Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gedung Putih Rilis Rekam Medis Trump, Dokter: Memar di Tangan akibat Sering Berjabat Tangan

Kompas.com, 31 Mei 2026, 12:30 WIB
Inten Esti Pratiwi

Penulis

KOMPAS.com - Dokter Kepresidenan Amerika Serikat (AS) merilis memo resmi terkait hasil pemeriksaan medis rutin Presiden AS Donald Trump.

Dalam memo tersebut, Trump dinyatakan berada dalam kondisi kesehatan yang sangat baik, meskipun tim dokter memberikan catatan khusus agar sang presiden meningkatkan aktivitas fisik dan menurunkan berat badan.

Pemeriksaan kesehatan tahunan ini dilakukan di Rumah Sakit Militer Walter Reed di Bethesda, Maryland, dekat Washington, pada Selasa (26/5/2026).

Kunjungan medis ini menjadi sorotan tajam publik mengingat Trump merupakan presiden AS tertua yang pernah dilantik dan akan menginjak usia 80 tahun pada 14 Juni mendatang.

Hasil pemeriksaan tim dokter kepresidenan AS

Memo setebal tiga halaman yang ditandatangani oleh Dokter Trump, Kapten Angkatan Laut AS dr. Sean Barbabella, menegaskan bahwa fungsi organ vital sang presiden berfungsi dengan sangat normal dan kuat.

"Presiden Trump tetap dalam kondisi kesehatan yang sangat baik, menunjukkan fungsi jantung, paru-paru, neurologis, dan fisik secara keseluruhan yang kuat," kata Barbabella dalam memo yang dirilis Gedung Putih pada Jumat (29/5/2026) malam waktu setempat, dilansir dari The Guardian.

Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, Barbabella menyatakan bahwa Sang Presiden sepenuhnya layak dan fit untuk melaksanakan semua tugas sebagai panglima tertinggi dan kepala negara.

Pemeriksaan neurologis komprehensif juga menunjukkan status mental yang normal, termasuk hasil skrining yang menyatakan Trump bebas dari depresi dan kecemasan.

Meski demikian, tim dokter tetap memberikan saran preventif terkait gaya hidup pemimpin negara adidaya tersebut.

"Konseling pencegahan telah diberikan, termasuk panduan tentang diet, rekomendasi untuk mengonsumsi aspirin dosis rendah, peningkatan aktivitas fisik, dan penurunan berat badan berkelanjutan," sambung Barbabella.

Baca juga: Trump Minta Negosiator AS Tak Buru-buru Sepakati Perjanjian Baru dengan Iran, Mengapa?

Sorotan berat badan dan riwayat konsumsi obat

Data rekam medis terbaru menunjukkan adanya kenaikan berat badan yang cukup signifikan pada tubuh Donald Trump.

Saat ini, Trump memiliki tinggi badan 191 cm dengan berat badan mencapai 108 kilogram.

Angka ini menunjukkan kenaikan dibandingkan dengan berat badan yang diumumkan ke publik pada pemeriksaan medis tahunan terakhirnya pada April tahun lalu, yang berada di angka 101,6 kilogram.

Untuk menunjang kesehatannya, Trump yang berusia 79 tahun diketahui rutin mengonsumsi tiga jenis obat.

Dua jenis obat di antaranya ditujukan khusus untuk mengontrol kadar kolesterol di dalam tubuhnya, sedangkan obat ketiga adalah aspirin dosis rendah yang berfungsi sebagai pencegahan penyakit kardiovaskular (jantung).

Baca juga: Beda Aturan Main, Ini Alasan Kapal Rela Bayar Miliaran di Panama tapi Tolak Pajak di Selat Hormuz

Halaman:


Terkini Lainnya
Gaji Ke-13 Cair Mulai Hari Ini, Cek Daftar Penerima dan Besaran untuk PNS, PPPK, dan Pensiunan
Gaji Ke-13 Cair Mulai Hari Ini, Cek Daftar Penerima dan Besaran untuk PNS, PPPK, dan Pensiunan
Tren
Prakiraan Cuaca BMKG: Cek Wilayah yang Akan Hujan Lebat Hari Ini dan Besok
Prakiraan Cuaca BMKG: Cek Wilayah yang Akan Hujan Lebat Hari Ini dan Besok
Tren
Iran Murka, Anggap Serangan Israel di Lebanon Langgar Gencatan Senjata dengan AS dan Ancam Tak Akan Toleransi
Iran Murka, Anggap Serangan Israel di Lebanon Langgar Gencatan Senjata dengan AS dan Ancam Tak Akan Toleransi
Tren
[POPULER TREN] Cara Judol Jebak Anak lewat Game | Gaji Ke-13 ASN Cair Hari Ini
[POPULER TREN] Cara Judol Jebak Anak lewat Game | Gaji Ke-13 ASN Cair Hari Ini
Tren
BRIN Usul Sanksi Tukin ASN Dipotong dan Tunda BPJS, Kalau Abai Urusan Sampah
BRIN Usul Sanksi Tukin ASN Dipotong dan Tunda BPJS, Kalau Abai Urusan Sampah
Tren
3 Bansos Cair Juni 2026, Masyarakat Bisa Cek Status Penerima secara Online
3 Bansos Cair Juni 2026, Masyarakat Bisa Cek Status Penerima secara Online
Tren
Jumlah Pohon di Bumi Lebih Banyak daripada Bintang di Bima Sakti, Berapa Banyak?
Jumlah Pohon di Bumi Lebih Banyak daripada Bintang di Bima Sakti, Berapa Banyak?
Tren
Cara Mengusir Lembing Hitam, Hama Padi yang Kerap Masuk ke Rumah
Cara Mengusir Lembing Hitam, Hama Padi yang Kerap Masuk ke Rumah
Tren
Prajogo Pangestu Kembali ke Puncak, Siapa Saja 10 Orang Terkaya RI Awal Juni 2026?
Prajogo Pangestu Kembali ke Puncak, Siapa Saja 10 Orang Terkaya RI Awal Juni 2026?
Tren
Link Live Streaming Indonesia Vs Myanmar di Piala AFF U19 2026, Kick-off Pukul 20.00 WIB
Link Live Streaming Indonesia Vs Myanmar di Piala AFF U19 2026, Kick-off Pukul 20.00 WIB
Tren
Kisah Haru Anak WNI di Malaysia, Jual Kue di Usia 10 Tahun demi Bertahan Hidup dan Ingin Sekolah
Kisah Haru Anak WNI di Malaysia, Jual Kue di Usia 10 Tahun demi Bertahan Hidup dan Ingin Sekolah
Tren
Karier Hanya Seumur Jagung, Mengapa Gen Z Banyak yang Dipecat Padahal Baru Mulai Bekerja?
Karier Hanya Seumur Jagung, Mengapa Gen Z Banyak yang Dipecat Padahal Baru Mulai Bekerja?
Tren
Mewarnai dan Menggambar Ternyata Sangat Berguna bagi Anak 1-5 Tahun, Ini Penjelasan Dokter
Mewarnai dan Menggambar Ternyata Sangat Berguna bagi Anak 1-5 Tahun, Ini Penjelasan Dokter
Tren
Brasil Periksa 2 Pasien Suspek, Akankah Jadi Kasus Ebola Pertama di Luar Afrika?
Brasil Periksa 2 Pasien Suspek, Akankah Jadi Kasus Ebola Pertama di Luar Afrika?
Tren
2 Kelompok ASN yang Tak Akan Ditransfer Gaji Ke-13 Per 2 Juni 2026
2 Kelompok ASN yang Tak Akan Ditransfer Gaji Ke-13 Per 2 Juni 2026
Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau