Penulis
KOMPAS.COM - Menjelang gelaran FIFA World Cup 2026 yang tinggal menghitung hari, tiga kota tuan rumah di Meksiko, Mexico City, Guadalajara, dan Monterrey, sedang berpacu menyelesaikan berbagai proyek infrastruktur besar-besaran.
Bukan hanya untuk menyambut jutaan suporter sepak bola dari seluruh dunia, tetapi juga untuk meninggalkan warisan jangka panjang berupa sistem transportasi dan fasilitas perkotaan yang lebih modern.
Menurut laporan Travel Daily Media pada (1/6/26) yang mengulas perkembangan terbaru persiapan Meksiko menuju Piala Dunia 2026.
Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terbesar sepanjang sejarah dengan melibatkan 48 tim dan 104 pertandingan yang digelar bersama oleh Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
Meksiko sendiri mencatat sejarah sebagai negara pertama yang menjadi tuan rumah Piala Dunia sebanyak tiga kali. Bahkan, pertandingan pembukaan dijadwalkan berlangsung di Mexico City.
Menurut berbagai proyeksi industri, turnamen ini berpotensi mendatangkan lebih dari 5,5 juta wisatawan internasional dan menghasilkan miliaran dolar AS bagi sektor pariwisata serta ekonomi nasional.
Karena itulah pemerintah pusat dan pemerintah daerah melihat ajang ini sebagai kesempatan emas untuk mempercepat pembangunan kota.
Baca juga: 237 Penerbangan dari dan ke Meksiko Dibatalkan, Buntut Kematian Bos Kartel
Trofi Piala Dunia dipamerkan di Plaza de Armas, Guadalajara, Meksiko, pada 19 April 2024.Sebagai kota yang akan menjadi sorotan utama dunia, Mexico City melakukan renovasi besar-besaran pada stadion legendaris Estadio Azteca yang nantinya akan menjadi lokasi laga pembuka Piala Dunia 2026. Namun pembangunan tidak berhenti di stadion saja.
Pemerintah kota juga mempercepat perbaikan stasiun metro, pembangunan koridor pejalan kaki yang lebih nyaman, serta modernisasi fasilitas di Benito Juárez International Airport.
Proyek ini dirancang untuk memperlancar mobilitas wisatawan sekaligus meningkatkan kualitas transportasi warga setelah turnamen berakhir.
Meski demikian, proses pembangunan memunculkan tantangan tersendiri. Renovasi bandara dan proyek transportasi menyebabkan sejumlah gangguan operasional serta kemacetan di beberapa titik kota.
Beberapa laporan bahkan menyebut pemerintah setempat menghadapi tekanan waktu dan anggaran untuk menyelesaikan proyek sebelum turnamen dimulai.
Baca juga: 237 Penerbangan dari dan ke Meksiko Dibatalkan, Buntut Kematian Bos Kartel
Sementara itu, Monterrey memanfaatkan Piala Dunia sebagai ajang memperkuat citranya sebagai pusat bisnis dan industri terbesar di Amerika Latin.
Kota ini mengandalkan Estadio BBVA sebagai salah satu stadion paling modern di kawasan tersebut.