Penulis
MALANG, KOMPAS.com - Seorang satpam di salah satu perumahan Kota Malang, Jawa Timur, Mat Suhadi (51), meninggal dunia usai ditusuk terduga maling saat mengejar pelaku di kawasan Jembatan Amprong, Kecamatan Kedungkandang, pada Sabtu (9/5/2026) malam.
Korban pun sempat menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang hingga kemudian dinyatakan meninggal dunia pada Minggu (10/5/2026) pagi.
Harianto (32), anak korban menceritakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (9/5/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.
Baca juga: Satpam di Malang Tewas Ditusuk Maling Saat Gagalkan Pencurian
Mulanya, korban mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa terdapat orang yang sedang membawa kusenan pintu dari area perumahan tempatnya bekerja.
Karena khawatir terjadi pencurian, korban mengajaknya mendatangi perumahan yang lokasinya tak jauh dari tempat tinggalnya.
Saat dicek, diketahui orang tersebut merupakan maling yang telah membawa kusenan pintu tersebut dengan menggunakan sepeda motor.
Kemudian, ia bersama korban langsung mencari keberadaan pelaku terduga maling tersebut.
"Saat itu saya mencari ke kebun, sementara bapak saya ke arah jalan raya," ucap Harianto, Senin (11/5/2026), dilansir dari TribunJatim.
Baca juga: Cemburu Berujung Maut, Pria di Bandung Tewas Ditusuk di Kamar Kos
Selanjutnya, Harianto yang tak menemukan keberadaan pelaku memutuskan kembali ke perumahan.
Sementara korban mengejar terduga maling dan berhasil menemukannya sedang berada di pinggir jalan mengencangkan tali di motor.
"Lalu disitu bapak langsung memukul pelaku dengan lampu senter dan berkelahi. Baru kemudian terjadi penusukan yang membuat bapak langsung tidak berdaya," imbuhnya.
Selanjutnya, Harianto mendapat kabar bahwa korban sudah berada di rumah saudaranya yang lokasinya tak jauh dari lokasi penusukan.
Kala itu korban dalam kondisi bersimbah darah dengan luka di kepala dan luka tusuk di perut.
"Tak jauh dari TKP itu ada rumah saudara saya. Mungkin bapak langsung ke sana untuk meminta pertolongan," ucapnya.
Baca juga: Curi Emas Demi Biaya Berobat Orang Tua, Satpam di Medan Ditangkap
Hal itu juga dibenarkan Ima (47), seorang warga setempat bahwa korban datang ke rumah keponakannya itu sekitar pukul 19.00 WIB dalam kondisi bersimbah darah.