Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Damai Studio, Oase Literasi di Surabaya, Lahir dari Ketidaksengajaan

Kompas.com, 13 Januari 2026, 18:36 WIB
Suci Rahayu,
Glori K. Wadrianto

Tim Redaksi

SURABAYA, KOMPAS.com - Di tengah geliat kafe-kafe modern yang tumbuh pesat di Kota Surabaya, Jawa Timur, Studio Damai hadir sebagai ruang yang berjalan pelan.

Bukan sekadar tempat ngopi, bukan pula toko buku biasa. Lokasi ini menjadi persilangan antara ruang baca, ruang temu, dan ruang kreatif yang tumbuh dari cerita sederhana yang tidak pernah terencana.

“Sebenarnya tidak sengaja, saya bersama Azis bikin yayasan dan cari kantor di pusat kota yang kecil saja, dan alhamdulilah nemu tempatnya ‘kegedean’."

"Kebetulan saya berkeinginan untuk punya kafe dan toko buku," cerita pemilik Studio Damai, Redo Nomadore kepada Kompas.com, Selasa (13/1/2026) siang.

"Nah, akhirnya koleksi saya yang kebetulan jualan online juga saya bawa ke sini, dan akhirnya bikin ‘kafe-kafean’ ini,” imbuhnya.

Baca juga: Buku Baru Jagat Literasi, Menghidupkan Jumat Literasi di SDN 2 Banaran

Dari ruang yang kelebihan luas itulah, ide memindahkan koleksi buku pribadi mulai muncul. Buku-buku yang sebelumnya hanya beredar lewat toko daring akhirnya mendapat "rumah baru".

“Dari awal sebenarnya konsepnya toko buku yang ada kafenya karena saya punya toko buku online dulu awalnya, lalu saya umumkan bahwa ada toko offline nya sekarang bisa sambil ngopi,” tutur pria berusia 37 tahun itu.

Ia sejak awal menolak mengunci Studio Damai dalam satu identitas, sebab baginya tempat yang berada di Jalan Joyoboyo Nomor 36 ini lebih tepat disebut ruang.

“Tempatnya bisa untuk apa saja lah, karena mindset ku sebenarnya konsepnya space saja, jadi bisa dibuat apa saja."

"Waktu opening juga ada pameran seni, makanya namanya bukan kafe atau bookstore, tapi studio karena multifungsi,” sambung dia.

Termasuk dalam pilihan kata “studio” mencerminkan fleksibilitas. Di ruang ini, orang bisa membaca, berdiskusi, mengerjakan tugas, atau sekadar duduk lama tanpa target apa pun.

Suasana tempat membaca dan ngopi, Studio Damai yang terletak di kawasan Joyoboyo Surabaya, Jawa Timur.  KOMPAS.COM/SUCI RAHAYU Suasana tempat membaca dan ngopi, Studio Damai yang terletak di kawasan Joyoboyo Surabaya, Jawa Timur.

Buku Tua, Langka, dan Bernilai Sejarah

Di sisi lain, yang membuat Studio Damai berbeda dari yang lain adalah koleksinya. Ia mengurasi buku-buku tua dan langka yang tidak mudah ditemui di tempat lain. 

Apalagi seluruh buku yang tersedia merupakan buku bekas. Dengan rentang usia yang ekstrem, mulai dari terbitan paling tua pada tahun 1819 silam.

“Spesialisasi buku-buku tua dan langka, First edition, kalau untuk genre macem-macem mulai sejarah, sosial politik dan buku-buku natural sains dan ilustrasi."

"Kita juga punya koleksi peta-peta tua, poster-poster tua ya yang vintage ya,” ujar Redo Nomadore.

Halaman:
Baca tentang


Terkini Lainnya
BGN Ancam Tutup Dapur MBG yang Tak Beli Telur dari Peternak
BGN Ancam Tutup Dapur MBG yang Tak Beli Telur dari Peternak
Surabaya
Pecel Jawa Timur Masuk 7 Salad Terbaik Dunia Versi TasteAtlas
Pecel Jawa Timur Masuk 7 Salad Terbaik Dunia Versi TasteAtlas
Surabaya
Muncul Dugaan Korban Lain, Oknum TNI AL Juga Aniaya Lansia di Situbondo, Takut Melapor
Muncul Dugaan Korban Lain, Oknum TNI AL Juga Aniaya Lansia di Situbondo, Takut Melapor
Surabaya
Kloter Pertama Haji Tiba di Juanda, Satu Jemaah Meninggal di Arab Saudi
Kloter Pertama Haji Tiba di Juanda, Satu Jemaah Meninggal di Arab Saudi
Surabaya
6 SPPG di Lumajang Ditutup Sementara, Salah Satunya Pernah Viral karena Menu MBG Diduga Berulat
6 SPPG di Lumajang Ditutup Sementara, Salah Satunya Pernah Viral karena Menu MBG Diduga Berulat
Surabaya
Cerita Burger di Surabaya yang Satukan Budaya Amerika dan Madura
Cerita Burger di Surabaya yang Satukan Budaya Amerika dan Madura
Surabaya
Mediasi Lapangan Padel Diduga Serobot Sungai di Surabaya, Camat Sebut Tuntas
Mediasi Lapangan Padel Diduga Serobot Sungai di Surabaya, Camat Sebut Tuntas
Surabaya
Peternak Blitar Bagikan 1 Juta Telur Gratis, Protes Harga Anjlok dan Pakan Mahal
Peternak Blitar Bagikan 1 Juta Telur Gratis, Protes Harga Anjlok dan Pakan Mahal
Surabaya
Wacana Penghapusan Guru Honorer, Bupati Lumajang: Ada Rekrutmen ASN
Wacana Penghapusan Guru Honorer, Bupati Lumajang: Ada Rekrutmen ASN
Surabaya
Alami Tekanan Darah Tinggi, 2 Jemaah Haji Asal Lumajang Meninggal di Mekkah
Alami Tekanan Darah Tinggi, 2 Jemaah Haji Asal Lumajang Meninggal di Mekkah
Surabaya
Harga Telur Jatuh, Bupati Blitar: Peternak Kecil Butuh Pertolongan Pusat
Harga Telur Jatuh, Bupati Blitar: Peternak Kecil Butuh Pertolongan Pusat
Surabaya
Prediksi Hari Tanpa Hujan Selama Juni 2026 dan Daerah yang Terdampak
Prediksi Hari Tanpa Hujan Selama Juni 2026 dan Daerah yang Terdampak
Surabaya
Daop 8 Surabaya 'Blacklist' 9 Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta
Daop 8 Surabaya "Blacklist" 9 Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta
Surabaya
Nasi Tempong Banyuwangi Masuk Menu Kereta Api, Sambal Pedasnya Jadi Buruan Penumpang
Nasi Tempong Banyuwangi Masuk Menu Kereta Api, Sambal Pedasnya Jadi Buruan Penumpang
Surabaya
Wisatawan Serbu Pasar Klojen Malang Saat Libur Panjang, Pedagang Banjir Orderan
Wisatawan Serbu Pasar Klojen Malang Saat Libur Panjang, Pedagang Banjir Orderan
Surabaya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau