SEMARANG, KOMPAS.com – Kerusakan jalan di ruas Cepu-Randublatung di Kabupaten Blora, Jawa Tengah diprotes warga dengan penanam ratusan pohon pisang.
Menanggapi aksi itu, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) mengeklaim telah menyiapkan Rp 5,2 miliar untuk penanganan jalan rusak.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Jawa Tengah, Henggar Budi Anggoro mengatakan, usai aksi warga menurunkan material di jalan rusak, pihaknya telah melakukan penanganan darurat dengan memadatkan jalan menggunakan alat berat.
“Memang kemarin ada permasalahan di sana sehingga masyarakat sampai menurunkan kurang lebih sekitar 10 dump truk material. Setelah mereka melakukan aksi itu, langsung kita lakukan perkerasan dengan melakukan pemadatan dari material yang mereka kirim,” kata Henggar saat dikonfirmasi, Senin (1/6/2026).
Baca juga: Warga Randublatung Blora Tanam Puluhan Pohon Pisang di Jalan Provinsi yang Rusak Berlubang
Dia mengatakan, pemadatan dilakukan dengan baby roller dan stamper untuk menekan dampak kerusakan yang selama ini dikeluhkan masyarakat.
“Mudah-mudahan ke depan permasalahan itu tidak akan terjadi lagi,” lanjutnya.
Untuk jangka panjang, Pemprov Jateng telah menyiapkan anggaran Rp 5,276 miliar untuk perbaikan permanen ruas jalan tersebut.
Dia menyebut perbaikan memasuki tahapan pelelangan sehingga pekerjaan fisik dapat segera dimulai.
“Alokasi yang ada di kami kurang lebih Rp 5,276 miliar. Saat ini segera masuk pelelangan dan mudah-mudahan bisa cepat terlaksana,” bebernya.
Baca juga: Usai Coba Kabur dari Penjara, Brigadir AKS Tewas di Sel Khusus Lapas Palangka Raya
Sejumlah pohon pisang ditanam di ruas jalan Provinsi Randublatung - Cepu di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, Minggu (31/5/2026)Henggar menuturkan, mulanya rencana penanganan jalan hanya sepanjang 500 meter. Akan tetapi Gubernur Jawa Tengah mendukung agar pekerjaan diperluas.
“Kalau tidak ada pelebaran kanan dan kiri 50 sentimeter, mungkin nanti bisa bertambah panjang lagi,” lanjutnya.
Lebih lanjut, usulan perbaikan untuk tiga ruas jalan lainnya di Kabupaten Blora melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) juga masih diupayakan agar mendapat dukungan pemerintah pusat.
“Ini nantinya akan kita usulkan ke Inpres Jalan Daerah. Mudah-mudahan semuanya dapat terlaksana dengan baik karena kewenangannya ada di kementerian,” katanya.
Ia menegaskan Pemprov Jateng selama ini terus memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan di Kabupaten Blora.