MALANG, KOMPAS.com - Perayaan Harlah ke-100 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar mulai 7–8 Februari 2026 di Stadion Gajayana memberikan berdampak pada sektor perhotelan di Kota Malang.
Bahkan ada hotel yang memberikan harga khusus dan membuka layanan restoran 24 jam.
Sales & Marketing Manager Hotel Tugu Malang, Sarasvati membenarkan ada tamu-tamu yang datang dengan tujuan menghadiri harlah NU.
“Betul ada beberapa tamu yang menginap untuk menghadiri Harlah NU ya,” kata perempuan yang biasa disapa Saras itu kepada Kompas.com, Sabtu (7/2/2026) sore.
Ia menyebutkan, hingga saat ini tingkat hunian Hotel Tugu Malang telah mencapai 50 persen dan masih berpotensi bertambah.
“Tamu dalam rangka Harlah, rata-rata reservasi untuk di tanggal 7 - 8 Februari 2026,” imbuhnya.
Menurutnya tamu yang datang didominasi oleh kalangan institusi, yaitu kementerian dan beberapa dari PBNU Jakarta.
Untuk itu hotel juga memberikan dukungan layanan selama gelaran Harlah 1 Abad NU berlangsung.
“Memberikan harga khusus untuk acara Harlah NU. Dan Melati Restaurant, Hotel Tugu Malang buka 24 jam dengan menambah tim untuk di tanggal 7 - 8 Feb, supaya bisa memberikan quick service untuk tamu yang akan menghadiri acara Harlah NU,” tuturnya.
Baca juga: Kebersamaan Warga Nahdliyin untuk Harlah 1 Abad NU, 6.000 Snack Akan Dibagikan
Selain itu terkait potensi penutupan jalan di sekitar hotel yang berada di pusat kota, manajemen telah menyiapkan langkah antisipasi.
Pihaknya telah memberikan informasi kepada tamu, serta menjaga komunikasi yang berkelanjutan dengan Dinas Perhubungan dan instansi terkait guna memastikan tersedianya akses alternatif.
“Menyiapkan tim hotel yang memadai untuk berkomunikasi secara aktif dan responsif dengan para tamu. Mengoptimalkan seluruh fasilitas dan pengalaman di dalam hotel sebagai pilihan aktivitas alternatif bagi tamu selama berlangsungnya acara,” imbuhnya.
Dampak positif Harlah satu abad NU juga dirasakan oleh Swiss-Belinn Malang.
Marketing Communications Swiss-Belinn Malang, Dhimas Freddy mengatakan bahwa antusiasme peserta sangat berpengaruh terhadap tingkat hunian hotel.
“Kalau secara huniannya alhamdulillah berdampak,” ucap pria yang biasa disapa Dhimas itu.
Ia menambahkan, skala kegiatan yang bersifat nasional turut mendorong peningkatan okupansi.
Baca juga: Rombongan Liar Jadi Atensi Pengamanan Mujahadah Kubro 1 Abad NU di Malang
“Intinya dengan adanya kegiatan Harlah NU ini yang mana untuk jumlah peserta secara nasional mencapai ribuan peserta sehingga mempengaruhi untuk tingkat hunian hotel selama acara berlangsung 2 hari di Kota Malang,” tutur Dhimas Freddy.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang