Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Membersihkan Noda Lemak Membandel di Wadah Plastik

Kompas.com, 30 Mei 2026, 18:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

Sumber Hunker

KOMPAS.com - Ada banyak cara menyimpan sisa-sisa makanan olahan daging kurban pada momen Idul Adha. Salah satunya yaitu wadah plastik bekas makanan seperti wadah selai, saus, atau kotak makanan cepat saji.

Penggunaan wadah plastik memang merupakan salah satu langkah bijak untuk memperpanjang masa pakai wadah sekaligus mengurangi limbah rumah tangga.

Namun, tantangan terbesar dalam menggunakan kembali wadah plastik adalah noda lemak membandel yang tertinggal.

Makanan yang kaya akan lemak, seperti hidangan bersantan atau saus tomat, sering kali meninggalkan lapisan minyak yang sulit hilang.

Meski sudah dicuci berulang kali dengan cara biasa, wadah plastik kerap kali masih terasa lengket dan mengeluarkan bau tak sedap.

Melansir dari Hunker, kamu tidak perlu khawatir. Ada trik cepat dan praktis yang bisa dicoba di rumah untuk mengatasinya.

1. Metode sabun cuci piring dan tisu dapur

  • Siapkan bahan: Ambil wadah plastik berminyak yang ingin dibersihkan. Isi wadah tersebut dengan sedikit air hangat.
  • Masukkan Tisu dan Sabun: Masukkan selembar tisu dapur yang sudah dilipat menjadi bentuk persegi, lalu tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring secukupnya.
  • Kocok Wadah: Tutup wadah plastik dengan rapat. Guncang-guncang wadah secara perlahan selama kurang dari 1 menit. Proses ini akan membuat tisu menyerap seluruh minyak yang terangkat oleh sabun.
  • Bilas hingga bersih: Buka tutup wadah, buang tisu dan air di dalamnya, lalu bilas dengan air bersih. Wadah plastik akan kembali kesat dan bebas bau.

Pastikan kamu menggunakan sabun cuci piring yang memang diformulasikan khusus untuk mengangkat lemak tinggi agar hasilnya maksimal.

Baca juga: Cara Membersihkan Kerak Panggangan Sate Daging Kurban di Rumah, Simak!

Trik ini juga bisa diterapkan pada wadah selai bekas dengan cara meremas tisu dapur hingga berbentuk gulungan sebelum dimasukkan.

2. Gunakan pasta baking soda untuk noda mengeras

Jika masalahnya bukan sekadar minyak melainkan noda makanan berwarna yang sudah mengering dan mengeras, maka baking soda atau natrium bikarbonat adalah solusinya.

Baking soda dikenal memiliki sifat abrasif alami namun tetap cukup lembut, sehingga aman dan tidak akan menggores permukaan plastik.

Baca juga: Cara Menghilangkan Bau Gosong Bekas Bakar Sate Daging Kurban di Rumah

Cara menggunakannya pun sangat mudah:

  • Campurkan bubuk baking soda dengan sedikit air hingga membentuk tekstur kental seperti pasta.
  • Oleskan pasta tersebut secara merata pada bagian wadah yang ternoda.
  • Diamkan selama beberapa menit, atau biarkan semalaman jika nodanya sudah sangat berkerak.
  • Setelah didiamkan, bilas wadah sambil digosok lembut menggunakan spons. Noda makanan pun akan terangkat dengan mudah.

Dengan dua metode sederhana ini, wadah plastik lama akan kembali bersih seperti baru dan siap digunakan kembali untuk berbagai keperluan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau