SIDOARJO, KOMPAS.com — Bandara Internasional Juanda mulai melayani pemulangan jemaah haji Debarkasi Surabaya melalui kedatangan kloter pertama dari Jeddah, Arab Saudi, Senin (1/6/2026).
Sebanyak empat penerbangan perdana maskapai Saudia Airlines dijadwalkan tiba secara bertahap dengan membawa ratusan jemaah haji asal Jawa Timur.
Setelah tiba di Bandara Juanda, seluruh jemaah langsung menuju Asrama Haji Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan ke daerah asal masing-masing.
Baca juga: Alami Tekanan Darah Tinggi, 2 Jemaah Haji Asal Lumajang Meninggal di Mekkah
Perwakilan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Surabaya, Ida Nursanti, mengatakan jumlah jemaah haji kloter pertama asal Kabupaten Probolinggo yang kembali ke Indonesia berkurang dibandingkan saat keberangkatan.
"Secara keseluruhan, kondisi jemaah haji kita untuk keberangkatan sebanyak 380 orang. Saat ini kepulangan kita membawa 378 jemaah," kata Ida, Senin.
Ia menjelaskan, satu jemaah bernama Asraf (68), warga Kabupaten Probolinggo, meninggal dunia di Arab Saudi akibat penyakit jantung yang disertai komplikasi saat menjalankan ibadah haji.
Sementara itu, satu jemaah lainnya belum dapat kembali ke Indonesia karena masih menjalani perawatan intensif akibat gangguan jantung.
"Jemaah yang pertama meninggal dunia, yang satunya lagi masih dalam perawatan di rumah sakit Arab Saudi," ujarnya.
Baca juga: 2 Jemaah Haji Blitar Meninggal Usai Ibadah di Armuzna
Ida mengatakan cuaca panas menjadi salah satu tantangan yang dihadapi jemaah selama menjalankan ibadah haji tahun ini.
Menurut dia, suhu udara di Arab Saudi sempat mencapai 39 derajat Celsius.
"Cuaca di sana sangat panas, ekstrem sekali sampai 39 derajat Celsius," jelas Ida.
Meski menghadapi cuaca panas, sejumlah jemaah menilai pelayanan selama pelaksanaan ibadah haji berjalan baik.
Salah satunya disampaikan Laili, jemaah asal Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo.
"Alhamdulillah semua berjalan baik, tidak ada kendala dalam melaksanakan ibadah haji. Makanan lebih-lebih, luar biasa, fasilitas kesehatan dan semuanya sangat mendukung," ungkap Laili.
Berdasarkan data manifes Bandara Internasional Juanda, tiga kloter berikutnya dijadwalkan tiba hingga Senin tengah malam.
Masing-masing penerbangan menggunakan maskapai Saudia Airlines dengan kapasitas sekitar 380 penumpang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang