Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
KILAS

Dorong Inovasi Riset Klinis di Indonesia, Siloam Hospitals Jalin Kemitraan Strategis dengan Syneos Health

Kompas.com, 31 Juli 2025, 08:58 WIB
Mikhael Gewati

Penulis

KOMPAS.com – Siloam Hospitals Group (Siloam) dan Syneos Health menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk melakukan riset dan studi klinis sesuai dengan standar internasional di Tangerang, Banten, pada Rabu (30/7/2025).

Untuk diketahui, Siloam merupakan jaringan rumah sakit swasta terkemuka di Indonesia, seangkan Syneos Health adalah organisasi penyedia solusi biofarmasi global terkemuka yang berbasis di Amerika Serikat (AS).

Penandatanganan itu dilakukan oleh masing-masing wakilnya, yaitu dr. Grace Frelita selaku Medical Managing Director Siloam Hospitals Group dan Serena Chan selaku VP Clinical Development Syneos Health.

Melalui kerja sama ini, pasien Siloam berpotensi mendapatkan akses lebih awal terhadap terapi dan metode pengobatan yang inovatif dan terbaru.

dr. Grace Frelita menyampaikan bahwa melalui kolaborasi ini kedua pihak berkomitmen untuk memberikan kontribusi nyata di bidang kesehatan, tidak hanya di Indonesia tetapi juga secara global.

“Kolaborasi ini tidak hanya memperkuat infrastruktur riset kami, tetapi juga membuka peluang bagi pasien di Indonesia untuk mendapatkan akses terhadap pengobatan terkini melalui studi klinis," ujarnya.

"Kami bangga dapat bermitra dengan Syneos Health dan kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang untuk memberikan dampak terbaik di masa depan,” kata dr. Grace Frelita dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (30/7/2025).

Baca juga: Siloam Hospital Gelar Digestive Summit 2025, Pamerkan Terobosan Baru untuk Penanganan Masalah Pencernaan

Selain itu, kata dia, kualitas layanan kesehatan dan penguatan sistem kesehatan nasional juga ikut merasakan pengaruh atas peningkatan kapasitas riset tersebut.

Kerja sama ini melibatkan dua institusi dengan kekuatan yang saling melengkapi dalam pengembangan riset klinis di Indonesia.

Siloam Hospitals memiliki jaringan luas yang terdiri dari 41 rumah sakit dan 73 klinik,
didukung oleh infrastruktur layanan kesehatan yang modern dan tenaga medis yang kompeten.

Sementara itu, Syneos Health membawa keahlian global di dalam hal riset klinis, dengan rekam jejak kemitraan bersama sejumlah perusahaan farmasi terkemuka dunia.

Selanjutnya, sebagai bagian dari Syneos Health Catalyst Network, Siloam akan menjadi mitra
riset utama penyelenggaraan uji klinis yang difasilitasi oleh Syneos Health.

Kemitraan ini juga memungkinkan Syneos Health untuk menjadikan jaringan rumah sakit Siloam sebagai lokasi riset pengembaangan klinis yang potensial berstandar internasional.

Jaringan luas sponsor farmasi dan bioteknologi yang dimiliki Syneos Health juga dapat
mengevaluasi kelayakan pelaksanaan uji klinis di rumah sakit Siloam di seluruh Indonesia
dalam memperkenalkan terapi mutakhir.

Baca juga: Siloam Group Hadirkan Da Vinci Xi, Robot Bedah Multi Lengan

Hal ini membuka peluang untuk memberikan akses kepada pasien yang lebih luas, efisiensi yang lebih tinggi, keahlian spesifik, serta akses terhadap populasi pasien yang beragam di seluruh area terapi dan fase penelitian.

Perwakilan dari Siloam Hospitals Group (Siloam) dan perwakilan dari Syneos Health berfoto bersama usai kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk melakukan riset dan studi klinis sesuai dengan standar internasional di Tangerang, Banten, pada Rabu (30/7/2025).DOK. Siloam Hospitals Group (Siloam) Perwakilan dari Siloam Hospitals Group (Siloam) dan perwakilan dari Syneos Health berfoto bersama usai kedua pihak menandatangani nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) untuk melakukan riset dan studi klinis sesuai dengan standar internasional di Tangerang, Banten, pada Rabu (30/7/2025).

Kesepakatan Siloam Group dan Syneos Health dinilai merupakan tonggak penting dalam visi jangka panjang Siloam untuk meningkatkan kapabilitas riset dan berpartisipasi dalam jaringan riset internasional.

Hal ini nantinya memperkuat komitmen Siloam dalam menghadirkan inovasi medis berbasis bukti dan praktik riset yang etis.

Mabel Tan selaku Associate Director Clinical Operation dari Syneos Health menekankan bahwa
kerja sama dengan Siloam Hospitals Group merupakan langkah awal yang diyakini mampu
menghadirkan harapan serta inovasi luar biasa di bidang kesehatan, khususnya di Indonesia.

“Di Syneos Health, kami memiliki komitmen yang kuat untuk mendorong inklusivitas dalam riset klinis, bukan hanya sebagai prinsip, tetapi juga sebagai jalan menuju ilmu pengetahuan yang lebih baik dan akses yang lebih luas.," katanya.

Baca juga: Siloam Hospitals Group Borong 5 Penghargaan Bergengsi di Healthcare Asia Awards 2025

Menurutnya, Indonesia, dengan keberagaman yang kaya dan infrastruktur kesehatan yang terus berkembang, memiliki potensi besar sebagai pusat riset global.

"Dengan bermitra bersama Siloam Hospitals, yang dikenal akan keunggulan klinis dan inovasinya, kami membuka peluang baru untuk membawa terapi transformatif kepadakomunitas yang selama ini kurang terwakili dalam uji klinis," ujarnya.

Memperkuat peran Indonesia dalam riset global

CEO Siloam Hospitals Group, Caroline Riady menekankan bahwa kerja sama dengan Syneos Health merupakan kesempatan bagi Siloam Hospitals Group untuk mengeksplorasi berbagai potensi inovasi digital yang dapat dikembangkan di Indonesia demi memberikan pelayanan terbaik bagi pasien.

Siloam Group, kata Caroline,  selalu percaya bahwa uji klinis memegang peran penting sebagai salah satu jalan untuk memberikan akses yang lebih luas terhadap layanan kesehatan.

"Melalui uji klinis, kami dapat menghadirkan inovasi medis yang berdampak nyata, sehingga masyarakat bisa mendapatkan solusi kesehatan yang lebih baik, aman, dan terpercaya." kata Caroline Riady yang juga hadir dalam acara penandatanganan MoU tersebut.

"Kami berkomitmen mendukung sepenuhnya visi dan misi dari kerja sama ini, dengan memberikan energi dan semangat baru demi kemajuan dunia kesehatan di masa depan,” ujarnya.

Baca juga: RS Siloam Gelar Skrining Kanker Payudara Gratis di Yogyakarta, Diikuti 1.000 Lebih Perempuan

Dengan jaringan rumah sakit yang luas, volume pasien yang tinggi, serta reputasi yang
terpercaya dalam keunggulan klinis, Siloam Hospitals berada dalam posisi strategis untuk
mendukung riset klinis dalam skala besar.

MoU ini memungkinkan Syneos Health untuk lebih jauh mengeksplorasi peluang riset klinis di Indonesia, mempercepat inovasi pengobatan, dan memperluas akses regional terhadap terapi lanjutan.

Kolaborasi ini juga merupakan langkah strategis untuk mendukung tujuan nasional Indonesia dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan memperkuat reputasi negara sebagai destinasi riset klinis berkualitas tinggi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang

Terkini Lainnya
Menggambar dan Mewarnai Penting bagi Tumbuh Kembang Anak, Ini Kata Dokter
Menggambar dan Mewarnai Penting bagi Tumbuh Kembang Anak, Ini Kata Dokter
Health
Mengatasi Nyeri sebagai Prioritas Perawatan Kanker Stadium Lanjut
Mengatasi Nyeri sebagai Prioritas Perawatan Kanker Stadium Lanjut
Health
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Jumlah Perokok Dewasa Indonesia Naik 8,8 Juta dalam 10 Tahun
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Jumlah Perokok Dewasa Indonesia Naik 8,8 Juta dalam 10 Tahun
Health
Pentingnya Perawatan Fisik dan Spiritual Pasien Kanker Stadium Lanjut
Pentingnya Perawatan Fisik dan Spiritual Pasien Kanker Stadium Lanjut
Health
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Konsumsi Rokok Masih Tinggi, Edukasi Perlu Diperkuat
Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2026: Konsumsi Rokok Masih Tinggi, Edukasi Perlu Diperkuat
Health
3 Mitos tentang Lupus yang Banyak Dipercaya dan Bisa Berakibat Fatal
3 Mitos tentang Lupus yang Banyak Dipercaya dan Bisa Berakibat Fatal
Health
Tak Hanya Lelah, Ini Gejala Perubahan Hormon pada Pria Menurut Dokter
Tak Hanya Lelah, Ini Gejala Perubahan Hormon pada Pria Menurut Dokter
Health
Kelelahan Terus-menerus pada Wanita Bisa Jadi Gejala Lupus, Jangan Abaikan
Kelelahan Terus-menerus pada Wanita Bisa Jadi Gejala Lupus, Jangan Abaikan
Health
Kurang Tidur Dapat Tingkatkan Risiko Stroke Ringan, Ini Penjelasan Dokter
Kurang Tidur Dapat Tingkatkan Risiko Stroke Ringan, Ini Penjelasan Dokter
Health
6 Penyebab Sakit Kepala di Tengkuk, Termasuk Postur yang Buruk
6 Penyebab Sakit Kepala di Tengkuk, Termasuk Postur yang Buruk
Health
Dokter Ungkap, 35 Persen Kasus Sulit Punya Anak Ternyata Berasal dari Pria
Dokter Ungkap, 35 Persen Kasus Sulit Punya Anak Ternyata Berasal dari Pria
Health
Dokter Ungkap Makanan yang Bisa Tingkatkan Kualitas Embrio, Salah Satunya Daging Merah
Dokter Ungkap Makanan yang Bisa Tingkatkan Kualitas Embrio, Salah Satunya Daging Merah
Health
BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik, Ini Besaran yang Masih Berlaku
BPJS Kesehatan Tegaskan Iuran JKN Belum Naik, Ini Besaran yang Masih Berlaku
Health
Orangtua Perlu Tahu, Ini Batas Aman Anak Makan Daging Kurban
Orangtua Perlu Tahu, Ini Batas Aman Anak Makan Daging Kurban
Health
Amankah Anak Makan Sate dan Gulai saat Idul Adha? Ini Penjelasan Dokter
Amankah Anak Makan Sate dan Gulai saat Idul Adha? Ini Penjelasan Dokter
Health
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau