Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mau Kerja di Luar Negeri? Ini Daftar Negara Paling Aman untuk Ekspatriat 2026 versi InterNations

Kompas.com, 21 Mei 2026, 17:30 WIB
Ella Triana

Penulis

KOMPAS.com - Ada rencana untuk bekerja ke luar negeri? Sebelum benar-benar memutuskan untuk pindah, ada baiknya kamu menentukan negara tujuan yang aman dan relevan dengan tujuan karir kamu.

Laporan terbaru dari InterNations mengungkap daftar negara paling aman dan nyaman untuk ditinggali oleh ekspatriat tahun 2026.

Penilaian ini tidak hanya melihat tingkat kriminalitas, tetapi juga stabilitas politik, kualitas hidup, hingga rasa aman dalam menjalani aktivitas sehari-hari.

Baca juga: Durian Musang King Masuk Daftar Buah Tropis Peringkat Terburuk Versi Taste Atlas

Baca juga: Maskapai Kelas Ekonomi dengan Makanan Terenak dan Kursi Ternyaman di Dunia

Dinilai dari kualitas hidup hingga rasa aman

Pemeringkatan ini didasarkan pada Quality of Life Index yang mencakup beberapa aspek penting, seperti layanan kesehatan, keamanan, dan stabilitas negara.

Para ekspatriat yang tinggal di berbagai negara diminta memberikan penilaian dari skala 1 hingga 7 berdasarkan pengalaman mereka.

Penilaian juga mencakup hal-hal yang lebih luas, seperti kebebasan berpendapat, kepercayaan terhadap institusi publik, hingga kenyamanan hidup secara keseluruhan.

Hanya negara dengan minimal 50 responden yang masuk dalam daftar, sehingga menghasilkan total 46 destinasi yang dinilai.

Posisi pertama ditempati oleh Luxembourg. Negara kecil di Eropa ini unggul berkat sistem hukum yang kuat, pemerintahan yang stabil, serta tingkat kejahatan yang sangat rendah.

Selain itu, negara ini juga memiliki salah satu produk domestik bruto (PDB) per kapita tertinggi di Uni Eropa.

Dengan populasi sekitar 700 ribu jiwa, Luxembourg menawarkan kualitas hidup yang tinggi bagi para pendatang.

Warganya pun merasa aman untuk beraktivitas, baik siang maupun malam hari.

Hal ini membuat wisatawan dan ekspatriat bisa menikmati berbagai destinasi menarik dengan nyaman, seperti kawasan Grund yang masuk daftar UNESCO hingga Chemin de la Corniche yang dijuluki “balkon terindah di Eropa”.

Tak hanya itu, negara ini juga memiliki daya tarik lain seperti Kastil Vianden Castle, jalur alam Mullerthal, hingga kawasan kebun anggur Moselle Valley. Menariknya lagi, transportasi umum di seluruh negara ini bisa dinikmati secara gratis.

Baca juga: 5 Negara Terbaik untuk Solo Traveler Wanita 2026

Baca juga: Daftar Negara Terbaik untuk Wisata 2026 Versi National Geographic, Ada Indonesia?

10 negara teraman untuk tinggal versi InterNations

Secara keseluruhan, daftar negara teraman untuk ekspatriat masih didominasi negara-negara Eropa. Switzerland dan Denmark masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga.

Namun, beberapa negara di luar Eropa juga masuk dalam daftar, seperti Qatar dan Singapore yang dikenal memiliki sistem keamanan dan kualitas hidup yang baik. Berikut 10 negara yang aman untuk ekspatriat versi Internations:

  • Luxembourg
  • Switzerland
  • Denmark
  • United Arab Emirates
  • Panama
  • Qatar
  • Oman
  • Czechia
  • Portugal
  • Singapore

Daftar ini bisa menjadi referensi awal bagi kamu yang sedang mempertimbangkan pindah ke luar negeri, baik untuk bekerja, belajar, maupun mencari pengalaman hidup baru.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Ada Praktik Pungli di Wisata Gunungkidul, Laporkan ke Nomor Ini
Travel News
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Travel News
Keluhan Wisatawan Ada dugaan Pungli di Pantai Watulawang, Gunungkidul langsung ditindaklanjuti
Keluhan Wisatawan Ada dugaan Pungli di Pantai Watulawang, Gunungkidul langsung ditindaklanjuti
Travel News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau