JAKARTA, KOMPAS.com - Kenyamanan menjadi salah satu hal utama yang dicari di rumah. Pengalaman tersebut dipengaruhi detail-detail kecil, seperti stopkontak dan saklar.
Dua elemen kelistrikan tersebut memiliki peran penting dalam mendukung kebutuhan hunian modern.
Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Georgius Budi Yulianto, mengatakan, tren hunian modern saat ini bergerak ke arah smart simplicity, yakni desain yang sederhana tetapi cerdas.
"Sangat besar pengaruh stopkontak dan saklar terhadap kenyamanan di rumah. Bahkan sering kali justru elemen kecil inilah yang menentukan apakah sebuah rumah terasa nyaman atau tidak. Karena itu, elemen seperti saklar dan stopkontak seharusnya dirancang sebagai bagian dari desain hidup, bukan sekadar elemen teknis yang ditempel di akhir," ujar arsitek yang akrab disapa Boegar tersebut saat dihubungi Kompas.com, Rabu (20/05/2026).
Namun di balik aspek kenyamanan dan estetika, terdapat aspek lain yang tidak kalah penting, yakni keamanan.
Dosen dan Peneliti, Kelompok Keahlian Ketenagalistrikan, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung (ITB), Kevin Marojahan Banjar Nahor, mengatakan, banyak masyarakat tergiur memilih stopkontak atau saklar murah tanpa label Standar Nasional Indonesia (SNI).
Produk semacam itu umumnya menggunakan kabel berukuran kecil, berbahan campuran, dan dengan isolasi tipis yang cepat getas dan mudah meleleh.
"Risiko yang dapat muncul jika menggunakan perangkat kelistrikan dengan kualitas kurang baik adalah korsleting listrik, kerusakan peralatan elektronik, pemborosan energi, hingga risiko paling fatal adalah kebakaran rumah," kata Kevin kepada Kompas.com, Jumat (22/05/2026).
Sementara itu, Kania (32), seorang karyawan swasta sekaligus ibu dari satu anak, membagikan pengalamannya terkait kebutuhan stopkontak dan saklar yang multifungsi.
Kania mengatakan, keamanan perangkat kelistrikan menjadi hal utama bagi keluarga kecilnya.
"Apalagi sekarang sudah punya anak, jadi keamanan itu yang terpenting," cerita Kania kepada Kompas.com, Rabu (20/05/2026).
Meski demikian, sebagai ibu muda yang menyukai konsep rumah minimalis, desain estetik dari setiap perangkat di rumah juga menjadi perhatian bagi dirinya dan keluarga.
"Saklar itu hal kecil yang sangat penting. Meskipun ukurannya enggak makan tempat, tapi menurut aku perlu banget saklar yang didesain aman dan ramah anak, juga desain yang estetik. Kalau bisa yang enggak kelihatan kalau ada saklar di situ," kata Kania.
Selain itu, harga juga menjadi pertimbangan bagi Kania. Menurut dia, produk dengan harga yang sepadan dengan fungsinya lebih menguntungkan dibandingkan harus mengeluarkan biaya tambahan untuk perbaikan di kemudian hari.
"Karena kalau saklarnya murah tetapi keamanannya minim, nantinya juga harus keluar biaya lagi," ungkap Kania.