Penulis
JAKARTA, KOMPAS.com - Seperti apa makanan Mediterania dan bagaimana rasanya? Untuk diketahui, wilayah Mediterania mencakup beberapa negara yang ada di sekitar Laut Mediterania, antara lain Spanyol, Perancis, Italia, dan Turkiye.
Menurut Executive Sous Chef Pullman Jakarta Central Park, Roni Irawan, makanan Mediterania punya herbs (rempah-rempah) yang khas, berbeda dengan Indonesia.
Baca juga:
"(Makanan) khas Mediterranean itu memang bumbunya berbeda dengan apa yang kita (Indonesia) punya. Setiap negara punya ciri khas masing-masing," tutur Roni usai acara Mediterranean Grill Dinner di Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026).
Chef Roni menambahkan, pihaknya harus mengimpor sejumlah bahan karena tidak tersedia di Tanah Air. Ia pun mencontohkan beberapa bahan, seperti paprika bubuk dan cumin (jintan) yang lebih kuat rasanya.
Baca juga:
Executive Sous Chef Pullman Jakarta Central Park, Roni Irawan (kiri) saat memasak foie gras (hati angsa) dalam Mediterranean Grill Dinner di Pullman Jakarta Central Park, Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026).Pada acara malam itu, makanan yang disajikan lebih ke arah French Mediterranean, atau ada sentuhan makanan Perancis.
Beberapa menu yang disajikan, antara lain Beef Bourguignon, Pan-Fried Foie Gras on Brioche, Raclette Cheese, Lamb Tagine, dan Fish Meuniere.
Pan-Fried Foie Gras on Brioche, misalnya, terdiri dari hati angsa yang dimasak dan diberi cranberry marmalade, lalu ditata di atas roti brioche. Rasa yang pertama menyentuh lidah saya adalah asam-manis cranberry marmalade, disusul lembutnya foie gras dan renyahnya brioche.
Kemudian, Fish Meuniere berupa ikan salmon yang dimasak menggunakan rempah dan mentega. Rasa mentega cukup lembut, seimbang dengan rasa dan tekstur ikan.
Salmon Meuniere yang disajikan dalam Mediterranean Grill Dinner di Pullman Jakarta Central Park, Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026).Lantas, adakah kesulitan dalam memasak makanan Mediterania? Jawaban Chef Roni adalah waktu.
"Jadi memang untuk mendapatkan bumbu yang meresap itu membutuhkan waktu. Kayak gitu kesulitannya yang pertama. Yang kedua ya mendapatkan bumbu-bumbu tersebut," tutur dia.
Menurut dia, sulit mencari pengganti bumbu-bumbu tersebut karena cita rasanya akan berbeda.
Tidak hanya itu, makanan Mediterania juga ada yang dimasak menggunakan tagine atau wadah dari tanah liat.
"Trik khususnya memang prosesnya saja yang cukup lama karena untuk menghasilkan rasa biar keluar dari herbs-nya itu sendiri," tutur dia.
Baca juga: