Penulis
KOMPAS.com - Aktivitas sederhana seperti menggambar dan mewarnai ternyata memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang anak, terutama pada usia dini.
Dokter spesialis anak di Yogyakarta, dr. Devie Kristiani, menegaskan bahwa stimulasi tidak selalu harus datang dari mainan mahal atau fasilitas pendidikan yang kompleks, melainkan bisa dilakukan melalui kegiatan sehari-hari di rumah.
"Tetapi dengan kegiatan sehari-hari, seperti menggambar dan mewarnai, ini sudah cukup untuk stimulasi anak itu untuk tumbuh kembang optimal," kata dr. Devie dikutip dari ANTARA, Senin (1/6/2026).
Menurut dr. Devie, anak usia 1 hingga 5 tahun berada dalam periode emas atau golden age, yakni fase ketika perkembangan otak berlangsung sangat pesat.
Pada masa ini, hubungan antarsel otak berkembang lebih optimal apabila anak mendapatkan stimulasi yang tepat dan konsisten.
Baca juga: Kondisi Lingkungan Pascabanjir Aceh Tamiang Ganggu Kesehatan Anak
Ia menjelaskan, tumbuh kembang anak tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik, tetapi juga dipengaruhi oleh lingkungan dan asupan nutrisi.
Ketiganya saling berkaitan dan tidak bisa dipisahkan jika orang tua menginginkan perkembangan anak yang optimal.
"Jadi nutrisi itu modal dasar untuk anak kita supaya bisa tumbuh kembang dengan optimal. Selain itu, kalau nutrisinya bagus, genetiknya bagus, tapi nggak ada stimulasi, ya sama aja gitu ya," ungkapnya.
Baca juga: Tanpa Antre! Cara Daftar BPJS Kesehatan Anak 2026, Lengkap dari Syarat hingga Aktivasi
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa otak anak akan berkembang lebih baik ketika mendapatkan rangsangan dari luar yang sesuai.
Namun, stimulasi tersebut juga perlu diberikan secara seimbang. Terlalu sedikit stimulasi tidak cukup untuk mengoptimalkan perkembangan, sementara stimulasi berlebihan juga tidak dianjurkan.
Aktivitas seperti menggambar dan mewarnai, lanjutnya, memiliki banyak manfaat.
Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga membantu anak meningkatkan konsentrasi, mengembangkan kemampuan motorik halus, serta belajar mengekspresikan emosi sejak dini.
"Dan harus tepat stimulasinya, nggak boleh salah, over stimulasi nggak boleh, kurang juga nggak boleh. Dan aktivitas seperti menggambar dan mewarnai dapat membantu melatih konsentrasi, motorik halus, serta kemampuan anak dalam mengekspresikan emosi," katanya.
Baca juga: IDAI: Pemeriksaan Gratis Penting untuk Deteksi Dini Masalah Kesehatan Anak
Selain stimulasi, dr. Devie juga menekankan pentingnya pemenuhan nutrisi pada masa pertumbuhan.
Anak membutuhkan asupan seperti zat besi, protein, DHA, serat pangan, serta berbagai vitamin esensial untuk mendukung perkembangan otak, fokus, dan kesiapan belajar.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang