Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

10 Jenis Soto di Indonesia yang Wajib Dicoba, Hangat dan Kaya Rempah

Kompas.com, 9 April 2026, 20:25 WIB
Devi Ramadhany,
Ni Nyoman Wira Widyanti

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Soto termasuk repsresentasi keberagaman kuliner Indonesia. Sabang sampai Merauke, soto hadir dengan variasi rasa, bahan, dan cara penyajian yang berbeda-beda, sesuai karakteristik daerah asalnya.

Meski demikian, soto umumnya identik dengan kuah hangat, isian yang beragam, serta aroma rempah yang khas dan menggugah selera.

Baca juga:

Dilansir dari laman Kementerian Pariwisata, pemerintah mempromosikan soto ke mancanegara melalui program Indonesia Spice Up The World (ISUTW) sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan kuliner Indonesia ke dunia.

Berikut berbagai jenis soto dari sejumlah daerah di Indonesia yang bisa jadi rekomendasi kuliner.

Aneka jenis soto di Indonesia

1. Soto betawi

Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan.SHUTTERSTOCK/Ariyani Tedjo Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan.

Keunikan soto betawi terletak pada kuahnya yang menggunakan santan sehingga menghasilkan rasa gurih yang kental dan kaya.

Isian soto Betawi biasanya berupa potongan daging sapi, ditambah jeroan seperti babat atau paru yang dimasak hingga empuk.

Seiring dengan berkembangnya zaman, muncul pula variasi soto betawi dengan kuah susu yang menawarkan rasa lebih ringan, tetap gurih.

Penyajiannya dilengkapi dengan irisan tomat, daun bawang, bawang goreng, dan emping. Tidak ketinggalan ada acar, perasan jeruk nipis, serta sambal untuk menambah kesegaran dan sensasi pedas sesuai selera.

Baca juga: Mencoba Soto Lenthok di Yogyakarta, Disajikan dengan Perkedel Singkong dan Kemangi

2. Soto lenthok

Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto lenthok.KOMPAS.com/ Lea Lyliana Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto lenthok.

Dari Yogyakarta, soto lenthok menjadi salah satu kuliner tradisional yang cukup legendaris selain gudeg.

Ciri khas utama hidangan ini adalah lenthok, olahan ketela pohon yang dihaluskan dan dibumbui, kemudian dibentuk menyerupai perkedel. Lenthok memberikan tekstur unik sekaligus rasa gurih yang berbeda. 

Dalam penyajiannya, lenthok dipotong-potong lalu disajikan bersama suwiran ayam, bihun, dan taoge.

Semua bahan tersebut kemudian disiram dengan kuah bening yang ringan sehingga menciptakan perpaduan rasa yang sederhana, tapi tetap nikmat.

Baca juga: Resep Soto Seger Boyolali, Pakai Kuah Kaldu Bening

3. Soto boyolali

Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto boyolali.dok.Soto Seger Boyolali Hj Amanah Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto boyolali.

Soto boyolali atau yang sering disebut soto seger berasal dari Boyolali, Jawa Tengah.

Soto ini dikenal dengan kuahnya yang bening tanpa tambahan kunyit sehingga warnanya lebih jernih dibandingkan soto lain. Rasanya cenderung ringan dan segar.

Dalam penyajiannya, soto boyolali biasanya dilengkapi daging ayam atau daging sapi, serta tambahan seperti soun, taoge, seledri, dan suwiran ayam.

Hidangan ini kerap disantap bersama gorengan atau sate-satean sebagai pelengkap.

Baca juga: Resep Coto Makassar Khas Sulawesi Selatan, Kuah Gurih yang Menghangatkan

4. Coto makassar

Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya coto makassar.Dok. Shutterstock/adamandthebrothers Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya coto makassar.

Coto makassar termasuk kuliner khas Sulawesi Selatan yang wajib dicicipi.

Berbeda dari soto lainnya, coto makassar menggunakan kuah berbahan dasar kacang tanah yang dihaluskan sehingga bertekstur kental dengan rasa gurih yang kuat.

Isian coto makassar biasanya berupa jeroan dan daging sapi yang dimasak hingga empuk.

Hidangan ini disajikan dengan taburan kacang goreng, daun bawang, seledri, dan bawang goreng, serta disantap bersama ketupat atau buras.

Baca juga: Resep Soto Mie Bogor, Hidangan Hangat dan Lezat untuk Sahur

5. Soto mi bogor

Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto mi bogor.canva.com Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto mi bogor.

Soto mi bogor menggunakan mie kuning sebagai karbohidrat utama, dipadukan dengan potongan daging sapi, kikil, dan risol yang menjadi ciri khasnya.

Kuahnya berupa kaldu panas yang cenderung pedas, memberikan sensasi hangat yang cocok dinikmati saat cuaca dingin atau hujan.

Soto ini lebih segar bila ditambah perasan jeruk nipis, serta ada pula tempat makan yang menyajikan menu ini bersama sepiring nasi.

Baca juga: Resep Soto Lamongan Kuah Bening, Rasanya Lezat dan Gurih


6. Soto lamongan

Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto lamongan.Dok. Shutterstock/Siti Mutmainah Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto lamongan.

Sesuai namanya, soto ini berasal dari Lamongan, Jawa Timur. Jenis soto ini termasuk soto yang populer di Indonesia.

Hidangan ini memiliki kuah bening tanpa santan, tapi tetap kaya rasa berkat penggunaan bumbu rempah yang khas.

Isian soto Lamongan meliputi taoge, kol, seledri, telur rebus, dan suwiran ayam. Penyajiannya juga dilengkapi dengan bawang goreng dan sambal sebagai pelengkap.

Baca juga: Soto Tauto, Kuliner Khas Pekalongan yang Banyak Diburu

7. Soto tauto

Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto tauto.KOMPAS.com / WAHYU ADITYO PRODJO Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto tauto.

Soto tauto merupakan kuliner khas Pekalongan, Jawa Tengah, yang memiliki cita rasa unik.

Nama “tauto” berasal dari gabungan kata tauco dan soto, yang merujuk pada penggunaan bumbu tauco dalam kuahnya. Tauco memberikan rasa khas berupa perpaduan gurih, manis, dan sedikit asam.

Isian soto ini dapat berupa daging sapi atau ayam, serta tambahan jeroan seperti babat dan paru. Perasan jeruk nipis biasanya ditambahkan untuk memberikan sensasi segar.

Baca juga: Resep Soto Banjar Komplet untuk 8 Porsi

8. Soto banjar

Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto banjar.https://pesona.travel Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto banjar.

Soto banjar berasal dari Kalimantan Selatan. Soto ini memiliki kuah yang relatif ringan, tapi kaya akan rempah sehingga tetap memberikan rasa yang kompleks.

Soto banjar biasanya disajikan dengan nasi atau lontong banjar yang berbentuk segitiga, menjadikannya berbeda dari soto di daerah lain.

Baca juga: Resep Soto Padang, Menu Berkuah untuk Akhir Pekan

9. Soto padang

Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto padang.SHUTTERSTOCK/ARIYANI TEDJO Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto padang.

Soto padang biasanya bisa ditemui di rumah makan padang. Soto ini menggunakand aging sapi yang sebelumnya digoreng, lalu disajikan di atas bihun dan perkedel.

Setelah itu, kuah panas disiramkan ke dalam mangkuk.

Sebagai pelengkap, soto padang biasanya disajikan dengan irisan seledri, bawang goreng, sambal, serta kerupuk merah khas Padang.

Baca juga: Resep Soto Medan ala Kaki Lima

10. Soto medan

Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto medan.Dok. Sajian Sedap Dari soto betawi hingga soto medan, aneka jenis soto di Indonesia hadir dengan kuah hangat dan cita rasa khas, cocok dinikmati saat musim hujan. Salah satunya soto medan.

Soto medan dikenal dengan kuah santannya yang kental serta kaya rempah.

Berbeda dari banyak soto lain yang berkuah bening, soto medan memiliki warna kuning kehijauan dari campuran santan dan bumbu seperti kunyit, serai, lengkuas, dan daun jeruk.

Isian soto ini bervariasi, mulai dari dagin ayam, daging sapi, hingga udang. Penyajiannya dilengkapi dengan bihun, kentang goreng, telur rebus, serta tambahan emping atau kerupuk.

Dengan beragam variasi yang dimiliki, soto tidak hanya menjadi hidangan penghangat tubuh saat musim hujan, tapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan tradisi kuliner Indonesia yang terus berkembang dari waktu ke waktu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau