PEKANBARU, KOMPAS.com - Pasangan suami istri (Pasutri), Abdullah (81) dan Sakinah (71) tewas dalam kebakaran rumahnya, di Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau.
Berdasarkan hasil penyelidikan pihak kepolisian, rumah korban sengaja dibakar oleh seorang anak laki-laki berinisial S (17).
Kasi Humas Polres Bengkalis, Aipda Juliandi mengungkapkan, motif pelaku melakukan pembakaran rumah korban karena sakit hati. Pelaku dan korban tinggal di desa yang berbeda. Namun, pelaku sering datang ke rumah korban mencari barang bekas.
Baca juga: Pasutri di Bengkalis Riau Tewas Akibat Rumahnya Dibakar Anak di Bawah Umur
"Pelaku sering datang mencari kaleng bekas ke rumah korban, sehingga korban marah. Rupanya pelaku merasa sakit hati," kata Juliandi kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (29/5/2026).
Pelaku mencari barang-barang bekas di rumahnya untuk menyulut api dari belakang rumah korban. Api dengan cepat membesar, karena rumah korban bangunan semi permanen.
"Korban mengalami luka bakar, kondisinya parah, sehingga mengakibatkan meninggal dunia," kata Juliandi.
Baca juga: Gadis di Bengkalis Rampok Emas Ibunya Bersama Pacar, Sempat Lapor Polisi Sebelum Ditangkap
Kendati demikian, tambah dia, penyidik terus mendalami motif pelaku. Diberitakan sebelumnya, pasangan suami istri (Pasutri), Abdullah (81) dan Sakinah (71) tewas dalam kebakaran rumahnya, di Desa Batang Duku, Kecamatan Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (27/5/2026).
Kebakaran rumah korban, ternyata akibat dibakar oleh seorang anak laki-laki di bawah umur berinisial S (17).
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan, kasus tersebut ditangani oleh Polsek Bukit Batu.
"Polsek Bukit Batu telah menetapkan satu orang tersangka berinisial S, yang diduga sengaja membakar rumah korban hingga meninggal dunia. Tersangka anak di bawah umur," kata Fahrian kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Jumat (29/5/2026).
Baca juga: Deteksi Dini Narkoba, 42 Hakim dan Pegawai PN Bengkalis Jalani Tes Urine Mendadak
Fahrian menjelaskan, pelaku membakar rumah korban pada waktu dini hari. Dalam sekejap, rumah korban rata dengan tanah karena bangunan semi permanen. Kedua pasutri lanjut usia (lansia) itu tak dapat menyelamatkan diri, akibat besarnya kobaran api.
"Korban atas nama Sakinah meninggal dunia akibat luka bakar serius. Sementara suaminya, Abdullah sempat dirujuk ke RSUD Siak dengan kondisi luka bakar hampir 90 persen. Namun, korban tak sadarkan diri dan meninggal dunia," kata Fahrian.
Atas kejadian itu, Unit Reskrim Polsek Bukit Batu melakukan serangkaian penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian.
Dari hasil penyelidikan, petugas mengungkap bahwa rumah korban sengaja dibakar oleh pelaku S.
Baca juga: Calon Haji Asal Bengkalis Wafat di Makkah, Ini Kronologi dan Penjelasan Petugas
"Tersangka diduga melakukan pembakaran menggunakan bahan mudah terbakar. Disulut dari bagian belakang rumah korban saat situasi tengah sepi," kata Fahrian.