Penulis

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.
KOMPAS.com - Di media sosial beredar video dengan narasi seorang tenaga kerja perempuan asal Indonesia (TKI) histeris melihat ledakan rudal yang menghantam sejumlah bangunan.
Tidak ada keterangan di mana lokasi terjadinya ledakan rudal yang dijelaskan dalam unggahan tersebut.
Namun, setelah ditelusuri Tim Cek Fakta Kompas.com, video itu ternyata merupakan hasil rekayasa artificial intelligence (AI).
Video seorang TKI histeris melihat ledakan rudal yang menghantam sejumlah bangunan dibagikan akun Facebook ini, ini dan ini.
Video itu menampilkan seorang perempuan berteriak ketika melihat rudal yang meluncur dan menghantam sejumlah bangunan.
Salah satu akun menulis keterangan:
TERIAKAN MALAM ITU ! TKW INI HISTERIS SAAT SEMUA JADI GELAP !!
Teriakan TKW lihat ledakan rudal jatuh
Video yang diklaim menampilkan seorang TKW histeris melihat ledakan rudal. Tim Cek Fakta Kompas.com mengecek keaslian video tersebut menggunakan dua perangkat pendeteksi AI, yakni Hive Moderation dan Truth Scan.
Hasil identifikasi Hive Moderation menunjukkan, video yang menampilkan TKI histeris melihat ledakan rudal memiliki probabilitas 98,5 persen dihasilkan AI.
Hasil pemeriksaan HIve Moderation terhadap video seorang TKW histeris melihat ledakan rudal. Truth Scan juga mendeteksi video itu sebagai AI generatif dengan probabilitas 73 persen.
Hasil pemeriksaan TruthScan terhadap video seorang TKW histeris melihat ledakan rudalPenelusuran menggunakan teknik reverse image search menemukan bahwa video itu bersumber dari unggahan akun Facebook ini.
Akun tersebut mendeskripsikan dirinya sebagai kreator digital. Ia kerap mengunggah video hasil rekayasa AI yang menampilkan militer Iran.
Sebelumnya, di media sosial juga pernah muncul video manipulasi AI yang mengeklaim TKI di Timur Tengah panik melihat rudal yang beterbangan. Penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com bisa dilihat di sini.
Video seorang TKI histeris melihat ledakan rudal yang menghantam sejumlah bangunan merupakan hasil rekayasa.
Adapun video itu adalah hasil rekayasa kecerdasan buatan atau AI.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang