SURABAYA, KOMPAS.com - Total, 97 jemaah Debarkasi Surabaya meninggal dunia sepanjang pelaksanaan haji 2025.
Dari angka tersebut, tercatat 88 di antaranya wafat ketika berada di Tanah Suci.
Data 97 jemaah haji Debarkasi Surabaya yang meninggal dunia itu dihimpun sampai Rabu (2/7/2025).
Mereka akan mendapatkan asuransi jiwa sebesar biaya perjalanan ibadah haji (Bipih).
"Ada 97 jemaah haji kita yang wafat," kata Sekretaris Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Sugiyo, ketika dikonfirmasi, Jumat (4/7/2025).
Baca juga: Jemaah Haji Asal Martapura Meninggal di Pesawat dalam Perjalanan ke Tanah Air
Sugiyo mengatakan, puluhan jemaah haji tersebut ada yang meninggal saat keberangkatan, di Tanah Suci, dan saat kepulangan.
Namun, dia tak merinci penyebabnya.
"Empat jemaah wafat pada pemberangkatan atau Rumah Sakit Haji, 88 jemaah wafat di Tanah Suci, dua jemaah wafat ketika kepulangan, dan tiga jemaah wafat di Rumah Sakit Haji ketika kepulangan," katanya.
Lebih lanjut, kelompok terbang (kloter) yang baru saja tiba di Asrama Haji Debarkasi Surabaya adalah kloter 71 dan 72, pada Kamis (3/7/2025) malam, dengan jumlah total 674 jemaah haji.
Dengan rincian, kloter 71 ada 376 jemaah asal Bali dan satu jemaah mutasi masuk dari Lamongan.
Baca juga: Jemaah Haji Nekat Bawa Air Zamzam ke Tanah Air, Sembunyikan di Termos hingga Kursi Roda
Sementara itu, kloter 72 terdiri dari 298 jemaah Bali dan 80 jemaah dari berbagai daerah di Jawa Timur (Jatim).
Sebagian besar jemaah haji Bali langsung melanjutkan perjalanan menggunakan bus dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag).
Namun, beberapa ada yang menginap untuk menunggu pesawat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang