PALEMBANG, KOMPAS.com — Foto penampakan pocong yang disebut muncul di kawasan Kecamatan Gandus, Palembang, Sumatera Selatan, sempat menghebohkan masyarakat.
"Setelah dilakukan pemeriksaan dan klarifikasi, yang bersangkutan mengakui bahwa foto pocong yang beredar di media sosial merupakan hasil editan menggunakan teknologi AI," kata Kapolsek Gandus AKP I Made Budi Harta, Senin (1/6/2026).
Menurut Made, polisi mengamankan seorang pemuda bernama Febrianto alias Ebi (23) yang diduga menyebarkan foto tersebut. Dari hasil pemeriksaan, Ebi mengaku foto yang viral merupakan hasil rekayasa menggunakan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Baca juga: Marak Teror Pocong di Jatim, Armuji: Lak Onok Pocong Tak Parani Temen
Sebelumnya, akun Instagram @palembang.eksis mengunggah foto yang menampilkan sosok menyerupai pocong berdiri di samping sebuah rumah di Jalan Anugerah Residence 3, Kecamatan Gandus, pada malam hari.
Foto tersebut memicu berbagai spekulasi di masyarakat. Bahkan, sempat muncul dugaan bahwa sosok tersebut merupakan pelaku kejahatan yang menyamar sebagai pocong untuk melakukan aksi perampokan.
Made mengatakan, pihaknya masih mendalami motif Ebi menyebarkan foto hasil rekayasa tersebut.
Meski demikian, ia menilai unggahan tersebut sempat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Foto tersebut sempat membuat masyarakat bertanya-tanya dan menimbulkan keresahan. Setelah kami lakukan pendalaman, ternyata foto itu bukan kejadian sebenarnya, melainkan hasil rekayasa digital menggunakan AI,” ujarnya.
Baca juga: Heboh “Pocong Begal” Masuk Permukiman di Bandung, Polisi Pastikan Hoaks
Menurut dia, klarifikasi perlu dilakukan agar masyarakat tidak lagi mempercayai informasi yang menyesatkan.
"Yang bersangkutan sudah mengakui perbuatannya dan menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat. Klarifikasi ini penting agar tidak ada lagi kesalahpahaman atau informasi yang menyesatkan di tengah masyarakat,” jelasnya.
Setelah menjalani pemeriksaan, Ebi menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas unggahan yang sempat viral tersebut.
Video permintaan maaf itu diunggah melalui akun Instagram @palembang.update.
"Terkait viralnya foto yang viral di media sosial di Gandus itu, itu fix editan dari AI. Saya pribadi meminta maaf atas keresahan masyarakat. Sekali lagi itu kesalahan dari saya pribadi. Itu tidak sengaja. Sekali lagi saya minta maaf," ujar Ebi dalam video klarifikasinya.
Ebi menegaskan bahwa foto pocong yang beredar di media sosial sepenuhnya merupakan hasil rekayasa menggunakan teknologi AI dan bukan kejadian yang sebenarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang