Editor
KOMPAS.com - Kredit Usaha Rakyat atau KUR BRI 2026 masih menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku UMKM yang membutuhkan tambahan modal usaha dengan bunga ringan.
Melalui program ini, pelaku usaha dapat mengajukan pinjaman sesuai kebutuhan, mulai dari nominal kecil hingga plafon lebih besar.
Baca juga: Tabel KUR BRI Terbaru Mei 2026, Pinjaman Rp 1 Juta-Rp 200 Juta, Berapa Angsuran Per Bulan?
Sebelum mengajukan pinjaman, calon debitur perlu memahami syarat, cara pengajuan, serta simulasi cicilan KUR BRI agar pembayaran angsuran tetap sesuai kemampuan usaha.
Calon debitur perlu memenuhi sejumlah persyaratan agar pengajuan KUR BRI 2026 dapat diproses oleh pihak bank.
Pendaftar harus merupakan Warga Negara Indonesia atau WNI.
Calon debitur juga harus berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah.
Pemohon wajib memiliki usaha produktif yang telah berjalan minimal 6 bulan.
Pendaftar tidak sedang menerima kredit produktif dari bank lain.
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi e-KTP dan Kartu Keluarga.
Calon debitur juga perlu menyiapkan surat izin usaha, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK), atau Surat Keterangan Usaha (SKU).
NPWP diperlukan untuk pengajuan pinjaman di atas Rp 50 juta.
Dalam kondisi tertentu, pihak bank dapat meminta jaminan tambahan sesuai hasil analisis kredit.
Pengajuan KUR BRI 2026 dapat dilakukan dengan datang langsung ke kantor cabang BRI terdekat.
Calon debitur perlu membawa dokumen persyaratan dan menyampaikan kebutuhan pinjaman sesuai kondisi usaha.
Selain melalui kantor cabang, pengajuan KUR BRI juga dapat dilakukan secara online melalui aplikasi BRImo.