Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Rupiah Masih Melemah, Bank Patok Dollar AS hingga Rp 18.000

Kompas.com, 29 Mei 2026, 11:48 WIB
Isna Rifka Sri Rahayu,
Sakina Rakhma Diah Setiawan

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Nilai tukar atau kurs rupiah terhadap dollar AS bergerak melemah pada perdagangan pasar spot, Jumat (29/5/2026). Hal ini membuat sejumlah bank nasional mematok harga jual dollar AS hingga yang tertinggi Rp 18.000 per dollar AS.

Dilansir dari data Bloomberg, pukul 10.57 WIB rupiah berada pada level Rp 17.876 per dollar AS.

Rupiah melemah 30,50 poin atau 0,17 persen dibanding penutupan hari sebelumnya.

Baca juga: Rupiah Anjlok, IHSG Berpotensi Tertekan Saham Bank Jumbo

Ilustrasi rupiah, uang rupiah. Kenapa rupiah terus melemah. Nilai tukar rupiah. Penyebab nilai tukar rupiah melemah. Apa yang terjadi jika rupiah melemah. Kenapa rupiah melemah.PIXABAY/DARNO BEGE Ilustrasi rupiah, uang rupiah. Kenapa rupiah terus melemah. Nilai tukar rupiah. Penyebab nilai tukar rupiah melemah. Apa yang terjadi jika rupiah melemah. Kenapa rupiah melemah.

Pada pukul 11.46 WIB, kurs rupiah berada di level Rp 17.870 per dollar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong memperkirakan nilai tukar rupiah akan menguat pada perdagangan hari ini di kisaran Rp 17.800 hingga Rp 17.900 per dollar AS.

Sebab, dollar AS tengah melemah setelah AS dan Iran sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata.

Selain itu, dollar AS juga tertekan oleh data inflasi Personal Consumption Expenditures AS yang lebih lemah dari perkiraan.

Baca juga: Rupiah Melemah, Dapur Rakyat Gelisah

“Rupiah berpotensi menguat terhadap dollar AS. Range Rp 17.800-17.900,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Jumat.

Lukman optimistis mata uang Garuda bakal menguat ke level Rp 17.700 apabila momentum pelemahan dollar AS ini direspons BI dengan menambah intervensi pasar.

Sementara itu, mengacu kurs tengah Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) menunjukkan, pada Selasa (26/5/2026), kurs rupiah berada di Rp 17.789 per dollar AS.

Posisi ini melemah dibandingkan Senin (25/5/2026), kurs rupiah berada di Rp 17.743 per dollar AS.

Baca juga: Rupiah Lampaui Rp 17.860 per Dollar AS, Pasar Tunggu Langkah BI

Adapun kurs di bank-bank besar di Indonesia, seperti di BRI kurs jual dipatok pada Rp 17.890 per dollar AS.

Kurs jual berarti pihak bank menjual dollar AS pada posisi ini.

Berikut adalah kurs rupiah hari ini di sejumlah bank nasional

  • BRI: Jual 17.890 Beli 17.698
  • BTN: Jual 18.000 Beli 17.750
  • Bank Mandiri: Jual 17.925 Beli 17.625
  • BNI: Jual 17.890 Beli 17.800
  • CIMB Niaga: Jual 17.882 Beli 17.867
  • BCA: Jual 17.940 Beli 17.690
  • Bank Permata: Jual 17.775 Beli 17.590
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau