
Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com
Sebab ketika kita berhenti melihat mereka, bisa jadi suatu hari mereka benar-benar hilang.
Kini pohon durian itu masih berdiri di halaman rumah. Koloni rangrang masih sibuk berjalan di batang dan dedaunannya.
Sesekali saya masih mencari bunglon kecil itu di tanaman sekitar. Kadang terlihat. Kadang tidak.
Namun dari situ saya memahami satu hal: ruang hijau bukan hanya tentang tanaman yang tumbuh, tetapi juga tentang kehidupan yang bergantung padanya.
Dan mungkin, sebelum semuanya benar-benar menghilang, kita perlu belajar kembali untuk lebih peka terhadap kehidupan-kehidupan kecil yang diam-diam masih bertahan di tengah kota.
Konten ini merupakan opini/laporan buatan blogger dan telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "Ketika Rangrang Datang, Bunglon Menyingkir"
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang