Penulis
KOMPAS.com - Stres menjadi bagian yang sulit dihindari dalam kehidupan sehari-hari. Tekanan pekerjaan, masalah keuangan, hingga berbagai ketidakpastian hidup dapat memicu respons stres pada tubuh.
Namun, ada satu langkah sederhana yang sering diabaikan padahal dapat membantu tubuh menghadapi stres dengan lebih baik, yakni minum air putih yang cukup.
Para ahli menegaskan bahwa kebutuhan cairan tubuh tidak hanya penting untuk menjaga kesehatan secara umum, tetapi juga berperan besar dalam mengelola stres.
Baca juga: 11 Manfaat Kesehatan Minum Air Putih Hangat di Pagi Hari
Saat tubuh kekurangan cairan, tubuh akan mengalami tekanan tambahan yang dapat memperburuk respons stres.
Menurut para peneliti, hubungan antara hidrasi dan stres sudah banyak dibuktikan dalam berbagai studi. Ketika tubuh mengalami dehidrasi, tubuh menganggap kondisi tersebut sebagai bentuk stres.
Sebaliknya, saat seseorang mengalami stres, otak akan melepaskan hormon stres yang memicu berbagai reaksi fisik.
Dokter spesialis manajemen nyeri dan stres, Laura Lewis Mantell, menjelaskan bahwa stres merupakan respons tubuh terhadap tantangan, bahaya, atau ketidakpastian.
Baca juga: 6 Cara Sederhana untuk Minum Air Putih Lebih Banyak
Kondisi ini membuat jantung berdetak lebih cepat dan meningkatkan produksi adrenalin sebagai persiapan menghadapi situasi tertentu.
Jika berlangsung terus-menerus, siklus stres tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan dan dikaitkan dengan peningkatan risiko berbagai penyakit, seperti diabetes, obesitas, hingga penyakit kardiovaskular.
Penelitian dari University of Cincinnati yang dipublikasikan dalam Journal of Neuroscience menunjukkan bahwa tingkat hidrasi seseorang memengaruhi kemampuan tubuh dan pikiran dalam menghadapi stres.
Sementara itu, penelitian lain yang dimuat dalam World Journal of Psychiatry menemukan bahwa konsumsi air putih berkaitan dengan menurunnya risiko depresi dan kecemasan, dua kondisi yang erat kaitannya dengan stres.
Dokter Cynthia Ackrill dari American Institute of Stress menjelaskan bahwa setiap sel dalam tubuh membutuhkan air untuk berfungsi dengan baik. Bahkan, sekitar 75 hingga 85 persen komposisi otak terdiri dari air.
Menurutnya, dehidrasi ringan sebesar 2 persen saja dapat menyebabkan kelelahan, gangguan daya ingat, kesulitan berkonsentrasi, serta perubahan suasana hati.
ilustrasi minum airIa juga mengungkapkan bahwa berkurangnya sekitar setengah liter cairan tubuh dapat meningkatkan kadar kortisol, yaitu hormon utama yang dilepaskan tubuh saat stres. Jika produksi kortisol berlangsung dalam jangka panjang, tubuh dapat mengalami kelelahan akibat stres berkepanjangan.
Tak hanya itu, air juga dibutuhkan dalam proses pembentukan serotonin, zat kimia alami di otak yang berperan menciptakan perasaan nyaman dan bahagia.
Baca juga: 12 Manfaat Kesehatan Minum Air Putih, Bukan Hanya Cegah Dehidrasi
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Human Brain Mapping pada 2010 juga menemukan adanya hubungan antara dehidrasi dan penurunan fungsi otak.
Kekurangan cairan dalam waktu lama berpotensi mengganggu fungsi eksekutif otak, yaitu kemampuan yang berkaitan dengan pengambilan keputusan, fokus, perhatian, dan pengendalian emosi.
Selain menjaga fungsi otak, air memiliki peran penting dalam berbagai proses tubuh, termasuk:
Ketika kebutuhan cairan tercukupi, tubuh dan pikiran dapat bekerja lebih efektif dalam menghadapi tekanan sehari-hari.
Agar kebutuhan cairan harian terpenuhi, para ahli membagikan beberapa cara sederhana berikut:
Sebagai panduan umum, konsumsi sekitar ½ hingga 1 ons air untuk setiap pon berat badan. Menyediakan botol atau gelas air di meja kerja juga dapat membantu meningkatkan frekuensi minum.
Biasakan minum segelas air sebelum makan dan tetap menyediakan air putih saat menyantap makanan.
Makanan yang sedikit lebih pedas dapat memicu rasa haus sehingga membuat seseorang lebih sering minum air putih.
Gunakan alarm atau pengingat di ponsel setiap satu jam sekali untuk mengingatkan waktu minum.
Jika bosan dengan rasa air putih biasa, tambahkan irisan lemon, jeruk nipis, mentimun, stroberi, blueberry, daun mint, atau rosemary. Sedikit tambahan sari buah juga bisa menjadi alternatif agar lebih menarik.
Meski terlihat sederhana, menjaga tubuh tetap terhidrasi dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan fisik maupun mental.
Baca juga: 9 Minuman untuk Penderita Diabetes, Bukan Cuma Air Putih
Saat stres melanda, jangan hanya fokus mencari cara menenangkan pikiran, tetapi pastikan tubuh mendapatkan cukup air agar mampu menghadapi tekanan dengan lebih baik.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang