"Kemungkinan konferensi yang lagi rame kemarin mungkin tidak se-kompetitif organisasi selevel ASCO atau ESMO. Dan kayaknya pelakunya kok ya kreatif juga bisa coba-coba daftar, dan lolos pula," ucap Ahmad namun menyayangkan kreativitas oknum tersebut bukan mengarah ke hal positif.
Peneliti berinisial P tersebut diketahui lulus S2 dari ITB jurusan Matematika. Dosen Matematika FMIPA ITB, Prof. Hendra Gunawan, Ph.D. mengatakan memungkinkan saja bila lulusan Matematika melakukan penelitian lintas bidang.
"Kalau soal bidang, ada bidang pemodelan matematika untuk permasalahan dari bidang lain. Kasus yang bersangkutan lebih mengenai sikap dan nilai-nilainya, bukan soal bidangnya," kata Prof. Hendra melalui pesan singkat, Selasa (26/5/2026) malam.
"Masalahnya risetnya otentik apa tidak," ujarnya lagi.
Baca juga: Cabai Magda IPB Pedasnya 5 Kali Rawit, Gubes IPB Cerita Proses Penelitian hingga Kebutuhan Ekspor
Prof. Hendra berpendapat tindakan pelaku tidak patut. Ia menambahkan, saat ini Kaprodi Matematika ITB tengah menelaah kasus dugaan pemalsuan penelitian ini.
“Saya tidak bisa memberi pendapat lebih jauh tentang kasus ini, karena kasusnya saat ini juga masih sedang ditelaah oleh pejabat terkait di lingkungan ITB," kata Prof. Hendra.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang