JENEPONTO, KOMPAS.com - Kasus seleksi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) yang viral lantaran diduga diwarnai kecurangan dibantah oleh kepala kesatuan bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan.
Bantahan ini muncul setelah salah satu peserta seleksi dinyatakan lulus dan masuk dalam seleksi tingkat nasional (seleknas), Sabtu (30/5/2026).
Keisha Ratu Utami, siswi kelas X.2 UPT sekolah menengah atas (SMA) Negeri 1 Jeneponto dinyatakan lulus seleksi Paskibraka tingkat propinsi Sulawesi Selatan dan selanjutnya akan mengikuti seleksi Paskibraka tingkah nasional.
"Alhamdulillah berkat perjuangan dan peran para pendidik, saya dinyatakan lulus seleksi Paskibraka pada tingkat propinsi dan selanjutnya mengikuti seleksi pada tingkat nasional," kata Keisha yang dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat.
Keisha merupakan anak dari pasangan Samsumar dan Dewi Amelia asal Desa Bontomatene, Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto.
Lulusnya Keisha merupakan prestasi membanggakan bagi masyarakat Jeneponto. Pasalnya Keisha merupakan satu-satunya siswa dari Kabupaten Jeneponto yang pertama kali lulus seleksi ke tingkat nasional.
Kepala sekolah SMA Negeri 1 Jeneponto, Syamsuani Syam, mengaku hal tersebut menjadi kebanggaan sekolah. Ia menyampakannya saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon pada Sabtu (30/5/2026).
Baca juga: Soal Dugaan Titipan dalam Seleksi Paskibraka, Kesbangpol Sulsel: Penilaian Mutlak dari Pusat
"Untuk pertama kalinya ada siswa dari Kabupaten Jeneponto yang bisa lulus seleksi Paskibraka ke tingkat nasional dan ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi sebagai warga Kabupaten Jeneponto dan khususnya kami dari SMA Negeri 1 Jeneponto," ujar Syamsuani.
Sebelumnya, seleksi Paskibraka tingkat propinsi Sulawesi Selatan menuai sorotan setelah salah satu peserta asal Makassar mengeluhkan dan menuding bahwa dirinya tiba-tiba dikeluarkan dari seleksi tingkat propinsi.
Padahal dirinya dinyatakan telah lulus dan namanya sudah masuk tiga besar untuk mengikuti seleksi tingkat nasional.
Panitia seleksi Paskibraka Sulawesi Selatan menyatakan bahwa ada 5 peserta sebagai perwakilan Sulsel untuk mengikuti seleksi Paskibraka tingkat nasional.
Baca juga: Kesbangpol Sebut Polemik Siswi Makassar Dicoret dari Paskibraka Istana Dipicu Salah Paham
Mereka adalah Keisha Ratu Utami dari Kabupaten Jeneponto, Afif Faturrahman dari Makassar, Juan Pablo dari Parepare dan Naura Dwi Maharani dari Kabupaten Gowa serta Taswina Putri dari Kabupaten Bone.
Pihak pemerintah propinsi Sulawesi Selatan juga telah membantah bahwa proses seleksi calon Paskibraka diwarnai kecurangan dan mengaku bahwa seleksi tersebut telah berjalan sesuai aturan yang berlaku.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang