KOMPAS.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis pembaruan data Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 2024 pada 15 Mei 2025.
Hasilnya, Kota Yogyakarta mencatatkan IPM tertinggi di Pulau Jawa dengan nilai 88,77.
IPM merupakan indeks komposit yang digunakan untuk mengukur kualitas hidup manusia.
Indeks ini disusun dari beberapa indikator utama, yaitu umur harapan hidup saat lahir, rata-rata lama sekolah, harapan lama sekolah, serta pengeluaran riil per kapita per tahun yang telah disesuaikan.
Baca juga: BPS: Mayoritas Pekerja Indonesia adalah Lulusan SD, Ini Rinciannya
Dalam rilis terbaru BPS, sejumlah kota di Pulau Jawa mencatatkan nilai IPM tinggi.
Kota Yogyakarta berada di peringkat pertama, diikuti beberapa kota besar lain serta satu wilayah kabupaten.
Berikut daftar 10 daerah dengan IPM tertinggi di Pulau Jawa:
Sementara itu, wilayah dengan capaian terendah di Pulau Jawa ditempati oleh Kabupaten Lebak dengan nilai IPM 65,86.
Baca juga: 10 Provinsi dengan Penggunaan Genteng Terbanyak di Indonesia, Ini Sebarannya Menurut Data BPS
Berdasarkan berita resmi statistik yang dirilis pada 5 November 2025, IPM Indonesia menunjukkan peningkatan dalam periode 2020 hingga 2025.
Pada 2025, IPM Indonesia tercatat sebesar 75,90, naik 0,88 poin dibandingkan 2024 yang sebesar 75,02.
Nilai tersebut menempatkan Indonesia dalam kategori IPM tinggi menurut klasifikasi United Nations Development Programme (UNDP).
Kategori IPM menurut UNDP terdiri dari:
Peningkatan IPM dipengaruhi oleh kenaikan indikator penyusunnya, yaitu:
Tangkapan layar capaian pembangunan manusia Indonesia dari data BPS 2025.Baca juga: Data BPS: 57,93 Persen Rumah Tangga di Indonesia Sudah Gunakan Atap Genteng
Mengacu pada data BPS, indeks pembangunan manusia tertinggi pada 2025 masih dipegang oleh DKI Jakarta dengan angka 85,05.
Di bawahnya ada Daerah Istimewa Yogyakarta dengan angka 82,48. Lalu disusul Kepulauan Riau dengan peningkatan status IPM dari tinggi menjadi sangat tinggi dengan angka 80,53.
Berikut daftar 10 provinsi dengan IPM tertinggi di Indonesia:
Sementara itu, kenaikan IPM tertinggi didapatkan oleh provinsi Jawa Barat sebesar 0,98 poin. Jawa Barat sendiri berada di posisi ke-15 dengan IPM 75,90.
Sementara itu, kenaikan terendah didapatkan oleh provinsi Papua Tengah sebesar 0,39 poin. Papua Tengah mengantongi IPM sebesar 60,64.
Baca juga: BPS: Jumlah Pengangguran Capai 7,46 Juta Orang pada Agustus 2025, Lulusan SMK Mendominasi
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangArtikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya