang Anak, Ini Kata Dokter
Menggambar dan Mewarnai Penting bagi Tumbuh Kembang Anak, Ini Kata Dokter
Health
Mengatasi Nyeri sebagai Prioritas Perawatan Kanker Stadium Lanjut
Mengatasi Nyeri sebagai Prioritas Perawatan Kanker Stadium Lanjut
Health
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Jumlah Perokok Dewasa Indonesia Naik 8,8 Juta dalam 10 Tahun
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Jumlah Perokok Dewasa Indonesia Naik 8,8 Juta dalam 10 Tahun
Health
Pentingnya Perawatan Fisik dan Spiritual Pasien Kanker Stadium Lanjut
Pentingnya Perawatan Fisik dan Spiritual Pasien Kanker Stadium Lanjut
Health
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Konsumsi Rokok Masih Tinggi, Edukasi Perlu Diperkuat
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Konsumsi Rokok Masih Tinggi, Edukasi Perlu Diperkuat
Health
3 Mitos tentang Lupus yang Banyak Dipercaya dan Bisa Berakibat Fatal
3 Mitos tentang Lupus yang Banyak Dipercaya dan Bisa Berakibat Fatal
Health
Tak Hanya Lelah, Ini Gejala Perubahan Hormon pada Pria Menurut Dokter
Tak Hanya Lelah, Ini Gejala Perubahan Hormon pada Pria Menurut Dokter
Health
Kelelahan Terus-menerus pada Wanita Bisa Jadi Gejala Lupus, Jangan Abaikan
Kelelahan Terus-menerus pada Wanita Bisa Jadi Gejala Lupus, Jangan Abaikan
Health
Kurang Tidur Dapat Tingkatkan Risiko Stroke Ringan, Ini Penjelasan Dokter
Kurang Tidur Dapat Tingkatkan Risiko Stroke Ringan, Ini Penjelasan Dokter
Health
6 Penyebab Sakit Kepala di Tengkuk, Termasuk Postur yang Buruk
6 Penyebab Sakit Kepala di Tengkuk, Termasuk Postur yang Buruk
Health
Dokter Ungkap, 35 Persen Kasus Sulit Punya Anak Ternyata Berasal dari Pria
Dokter Ungkap, 35 Persen Kasus Sulit Punya Anak Ternyata Berasal dari Pria
Health
Dokter Ungkap Makanan yang Bisa Tingkatkan Kualitas Embrio, Salah Satunya Daging Merah
Dokter Ungkap Makanan yang Bisa Tingkatkan Kualitas Embrio, Salah Satunya Daging Merah
Health
BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik, Ini Besaran yang Masih Berlaku
BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik, Ini Besaran yang Masih Berlaku
Health
Orangtua Perlu Tahu, Ini Batas Aman Anak Makan Daging Kurban
Orangtua Perlu Tahu, Ini Batas Aman Anak Makan Daging Kurban
Health
Amankah Anak Makan Sate dan Gulai saat Idul Adha? Ini Penjelasan Dokter
Amankah Anak Makan Sate dan Gulai saat Idul Adha? Ini Penjelasan Dokter
Health
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau