KOMPAS.com - Kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) memang mulai diberlakukan pemerintah pada 1 April 2026.
Namun, implementasinya di lapangan baru efektif berlangsung pada Jumat, (10/4/2026) pekan ini.
Hal ini karena pada Jumat sebelumnya bertepatan dengan hari libur nasional, yakni Wafat Yesus Kristus (Jumat Agung).
Dengan mulai diberlakukan kebijakan tersebut, ada sejumlah hal penting yang perlu diketahui.
Berikut fakta-fakta tentang kebijakan WFH ASN yang diberlakukan pemerintah, sebagaimana dirangkum dari pemberitaan Kompas.com.
Baca juga: Malaysia Susul Indonesia Terapkan WFH untuk ASN Mulai 15 April 2026
Di tengah memanasnya konflik antara Amerika Serikat (AS)-Israel dan Iran, pemerintah mulai menyiapkan potensi dampak terhadap sektor energi.
Salah satunya dengan memberlakukan kebijakan WFH bagi ASN.
Kebijakan yang diteken oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) tersebut bertujuan untuk penghematan energi.
Aturan ini berlaku mulai 1 April 2026. Kepastian tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia Airlangga Hartanto dalam konferensi pers yang ditayangkan melalui kanal Sekretariat Presiden, Selasa (31/3/2026).
"Penerapan work from home bagi ASN di pusat dan daerah yang dilakukan sebanyak satu hari kerja dalam seminggu, yaitu hari Jumat," kata Airlangga.
Lantas, mengapa hari Jumat dipilih sebagai hari ASN menjalani WFH?
Baca juga: WFH ASN Tiap Jumat Berlaku, Sosiolog Ingatkan Risiko Produktivitas dan Ekonomi
Pemilihan hari Jumat bukan tanpa alasan. Pemerintah menilai hari tersebut berbeda dengan hari-hari lainnya.
Airlangga menjelaskan, hari Jumat umumnya memiliki durasi kerja yang lebih singkat dibandingkan hari kerja lain.
"Kita pilih Jumat karena memang hari Jumatnya kan setengah. Artinya tidak sepenuh Senin sampai Kamis," kata Airlangga.
Sementara itu, pola empat hari kerja dalam sepekan sudah pernah dilakukan di sejumlah kementerian/lembaga saat pandemi Covid-19 melanda.
Baca juga: Bukan Cuma RI, Ini Sederet Negara yang Terapkan WFH Imbas Perang Timur Tengah