Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Kota dengan Gaji Bulanan Rata-rata Tertinggi di ASEAN 2026, Jakarta Nomor Berapa?

Kompas.com, 19 Mei 2026, 13:01 WIB
Alicia Diahwahyuningtyas,
Inten Esti Pratiwi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Gaji atau upah yang tinggi masih menjadi faktor utama yang dipertimbangkan banyak orang saat mencari pekerjaan atau membangun karier di luar negeri.

Selain menawarkan peluang kerja yang lebih luas, sejumlah negara di Asia Tenggara juga dikenal memiliki tingkat pendapatan pekerja yang relatif tinggi dibanding negara lain di kawasan.

Salah satu negara dengan rata-rata gaji tertinggi di Asia Tenggara adalah Singapura.

Negara tersebut dikenal sebagai pusat bisnis dan keuangan di kawasan dengan tingkat pendapatan pekerja yang jauh lebih tinggi dibanding negara-negara tetangganya.

Berdasarkan data Wage.is per Mei 2026, rata-rata gaji kotor bulanan di Singapura mencapai 4.544 dollar AS, sedangkan pendapatan median bulanannya berada di angka 4.072 dollar AS.

Tingginya rata-rata pendapatan di Singapura dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari kuatnya sektor jasa dan keuangan, tingginya produktivitas tenaga kerja, hingga standar biaya hidup yang juga lebih mahal dibanding negara lain di Asia Tenggara.

Meski memiliki tingkat pendapatan yang tinggi, Singapura diketahui tidak menetapkan upah minimum secara hukum seperti sejumlah negara lainnya.

Sistem pengupahan di negara tersebut lebih banyak ditentukan oleh sektor industri, keterampilan pekerja, pengalaman kerja, hingga kebutuhan pasar tenaga kerja.

Lantas, negara mana saja yang memiliki rata-rata gaji terbesar di Asia Tenggara pada 2026?

Baca juga: Kesal soal Gaji, Karyawan Ini Nekat Bakar Gudang Milik Perusahaan dan Rugikan Rp 10,2 Triliun


Gaji bulanan rata-rata tertinggi di ASEAN

Gaji bersih bulanan rata-rata tertinggi di Asia Tenggara pada 2026 masih didominasi kota-kota di Singapura, Malaysia, dan Thailand.

Berdasarkan data Numbeo yang dikonversi menggunakan kurs Rp 17.600 per dollar AS, Singapura menempati posisi teratas dengan rata-rata gaji bersih mencapai sekitar Rp 77,6 juta per bulan.

Angka tersebut terpaut jauh dibandingkan kota-kota lain di kawasan Asia Tenggara.

Di posisi berikutnya terdapat Kuala Lumpur, Malaysia, dengan rata-rata gaji bersih sekitar Rp 28,7 juta per bulan.

Sementara itu, Penang berada di peringkat ketiga dengan rata-rata pendapatan sekitar Rp 16,7 juta per bulan.

Selain Malaysia, Thailand juga mendominasi daftar kota dengan gaji tertinggi di Asia Tenggara.

Bangkok, Chiang Mai, Phuket, Hua Hin, hingga Pattaya masuk dalam jajaran kota dengan rata-rata pendapatan bulanan terbesar di kawasan.

Sementara itu, kota-kota di Indonesia belum mampu menembus daftar 10 besar. Jakarta tercatat berada di posisi ke-14 dengan rata-rata gaji bersih sekitar Rp 7,9 juta per bulan.

Perbedaan tersebut menunjukkan adanya kesenjangan tingkat pendapatan antarnegara di Asia Tenggara, terutama antara Singapura dan negara-negara berkembang di kawasan.

Baca juga: Beredar Informasi Rekrutmen SPPI Kopdes Merah Putih dengan Gaji Kompetitif, Kemhan Ungkap Faktanya

Dilansir dari Numbeo per Selasa (19/5/2026), berikut adalah kota dengan gaji rata-rata tertinggi di Asia Tenggara:

  1. Singapura, Singapura: 4.410,12 dollar AS atau sekitar Rp 77,6 juta per bulan
  2. Kuala Lumpur, Malaysia: 1.632,19 dollar AS atau sekitar Rp 28,7 juta per bulan
  3. Penang, Malaysia: 950,66 dollar AS atau sekitar Rp 16,7 juta per bulan
  4. Bangkok, Thailand: 744,35 dollar AS atau sekitar Rp 13,1 juta per bulan
  5. Makati, Filipina: 690,84 dollar AS atau sekitar Rp 12,1 juta per bulan
  6. Chiang Mai, Thailand: 626,48 dollar AS atau sekitar Rp 11 juta per bulan
  7. Kuching, Malaysia: 548,99 dollar AS atau sekitar Rp 9,6 juta per bulan
  8. Phuket, Thailand: 507,20 dollar AS atau sekitar Rp 8,9 juta per bulan
  9. Hanoi, Vietnam: 495,88 dollar AS atau sekitar Rp 8,7 juta per bulan
  10. Ho Chi Minh City, Vietnam: 495,04 dollar AS atau sekitar Rp 8,7 juta per bulan
  11. Manila, Filipina: 488,54 dollar AS atau sekitar Rp 8,6 juta per bulan
  12. Hua Hin, Thailand: 478,89 dollar AS atau sekitar Rp 8,4 juta per bulan
  13. Pattaya, Thailand: 476,28 dollar AS atau sekitar Rp 8,3 juta per bulan
  14. Jakarta, Indonesia: 450,29 dollar AS atau sekitar Rp 7,9 juta per bulan
  15. Quezon City, Filipina: 441,97 dollar AS atau sekitar Rp 7,8 juta per bulan
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Gaji Ke-13 Cair Mulai Hari Ini, Cek Daftar Penerima dan Besaran untuk PNS, PPPK, dan Pensiunan
Gaji Ke-13 Cair Mulai Hari Ini, Cek Daftar Penerima dan Besaran untuk PNS, PPPK, dan Pensiunan
Tren
Prakiraan Cuaca BMKG: Cek Wilayah yang Akan Hujan Lebat Hari Ini dan Besok
Prakiraan Cuaca BMKG: Cek Wilayah yang Akan Hujan Lebat Hari Ini dan Besok
Tren
Iran Murka, Anggap Serangan Israel di Lebanon Langgar Gencatan Senjata dengan AS dan Ancam Tak Akan Toleransi
Iran Murka, Anggap Serangan Israel di Lebanon Langgar Gencatan Senjata dengan AS dan Ancam Tak Akan Toleransi
Tren
[POPULER TREN] Cara Judol Jebak Anak lewat Game | Gaji Ke-13 ASN Cair Hari Ini
[POPULER TREN] Cara Judol Jebak Anak lewat Game | Gaji Ke-13 ASN Cair Hari Ini
Tren
BRIN Usul Sanksi Tukin ASN Dipotong dan Tunda BPJS, Kalau Abai Urusan Sampah
BRIN Usul Sanksi Tukin ASN Dipotong dan Tunda BPJS, Kalau Abai Urusan Sampah
Tren
3 Bansos Cair Juni 2026, Masyarakat Bisa Cek Status Penerima secara Online
3 Bansos Cair Juni 2026, Masyarakat Bisa Cek Status Penerima secara Online
Tren
Jumlah Pohon di Bumi Lebih Banyak daripada Bintang di Bima Sakti, Berapa Banyak?
Jumlah Pohon di Bumi Lebih Banyak daripada Bintang di Bima Sakti, Berapa Banyak?
Tren
Cara Mengusir Lembing Hitam, Hama Padi yang Kerap Masuk ke Rumah
Cara Mengusir Lembing Hitam, Hama Padi yang Kerap Masuk ke Rumah
Tren
Prajogo Pangestu Kembali ke Puncak, Siapa Saja 10 Orang Terkaya RI Awal Juni 2026?
Prajogo Pangestu Kembali ke Puncak, Siapa Saja 10 Orang Terkaya RI Awal Juni 2026?
Tren
Link Live Streaming Indonesia Vs Myanmar di Piala AFF U19 2026, Kick-off Pukul 20.00 WIB
Link Live Streaming Indonesia Vs Myanmar di Piala AFF U19 2026, Kick-off Pukul 20.00 WIB
Tren
Kisah Haru Anak WNI di Malaysia, Jual Kue di Usia 10 Tahun demi Bertahan Hidup dan Ingin Sekolah
Kisah Haru Anak WNI di Malaysia, Jual Kue di Usia 10 Tahun demi Bertahan Hidup dan Ingin Sekolah
Tren
Karier Hanya Seumur Jagung, Mengapa Gen Z Banyak yang Dipecat Padahal Baru Mulai Bekerja?
Karier Hanya Seumur Jagung, Mengapa Gen Z Banyak yang Dipecat Padahal Baru Mulai Bekerja?
Tren
Mewarnai dan Menggambar Ternyata Sangat Berguna bagi Anak 1-5 Tahun, Ini Penjelasan Dokter
Mewarnai dan Menggambar Ternyata Sangat Berguna bagi Anak 1-5 Tahun, Ini Penjelasan Dokter
Tren
Brasil Periksa 2 Pasien Suspek, Akankah Jadi Kasus Ebola Pertama di Luar Afrika?
Brasil Periksa 2 Pasien Suspek, Akankah Jadi Kasus Ebola Pertama di Luar Afrika?
Tren
2 Kelompok ASN yang Tak Akan Ditransfer Gaji Ke-13 Per 2 Juni 2026
2 Kelompok ASN yang Tak Akan Ditransfer Gaji Ke-13 Per 2 Juni 2026
Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau