Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Internet Aceh Pulih 95 Persen, Menkomdigi Fokus Tuntaskan Gangguan Sinyal di Tamiang hingga Gayo Lues

Kompas.com, 28 Desember 2025, 17:03 WIB
Cristison Sondang Pane,
Novita Rahmawati

Tim Redaksi

MEDAN, KOMPAS.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Republik Indonesia, Meutya Hafid, akan mempercepat pemulihan jaringan telekomunikasi di daerah terdampak banjir dan longsor di Provinsi Aceh.

Daerah yang belum pulih secara keseluruhan yaitu Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tamiang dan Gayo Lues. Percepatan pemulihan ini juga harus disertai dengan suplay arus listrik.

"Memang masih ada PR (Pekerkaan Rumah) yang masih kurang. Sekitar 60-80 persen, ini tergantung pada kondisi atau suplay arus listrik," kata Meutya saat melepas bantuan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara, Minggu (28/12/2025).

Baca juga: Bupati Aceh Utara Soroti Salah Pola Distribusi Bantuan 2.000 Ton Beras untuk Korban Banjir

Lebih lanjut Meutia menjelaskan, pada prinsipnya, angka pemulihan jaringan telekomunikasi sudah di atas 70 persen, terendah 60 persen. 

Namun ada beberapa wilayah yang pemulihannya sudah menyentuh angka 80 persen.

"Inilah PR yang ingin kita lihat langsungdan apa-apa lagi yang bisa kita dilakukan untuk mempercepat tiga daerah tersebut," ucap Meutya.

Namun demikian, Meutya memastikan per hari ini untuk keseluruhan Aceh, konektivitas jaringan telekomunikasi yang sudah pulih di atas 95 persen.

Baca juga: Komdigi Kirim 118 Tangki Air Bersih Hingga Bangun 33 Sumur Bor untuk Percepatan Pemulihan Aceh

Tapi untuk saat uptime atau saat internet diakses secara optimal oleh pengguna, kurang lebih 91 persen untuk seluruh Aceh.

"Sekali lagi untuk keseluruhan Aceh terutama di Banda Aceh, kurang lebih sudah 98-99 persen," tutur Meutya.

Pada kesempatan itu, Meutya juga menyampaikan bantuan yang dikirim ke Aceh Tamiang yaitu air bersih.

Bantuan akan disampaikan ke pemerintah setempat untuk disalurkan ke warga yang terdampak.

Baca juga: LBH Minta TNI Tak Sikapi Aksi Massa di Aceh Pakai Kekerasan, Fokus Saja Tangani Bencana

"Kalau ke lokasi harus bawa bantuan. Kami hari ini akan berangkat dan membawa total 118 tangki air bersih, masing-masing berisi 8000 liter," kata Meutya saat melepas bantuan di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Proses pemberangkatan truk tangki air bersih tersebut dimulai pada Minggu (28/12/2025) dan akan berlangsung sepekan kedepan.

Selain air bersih, Meutya merinci bantuan yang dikirim, antara lain obat-obatan, pakaian baru sebanyak 3000, alat ibadah 1500, tenda dengan MCK (mandi, cuci, kakus) 60, kelambu 500, eskavatator ada 3 unit dan pembuatan 33 sumur bor.

Ulurkan tanganmu membantu korban banjir di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Di situasi seperti ini, sekecil apa pun bentuk dukungan dapat menjadi harapan baru bagi para korban. Salurkan donasi kamu sekarang dengan klik di sini



Terkini Lainnya
Pelatih Myanmar Sebut Atmosfer Stadion Jadi Tantangan saat Dikalahkan Timnas U19 Indonesia
Pelatih Myanmar Sebut Atmosfer Stadion Jadi Tantangan saat Dikalahkan Timnas U19 Indonesia
Medan
Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Nilai Permainan Timnas U19 Masih Jauh dari Harapan
Menang 3-0 atas Myanmar, Nova Arianto Nilai Permainan Timnas U19 Masih Jauh dari Harapan
Medan
Duduk Perkara Korban Pencurian Sawit Malah Dilaporkan Balik, Dituduh Aniaya Terduga Pencuri
Duduk Perkara Korban Pencurian Sawit Malah Dilaporkan Balik, Dituduh Aniaya Terduga Pencuri
Medan
Pemilik Kebun Sawit di Deli Serdang Tangkap Pencuri, Malah Dilaporkan Balik
Pemilik Kebun Sawit di Deli Serdang Tangkap Pencuri, Malah Dilaporkan Balik
Medan
IRT di Labuhanbatu Diduga Dianiaya Mertua Sang Anak, Kasus Dilaporkan ke Polisi
IRT di Labuhanbatu Diduga Dianiaya Mertua Sang Anak, Kasus Dilaporkan ke Polisi
Medan
Cerita IRT di Medan, Temukan Motornya yang Hilang 3 Bulan dari TikTok
Cerita IRT di Medan, Temukan Motornya yang Hilang 3 Bulan dari TikTok
Medan
Emosi Cekcok dengan Istri, Pria di Toba Bakar Rumah Mertua
Emosi Cekcok dengan Istri, Pria di Toba Bakar Rumah Mertua
Medan
Polisi Razia 2 Diskotik di Sergai, 27 Orang Positif Narkoba
Polisi Razia 2 Diskotik di Sergai, 27 Orang Positif Narkoba
Medan
Mobilnya Ditabrak Sindikat Pencuri Motor, 2 Personel Polda Sumut Terluka
Mobilnya Ditabrak Sindikat Pencuri Motor, 2 Personel Polda Sumut Terluka
Medan
Kronologi Terbongkarnya Gudang 136 Motor Curian, 2 Pelaku Ditangkap di Deli Serdang
Kronologi Terbongkarnya Gudang 136 Motor Curian, 2 Pelaku Ditangkap di Deli Serdang
Medan
Tak Ada Kasasi Kasus Pembunuhan Anaknya Picu Amarah Lenny, Kritik Kinerja Oditur dan Sistem Peradilan Militer
Tak Ada Kasasi Kasus Pembunuhan Anaknya Picu Amarah Lenny, Kritik Kinerja Oditur dan Sistem Peradilan Militer
Medan
Polisi Tangkap 2 Petugas PLN Gadungan Saat Curi Kabel di Tebing Tinggi
Polisi Tangkap 2 Petugas PLN Gadungan Saat Curi Kabel di Tebing Tinggi
Medan
Polrestabes Medan Gerebek 8 Gudang Berisi 136 Kendaraan Diduga Curian, 2 Pelaku Diringkus
Polrestabes Medan Gerebek 8 Gudang Berisi 136 Kendaraan Diduga Curian, 2 Pelaku Diringkus
Medan
Awal Mula Kasus Anggota TNI Aniaya Anak SMP hingga Tewas di Medan, Tak Dipecat dan Divonis 10 Bulan
Awal Mula Kasus Anggota TNI Aniaya Anak SMP hingga Tewas di Medan, Tak Dipecat dan Divonis 10 Bulan
Medan
Gerebek Kampung Narkoba di Medan, Polisi Dilempari Batu hingga Bandar Sabu Apeng Kabur
Gerebek Kampung Narkoba di Medan, Polisi Dilempari Batu hingga Bandar Sabu Apeng Kabur
Medan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau