Penulis
KOMPAS.com - Saat musim pancaroba, menikmati minuman hangat berbahan jahe memang menjadi pilihan banyak orang. Selain mampu menghangatkan tubuh, jahe juga memiliki cita rasa khas yang pedas dan menyegarkan.
Namun, mengolah jahe segar untuk minuman sering kali memakan waktu. Mulai dari mengupas, mencuci, hingga mememarkan jahe agar sari dan rasanya keluar sempurna. Karena alasan praktis, banyak orang memilih menggunakan jahe bubuk instan.
Baca juga: Resep Saus Marinasi Kacang Jahe untuk Daging yang Empuk dan Gurih
Kabar baiknya, jahe bubuk ternyata bisa dibuat sendiri di rumah dengan bahan-bahan sederhana yang mudah ditemukan di dapur. Bahkan, dengan teknik yang tepat, hasilnya bisa lebih harum dan memiliki rasa yang kuat.
Siapkan bahan-bahan berikut:
Selain bahan, siapkan juga blender, kain saring, dan wajan atau pan untuk proses memasak.
Begini tips membuat jahe bubuk yang wangi dan enak:
Rahasia pertama ada pada proses mengupas jahe. Sebaiknya gunakan sendok untuk mengerok kulit jahe hingga bersih.
Cara ini dinilai lebih efektif karena daging jahe tidak banyak terbuang. Jika menggunakan peeler atau alat pengupas biasa, sebagian besar jahe bisa ikut terpotong sehingga menjadi lebih boros.
Baca juga: Resep Tahu Saus Kacang Jahe yang Gurih, Manis, dan Pedas
Setelah kulit terangkat, cuci jahe hingga benar-benar bersih sebelum diolah lebih lanjut.
Jahe yang sudah bersih kemudian diiris tipis-tipis agar lebih mudah dihancurkan.
Masukkan irisan jahe bersama serai dan 300 ml air ke dalam blender, lalu haluskan hingga lembut. Setelah itu, saring menggunakan kain bersih untuk memisahkan ampas dan sari jahe.
Ilustrasi jahe. Pola makan seimbang dengan bahan pangan yang mudah ditemukan di Indonesia dapat membantu tubuh tetap kuat menghadapi musim flu dan batuk.Proses ini mirip seperti saat membuat jamu tradisional, di mana sari rempah diambil untuk mendapatkan rasa yang lebih kuat dan tekstur yang halus.
Tahap paling penting dalam pembuatan jahe bubuk adalah proses memasaknya.
Tuang sari jahe yang telah disaring ke dalam pan, lalu tambahkan kayu manis dan cengkeh. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk.
Saat cairan mulai panas, masukkan gula pasir dan lanjutkan memasak hingga mengental. Pengadukan harus dilakukan tanpa henti sampai campuran berubah menjadi butiran bubuk.
Baca juga: Kayu Secang dan Jahe Merah Disebut Bisa Turunkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Kata Ahli
Ada satu hal yang perlu diperhatikan, yaitu jangan sampai api dimatikan selama proses memasak. Jika api padam sebelum proses selesai, cairan jahe berisiko berubah menjadi tekstur seperti jeli dan sulit menjadi bubuk.
Ketika adonan mulai mengering dan berubah menjadi bubuk, aduk lebih cepat agar hasilnya halus dan tidak menggumpal.
Jika masih terdapat gumpalan kecil, bubuk jahe bisa dihaluskan kembali menggunakan blender atau chopper.
Setelah itu, saring kembali bubuk jahe untuk mendapatkan tekstur yang lebih lembut dan merata. Langkah ini akan membuat hasil akhir menyerupai jahe bubuk yang biasa dijual di pasaran.
Baca juga: Cara Mudah Bikin Wedang Jahe di Rumah, Rebus 5 Bahan Ini!
Simpan bubuk jahe dalam wadah kedap udara agar aroma dan kualitasnya tetap terjaga.
Dengan tiga tips tersebut, Anda bisa membuat jahe bubuk sendiri di rumah yang aromanya harum, rasanya lebih nendang, dan siap digunakan kapan saja untuk menyajikan minuman hangat yang nikmat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang