Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pertama Kali di Papua, AGG Indonesia Resmi Buka Sekolah Penerbangan di Biak Numfor

Kompas.com, 19 November 2025, 13:27 WIB
Roberthus Yewen,
Aloysius Gonsaga AE

Tim Redaksi

BIAK, KOMPAS.com - Manajemen Alpha Aviation Group (AAG) Indonesia resmi membuka kantor AAG Indonesia Flight Academy di Kabupaten Biak Numfor, Papua.

Pembukaan akademi penerbangan ini disambut baik Pemerintah Daerah Provinsi Papua, DPR Provinsi Papua dan Kadin Papua, yang menerima kunjungan manajemen AAG Indonesia pada Selasa (18/11/2025).

Direktur AAG Indonesia, Karin Item, menjelaskan alasan pemilihan Biak sebagai lokasi sekolah penerbangan.

Menurutnya, Biak memiliki landasan pacu yang panjang, kondisi wilayah yang datar serta dinilai aman untuk pelatihan penerbangan.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Penerbangan, AirNav Pasang Sistem Navigasi Modern di Bandara Banyuwangi

"Kami membuka sekolah pilot di Biak agar anak-anak Papua tidak perlu jauh ke luar daerah."

"Saat ini sudah dibuka kantor untuk penerimaan siswa baru dan kami menargetkan 50 siswa pertama mulai Januari 2026," ungkapnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Rabu (19/11/2025).

Karin menambahkan, keberadaan sekolah di Biak diharapkan dapat menekan biaya pendidikan sekaligus mencetak instruktur asli Papua.

Dari 50 siswa yang diterima, direncanakan 10 lulusan terbaik akan dipersiapkan sebagai instruktur penerbangan.

"Selain Papua, AAG Indonesia Flight Academy memiliki pusat di Batam dan telah beroperasi selama 13 tahun, serta memiliki cabang di Filipina, India dan Inggris," ujarnya.

Baca juga: Penerbangan Jember-Jakarta Kembali Beroperasi, Harga Tiket Lebih Mahal, Tembus Rp 2 Juta

Wakil Gubernur Papua, Aryoko AF Rumaropen, juga menyambut baik pembukaan akademi ini dan berkomitmen menindaklanjuti dukungan teknis bersama Dinas Pendidikan.

“Karena ini terkait pendidikan, kami berharap AAG Indonesia mampu memberi peluang lebih besar bagi anak Papua. Jika dulu harus ke luar Papua, kini bisa dijangkau lebih dekat,” ujarnya.

Aryoko memastikan akan melaporkan rencana pembukaan sekolah penerbangan tersebut kepada gubernur dan dinas terkait untuk mendorong dukungan kebijakan dan regulasi.

Ketua DPR Papua, Denny Henrry Bonai, menyampaikan apresiasi atas hadirnya sekolah penerbangan pertama di Tanah Papua.

"Kami mengucapkan terima kasih karena untuk pertama kalinya sekolah penerbangan hadir di Papua. Kami berharap para kepala daerah dapat mengirim putra-putri terbaik untuk mengikuti pendidikan penerbangan di Biak," ucapnya.

Baca juga: Desember, Bandara Dhoho Kediri Ditarget Siap Layani Penerbangan Umrah

Denny menilai kehadiran AAG Indonesia tidak hanya berdampak pada peningkatan SDM penerbangan, tetapi juga akan membuka peluang usaha dan menopang perputaran ekonomi daerah.

"AAG Indonesia juga menyampaikan rencana membantu rute penerbangan pendek seperti Biak–Manokwari, Sorong, dan Ambon, untuk mendukung sektor pariwisata," jelasnya.

Wakil Ketua I DPR Papua, Herlin Beatrix M Monim, menilai langkah ini sangat strategis bagi peningkatan konektivitas dan kemandirian SDM penerbangan di Papua.

“Papua memiliki topografi menantang sehingga pilot lokal yang memahami kondisi wilayah sangat penting. Biak juga berpotensi menjadi pusat logistik udara dan industri penerbangan,” katanya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Update Korban Ledakan Bom di Biak: 3 Orang Hilang, 18 Terluka, 56 Warga Mengungsi
Update Korban Ledakan Bom di Biak: 3 Orang Hilang, 18 Terluka, 56 Warga Mengungsi
Regional
Gerebek 15 Lokasi Penyulingan Miras di Sorong, 200 Liter Cap Tikus Disita
Gerebek 15 Lokasi Penyulingan Miras di Sorong, 200 Liter Cap Tikus Disita
Regional
Kisah Rumah Kopi Tikala Manado: Jaga Rasa sejak 1930, Dulu Tempat Singgah Tentara Belanda
Kisah Rumah Kopi Tikala Manado: Jaga Rasa sejak 1930, Dulu Tempat Singgah Tentara Belanda
Regional
Cegah Kasus di Posong Temanggung Terulang, Pemprov Jateng Benahi SOP Wisata di 35 Daerah
Cegah Kasus di Posong Temanggung Terulang, Pemprov Jateng Benahi SOP Wisata di 35 Daerah
Regional
Libur Panjang, Tempat Sewa Kebaya di Kota Lama Semarang Laris Manis Diserbu Wisatwan
Libur Panjang, Tempat Sewa Kebaya di Kota Lama Semarang Laris Manis Diserbu Wisatwan
Regional
11 WNA Terlibat Jaringan Penipuan Internasional di Solo Raya, Imigrasi Bakal Tindak Tegas
11 WNA Terlibat Jaringan Penipuan Internasional di Solo Raya, Imigrasi Bakal Tindak Tegas
Regional
Curhat Korban Bencana Aceh: Senang Dapat Hewan Kurban, Sedih Ekonomi Belum Pulih
Curhat Korban Bencana Aceh: Senang Dapat Hewan Kurban, Sedih Ekonomi Belum Pulih
Regional
4 Jemaah Haji Asal Lampung Wafat di Tanah Suci, Dua Meninggal Setelah Armuzna
4 Jemaah Haji Asal Lampung Wafat di Tanah Suci, Dua Meninggal Setelah Armuzna
Regional
Keluarga Korban Sebut Oknum TNI AL Juga Aniaya Lansia di Situbondo
Keluarga Korban Sebut Oknum TNI AL Juga Aniaya Lansia di Situbondo
Regional
Puluhan ASN Karawang Ketahuan Liburan Saat WFH, TPP Dipotong 25 Persen
Puluhan ASN Karawang Ketahuan Liburan Saat WFH, TPP Dipotong 25 Persen
Regional
Kasus Pelecehan Seksual ART di Rumah Bupati Konawe Selatan Diselesaikan Secara Adat, Bagaimana Nasib Korban?
Kasus Pelecehan Seksual ART di Rumah Bupati Konawe Selatan Diselesaikan Secara Adat, Bagaimana Nasib Korban?
Regional
Pencarian Korban Ledakan Bom PD II di Biak, 13 Potongan Tubuh Ditemukan
Pencarian Korban Ledakan Bom PD II di Biak, 13 Potongan Tubuh Ditemukan
Regional
Pelaku Curanmor Todongkan Senpi Rakitan ke Polisi, Tewas Ditembak di Tulangbawang
Pelaku Curanmor Todongkan Senpi Rakitan ke Polisi, Tewas Ditembak di Tulangbawang
Regional
Fakta Baru Ledakan di Biak, Tim Jibom Gegana Temukan Dua Proyektil dan Granat Modifikasi
Fakta Baru Ledakan di Biak, Tim Jibom Gegana Temukan Dua Proyektil dan Granat Modifikasi
Regional
Swari Tempuh 12 Jam demi Saksikan Timnas Indonesia di Piala AFF U-19
Swari Tempuh 12 Jam demi Saksikan Timnas Indonesia di Piala AFF U-19
Regional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Pertama Kali di Papua, AGG Indonesia Resmi Buka Sekolah Penerbangan di Biak Numfor
Akses penuh arsip ini tersedia di aplikasi KOMPAS.com atau dengan Membership KOMPAS.com Plus.
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Unduh KOMPAS.com App untuk berita terkini, akurat, dan terpercaya setiap saat