PAMEKASAN, KOMPAS.com – Sebuah video yang memperlihatkan aksi sawer uang dengan cara digesek kepada finalis D'Academy (DA) 7, Achmad Valen Akbar, viral di media sosial.
Aksi tersebut dilakukan oleh Yudi Pratama, pemilik Bersaudara Mas (BM) Emas sekaligus mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur.
Peristiwa itu terjadi saat konser di Gedung Bakorwil Pamekasan yang digelar oleh Event Organizer (EO) Pamekasan Kreatif pada Rabu (25/3/2026).
Dalam video yang beredar, Yudi yang mengenakan kemeja hitam tampak memberikan lembaran uang Rp 50.000 dalam jumlah banyak sembari berjoget bersama Valen.
Yudi Pratama mengonfirmasi bahwa dirinya adalah mitra SPPG di Kecamatan Pakong melalui Yayasan Fatimah Maju Bersama. Namun, ia menegaskan aksi tersebut murni spontanitas dan tidak berkaitan dengan instansi tempatnya bermitra.
"Saya spontanitas saja karena sejak awal saya support kegiatan Valen. Uang saweran tidak ada kaitannya dengan SPPG. Jauh sebelum menjadi mitra SPPG, saya sudah menekuni bisnis," ujar Yudi saat dikonfirmasi, Kamis (26/3/2026).
Baca juga: Perjuangan Emak-emak Nekat Masuk di Bawah Pagar untuk Menonton Valen DA 7 di Pamekasan
Yudi menjelaskan bahwa kehadirannya dalam konser tersebut adalah memenuhi undangan panitia sebagai salah satu sponsor melalui bisnis emas miliknya. Ia menyayangkan video tersebut menjadi viral dengan narasi yang menyudutkan statusnya sebagai mitra SPPG.
"Kalau viral begini, saya jadi ragu untuk support kegiatan lagi," tambahnya.
Kegiatan tersebut diketahui dihadiri oleh ratusan penggemar Valen yang datang dari berbagai daerah di Madura, seperti Sumenep, Sampang, dan Bangkalan, hingga dari luar Pulau Madura.
Perwakilan kru EO Pamekasan Kreatif, Kiswanto Ferdian, menyatakan bahwa pihak panitia sebenarnya sudah melarang penonton untuk melakukan aksi sawer selama konser berlangsung. Namun, ia menekankan bahwa Yudi Pratama hadir bukan sebagai penonton biasa.
"Yudi Pratama bukan penonton tapi undangan karena salah satu sponsor dari BM Emas. Aksi saweran terjadi karena spontan. Para penggemar Valen euforia secara mendadak karena lagu yang dinyanyikan sama saat Valen ikut audisi," jelas Kiswanto.
Pihak panitia memastikan bahwa secara umum tata tertib acara telah disosialisasikan, namun antusiasme yang besar saat penampilan Valen memicu momen spontanitas tersebut di atas panggung.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang