Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com, 27 Desember 2024, 09:31 WIB
Anggara Wikan Prasetya

Penulis

Sumber Healthline

KOMPAS.com - Air adalah kebutuhan mendasar manusia, tetapi apakah Anda pernah memperhatikan tanggal kedaluwarsa yang tertera pada kemasan air botolan?

Hal ini mungkin membuat Anda bertanya-tanya, apakah air benar-benar bisa kedaluwarsa?

Apakah air putih bisa kedaluwarsa?

Air putih dari keran yang disimpan dengan benar dapat dikonsumsi hingga enam bulan tanpa risiko efek samping yang signifikan. Namun, penyimpanan yang buruk dapat memengaruhi kualitasnya.

Air yang telah diberi karbonasi bisa kehilangan rasa karena gasnya perlahan menghilang. Selain itu, air biasa pun dapat mengembangkan rasa yang tidak segar akibat karbon dioksida di udara bercampur dengan air, membuatnya sedikit lebih asam.

Baca juga: 6 Cara Sederhana untuk Minum Air Putih Lebih Banyak

Untuk menyimpan air keran, gunakan wadah makanan yang telah dibersihkan dan disanitasi. Beri label tanggal pengisian pada wadah tersebut dan simpan di tempat yang sejuk, kering, dan gelap selama maksimal enam bulan.

Meski rasanya mungkin berubah, air keran yang disimpan dengan baik tetap aman untuk diminum.

Air botolan, kenapa ada tanggal kedaluwarsa?

Air itu sendiri tidak memiliki masa kedaluwarsa, tetapi air dalam botol sering diberi tanggal kedaluwarsa.

Pada tahun 1987, New Jersey menjadi negara bagian pertama di Amerika Serikat yang mewajibkan semua produk makanan, termasuk air botolan, memiliki tanggal kedaluwarsa maksimal dua tahun sejak tanggal produksi.

 
 
 
 
 
Lihat postingan ini di Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Sebuah kiriman dibagikan oleh Kompas.com (@kompascom)

Meskipun undang-undang tersebut kemudian diubah, pencantuman tanggal kedaluwarsa tetap menjadi standar industri.

Namun, minum air dari botol plastik yang jauh melewati tanggal kedaluwarsa tidak dianjurkan. Plastik dapat mulai melepaskan bahan kimia seperti antimon dan bisfenol A (BPA) ke dalam air seiring waktu.

Konsumsi bahan kimia ini secara terus-menerus dapat memengaruhi kesehatan usus, sistem kekebalan, dan fungsi pernapasan.

Baca juga: 7 Manfaat Minum Air Putih Saat Bangun Tidur, Bantu Kurangi Berat Badan

Air botolan yang berkarbonasi juga dapat kehilangan karbonasinya, membuat rasanya menjadi kurang segar.

Oleh karena itu, meskipun air itu sendiri tidak rusak, wadah plastik dan kondisi penyimpanan dapat memengaruhi kualitas dan keamanan air botolan.

Tips menyimpan air botolan

Penyimpanan air botolan yang benar sangat penting untuk mencegah pertumbuhan bakteri dan mengurangi risiko efek samping seperti mual, sakit perut, muntah, dan diare. Beberapa tips penyimpanan meliputi:

  • Simpan di tempat sejuk dan gelap

Hindari paparan sinar matahari langsung dan suhu hangat yang dapat meningkatkan pertumbuhan bakteri dan pelepasan bahan kimia dari plastik ke air.


  • Jauhkan dari bahan kimia rumah tangga

Plastik botol yang sedikit permeabel dapat menyerap bau dan bahan kimia dari produk pembersih rumah tangga.

  • Perhatikan rasa dan aroma

Jika air memiliki rasa atau aroma yang aneh, rebus sebelum diminum atau buang saja untuk keamanan.

Jadi, air putih tidak bisa kedaluwarsa

Air secara teknis tidak memiliki masa kedaluwarsa. Namun, air botolan memiliki tanggal kedaluwarsa sebagai standar industri untuk memastikan kualitas dan keamanan.

ilustrasi air minum dalam kemasan, air mineral dalam kemasanPIXABAY/Hans ilustrasi air minum dalam kemasan, air mineral dalam kemasan

Faktor seperti pelepasan bahan kimia dari plastik dan perubahan rasa akibat penyimpanan yang buruk dapat memengaruhi kualitas air.

Dengan penyimpanan yang tepat, baik air keran maupun air botolan dapat tetap aman untuk diminum.

Baca juga: Apakah Cukup 8 Gelas Air Putih Per Hari Saat Cuaca Panas?

Memahami cara menyimpan air dengan benar akan membantu Anda memastikan ketersediaan air yang aman dan berkualitas untuk kebutuhan sehari-hari.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Terkini Lainnya
Resep Ayam Bakar Mercon Super Pedas, Gurihnya Meresap Bikin Nagih
Resep Ayam Bakar Mercon Super Pedas, Gurihnya Meresap Bikin Nagih
Resep
4 Kesalahan Ini Bikin Bawang Goreng Cepat Gosong, Banyak Orang Melakukannya
4 Kesalahan Ini Bikin Bawang Goreng Cepat Gosong, Banyak Orang Melakukannya
Tips Kuliner
Rahasia Bawang Goreng Renyah dan Tahan Lama, Bisa Pakai Tepung Ini
Rahasia Bawang Goreng Renyah dan Tahan Lama, Bisa Pakai Tepung Ini
Tips Kuliner
Restoran di Bandung Ini Sajikan 16 Jenis Sambal, Seperti Apa Rasanya?
Restoran di Bandung Ini Sajikan 16 Jenis Sambal, Seperti Apa Rasanya?
Tempat Makan
5 Kuliner Pedas di Yogyakarta, Pencinta Pedas Wajib Coba!
5 Kuliner Pedas di Yogyakarta, Pencinta Pedas Wajib Coba!
Panduan Kuliner Yogyakarta
5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Wadah Plastik
5 Makanan yang Sebaiknya Tidak Disimpan di Wadah Plastik
Tips Kuliner
Begini Cara Membedakan Alpukat Berbintik Cokelat yang Aman dan yang Busuk
Begini Cara Membedakan Alpukat Berbintik Cokelat yang Aman dan yang Busuk
Tips Kuliner
Resep Daging Giling Tumis, Ide Memasak Daging Giling Selain Bakso
Resep Daging Giling Tumis, Ide Memasak Daging Giling Selain Bakso
Resep
Resep Sup Daging Kambing Kuah Kental, Gurih Meresap Sampai ke Tulang
Resep Sup Daging Kambing Kuah Kental, Gurih Meresap Sampai ke Tulang
Resep
Resep Kuah Bakso Bening tapi Tetap Gurih dan Berkaldu Lezat
Resep Kuah Bakso Bening tapi Tetap Gurih dan Berkaldu Lezat
Resep
Lagi Stres? Jangan Lupa Minum Air Putih, Ini Alasannya
Lagi Stres? Jangan Lupa Minum Air Putih, Ini Alasannya
Food News
Minuman Terbaik untuk Sendi, Menurut Ahli Gizi
Minuman Terbaik untuk Sendi, Menurut Ahli Gizi
Tips Kuliner
Rahasia Rendang Hitam Pekat ala Restoran Padang, Empuk dan Tak Mudah Hancur
Rahasia Rendang Hitam Pekat ala Restoran Padang, Empuk dan Tak Mudah Hancur
Tips Kuliner
Angkringan Godong Lumbu, Sederhana tapi Nyaman di Pinggiran Jalan Lingkar Salatiga
Angkringan Godong Lumbu, Sederhana tapi Nyaman di Pinggiran Jalan Lingkar Salatiga
Tempat Makan
Jual Gorengan dan Kopi, Pedagang Angkringan di Desa Wisata Kulon Progo Dapat Sertifikat Halal
Jual Gorengan dan Kopi, Pedagang Angkringan di Desa Wisata Kulon Progo Dapat Sertifikat Halal
Food News
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau