Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Menjaga Dapur Tetap Bersih dan Rapi, Pemilik Rumah Wajib Tahu!

Kompas.com, 1 Juni 2026, 20:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

KOMPAS.com - Menjaga dapur tetap bersih dan tertata rapi menjadi hal yang wajib dilakukanagar aktivitas memasak terasa mudah dan menyenangkan. Apalagi jika aktivitas memasak di rumah sering dilakukan. 

Dapur yang bersih dan rapi juga berpengaruh terhadap kesehatan dan kebahagiaan seluruh anggota keluarga. Pasalnya, asupan makanan untuk keluarga yang diolah di dapur.

Ada beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan untuk menjaga dapur tetap bersih dan rapi.

Baca juga: Tips Praktis Bersihkan Noda Lemak Membandel pada Peralatan Dapur

Melansir dari Woman's World, berikut adalah empat langkah mudah merapikan dan membersihkan dapur secara efektif:

1. Lakukan sortir barang

Langkah awal yang harus dilakukan adalah mengosongkan laci dan lemari dapur, lalu memilah barang-barang yang ada di dalamnya.

Kamu bisa mengadopsi metode decluttering ala Marie Kondo untuk mempermudah proses ini.

Tanyakan pada diri sendiri apakah peralatan memasak tersebut masih berfungsi dengan baik dan sering digunakan.

Jika ada peralatan dapur yang sudah bertahun-tahun hanya tersimpan di pojok lemari tanpa pernah dipakai, sebaiknya kamu menyumbangkannya, menyimpannya di gudang, atau membuangnya jika sudah rusak.

Baca juga: 6 Kebiasaan Sepele yang Bikin Semut Betah di Dapur

Setelah lemari beres, lanjutkan dengan memeriksa isi kulkas. Segera buang bahan makanan atau bumbu yang sudah memasuki masa kedaluwarsa.

2. Atur ulang laci peralatan memasak

Laci tempat menyimpan spatula, pisau, dan sendok yang berantakan ternyata bisa memengaruhi kualitas masakan.

Waktu kamu akan terbuang sia-sia hanya untuk mencari satu alat spesifik, yang berisiko membuat masakan di atas kompor menjadi gosong atau kurang matang.

Baca juga: 7 Alat Dapur Ini Disebut Koki Profesional Hanya Buang-buang Uang

Merapikan laci perkakas memang membutuhkan kesabaran, namun hasilnya akan sangat memudahkanmu ke depan.

Gunakanlah sekat pembagi laci (drawer organizer) untuk mengelompokkan peralatan berdasarkan fungsinya, sehingga kamu tidak perlu lagi kebingungan saat membutuhkannya.

3. Pindahkan bahan makanan kering ke stoples bening

Menyimpan bahan makanan kering seperti sereal, kacang-kacangan, gula, atau tepung dalam kemasan aslinya sering kali membuat dapur terlihat penuh dan berantakan.

Cobalah beralih menggunakan wadah plastik atau stoples kaca bening. Keunggulannya adalah kau bisa langsung memantau sisa stok bahan makanan tanpa harus menebak-nebak.

Baca juga: Jangan Lakukan 5 Hal Ini agar Lemari Kayu di Dapur Tetap Awet

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut.

  • Tempelkan label nama bahan makanan beserta tanggal kedaluwarsanya pada stoples.
  • Pilih stoples berbentuk kotak yang mudah ditumpuk (stackable) untuk menghemat ruang penyimpanan.
  • Gunakan wadah besar untuk bahan yang sering dikonsumsi (seperti sereal atau kopi) dan wadah kecil untuk bumbu dapur atau rempah-rempah.

4. Kelompokkan wadah penyimpanan berdasarkan intensitas pakai

Jika ruang di dalam lemari dapurmu terbatas, trik terbaiknya adalah membagi penempatan barang berdasarkan seberapa sering alat tersebut digunakan.

  • Rak bagian bawah (mudah dijangkau): Sediakan area ini untuk meletakkan peralatan makan sehari-hari, seperti piring, mangkuk, dan cangkir yang paling sering dipakai.
  • Rak bagian atas: Gunakan area yang lebih tinggi untuk menyimpan peralatan masak berukuran besar atau perangkat yang hanya dikeluarkan saat momen-momen tertentu saja.

Baca juga: Tak Perlu Renovasi, Ini 6 Cara Buat Dapur Tampak Lebih Besar

Dengan mengelompokkan barang sesuai dengan tujuan dan frekuensi pemakaiannya, dapur kamu tidak hanya akan terlihat lebih luas, tetapi juga membuat proses memasak menjadi jauh lebih efisien.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau