Penulis
KOMPAS.com - Kalender Jawa masih digunakan oleh sebagian masyarakat sebagai pedoman untuk menentukan waktu berbagai kegiatan, terutama yang berkaitan dengan tradisi dan adat.
Salah satu unsur penting dalam penanggalan Jawa adalah weton dan neptu yang kerap dijadikan pertimbangan dalam menentukan hari baik untuk pernikahan, pindah rumah, selamatan, hingga kegiatan penting lainnya.
Berbeda dengan kalender Masehi, kalender Jawa menggunakan kombinasi hari dan pasaran dalam sistem perhitungannya.
Baca juga: Kalender Jawa Sepekan 18-24 Mei 2026: Lengkap dengan Weton, Pasaran, dan Hitungan Neptu
Mengutip laman resmi Universitas Negeri Surabaya (Unesa), weton merupakan gabungan antara hari lahir dan pasaran Jawa.
Masing-masing hari dan pasaran memiliki nilai neptu tersendiri.
Nilai neptu hari terdiri dari:
Sementara nilai neptu pasaran adalah:
Nilai weton diperoleh dari penjumlahan neptu hari dan pasaran.
Sebagai contoh:
Berikut Kalender Jawa Juni 2026 lengkap dengan weton, pasaran, dan nilai neptu:
Baca juga: Kalender Jawa Juni 2026 Lengkap dengan Weton, Pasaran, dan Neptu Setiap Hari
Pada Juni 2026, kalender Jawa mencakup peralihan dari bulan Besar tahun 1959 Jawa menuju bulan Sura tahun 1960 Jawa.
Tanggal 16 Juni 2026 menjadi awal 1 Sura 1960 Jawa dengan weton Selasa Wage dan neptu 7.
Hingga kini, weton dan neptu masih digunakan sebagian masyarakat Jawa sebagai pertimbangan dalam merencanakan berbagai kegiatan penting.
Selain menjadi penanda waktu, kalender Jawa juga dianggap sebagai bagian dari kearifan lokal dan tradisi budaya yang terus dijaga turun-temurun.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang