Penulis
KOMPAS.com - Pisau yang digunakan untuk memotong daging kurban sering meninggalkan bau prengus atau aroma amis yang cukup menyengat.
Bau prengus tersebut berasal dari sisa protein, lemak, dan cairan daging yang menempel pada mata pisau maupun gagangnya.
Jika tidak dibersihkan dengan benar, bau dapat bertahan cukup lama bahkan memicu pertumbuhan bakteri.
Karena itu, penting mengetahui cara membersihkan pisau dengan tepat setelah digunakan memotong daging mentah.
Berikut beberapa cara menghilangkan bau prengus pada pisau setelah memotong daging kurban dirangkum dari Cleaning Istitute:
Baca juga: Ini Tempat Ideal untuk Bakar Sate Daging Kurban di Rumah
Langkah pertama yang perlu dilakukan adalah segera mencuci pisau setelah digunakan. Hindari membiarkan pisau terlalu lama dalam kondisi kotor karena sisa protein daging dapat menempel lebih kuat dan memicu bau tidak sedap.
Gunakan air panas dan sabun cuci piring untuk membersihkan seluruh bagian pisau, mulai dari mata pisau, penahan, hingga gagangnya.
Gosok kedua sisi mata pisau menggunakan spons atau kain lembut agar seluruh sisa lemak dan cairan daging terangkat sempurna.
Selain itu, hindari merendam pisau terlalu lama di wastafel berisi air kotor karena dapat merusak mata pisau sekaligus meningkatkan risiko pertumbuhan bakteri.
Jika bau amis masih tertinggal setelah dicuci, Anda bisa menggunakan bahan alami seperti lemon dan garam kasar.
Caranya, taburkan garam kasar atau soda kue pada permukaan mata pisau. Setelah itu, ambil setengah buah lemon lalu gosokkan ke seluruh bagian mata pisau dan gagang.
Baca juga: Mau Bakar Sate Daging Kurban di Rumah? Hindari 5 Tempat Ini
Kandungan asam pada lemon membantu menghilangkan lemak sekaligus menetralisir bau, sedangkan garam atau soda kue bekerja sebagai bahan abrasif untuk mengangkat residu mikroskopis yang masih menempel.
Setelah selesai digosok, bilas kembali pisau menggunakan air bersih hingga tidak ada sisa lemon maupun garam yang tertinggal.
Untuk bau prengus yang sangat kuat, cuka putih dapat menjadi solusi tambahan.
Rendam handuk kertas dengan cuka putih biasa, lalu bungkus mata pisau menggunakan handuk tersebut selama sekitar 5 hingga 10 menit.