Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Sri Rohmatiah Djalil
Penulis di Kompasiana

Blogger Kompasiana bernama Sri Rohmatiah Djalil adalah seorang yang berprofesi sebagai Wiraswasta. Kompasiana sendiri merupakan platform opini yang berdiri sejak tahun 2008. Siapapun bisa membuat dan menayangkan kontennya di Kompasiana.

Menjelajah National Gallery London hingga Berburu Oleh-oleh Khas Inggris

Kompas.com, 17 Mei 2026, 10:00 WIB
Kompasianer Sri Rohmatiah Djalil,
Ayunda Pininta Kasih

Tim Redaksi

Konten ini merupakan kerja sama dengan Kompasiana, setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.com

Bepergian ke luar negeri atas undangan tentu ada agenda yang harus diikuti, seperti rapat, pameran lukis di Lindley Hall, sampai perayaan ulang tahun assosiasi di Guildhall. Meski demikian, kami boleh melakukan agenda pribadi di luar acara dengan catatan biaya sendiri.

Sebetulnya banyak yang ingin saya kunjungi selama di London seperti ke masjid, toko buku, galeri nasional. Jika senang bola mungkin nonton Liga Inggris atau ikut maraton yang sering diadakan di wilayah Big Ben dan sungai Thames. 

Dengan waktu yang singkat, saya manfaatkan sebaik mungkin untuk menjelajah kota London. Kunjungan selanjutnya adalah ke galeri nasional, pulangnya berburu souvenir.

Baca juga:

Saat menikmati lukisan. (Dokumentasi Pribadi/Sri RD) Kompasiana Saat menikmati lukisan. (Dokumentasi Pribadi/Sri RD) 

Jarak National Gallery dari hotel tempat kami menginap, Park Plaza London Westminster Bridge sekitar 1,5 mil. Oleh karena langkah kaki saya pendek meski sudah cepat, untuk tiba di pelataran galeri memakan waktu 30 menit. 

Ketika masuk saya terpesona dengan lukisan-lukisan yang dipamerkan. Dari hasil penjelajahan di media sosial National Gallery atau Galeri Nasional London menampung lebih dari 2.600 lukisan Eropa Barat dari abad ke-13 hingga abad ke-19.

Saat memperhatikan koleksi lukisan di Galeri Nasional kita akan merasakan keajaiban seni pada karya-karya sang maestro seperti Leonardo da Vinci. Van Gogh, Gentileschi dan lainnya.

Baca juga:

Galeri Nasional banyak mengalami transformasi sejak didirikan tahun 1824. Sekarang kita akan melibat bangunan galeri dengan arsitektur yang indah, megah, ruangan yang luas.

Masuk tanpa biaya, kita bisa leluasa menikmati mahakarya dunia dari dekat. Jika lelah bisa istirahat di kafe. Saya merekomendasikan teman-teman untuk mengunjungi Galeri Nasional. Dari galeri ini kita akan belajar tentang budaya, seni, pendidikan dan inspirasi. 

Toko di area London Eye. (Dokumentasi Pribadi/Sri RD)Kompasiana Toko di area London Eye. (Dokumentasi Pribadi/Sri RD)

Berburu oleh-oleh di London

Liburan terasa kurang lengkap kalau pulang tidak membawa oleh-oleh. London sebagai sebagai salah satu destinasi populer di Eropa ada banyak souvenir yang unik bertema budaya Inggris. Aneka ragam souvenir tersedia di berbagai toko, department store.

Ketika melewati Big Ben saya mampir ke Westminster Abbey shop. Toko di pusat kota ini mewah, barang-barangnya lengkap mulai dari buku, aksesoris kulkas, gantungan kunci, gelas dan lain-lain. Harga di sini rata-rata di atas 3 Pound sterling ( 3 setara dengan Rp69.000).

Baca juga: 5 Sampah Sisa Dapur Ini Ternyata Bisa Dimanfaatkan Untuk Hal Ini

Konon harga barang di pusat kota atau dekat hotel lebih mahal daripada yang agak jauh. Saya pun mencobanya membeli air mineral 1,5 liter di toko depan hotel, harganya 2,99. Besoknya saya menemukan toko seperti Indomart harganya 1,10 dengan merek dan ukuran yang sama. 

Toko ini dari hotel sekitar 500 meter ke arah stasiun bawah tanah. Pembayaran di sini, kita sebagai kasir sendiri. Barang yang kita pilih disimpan sebelah kanan, lalu scan ke komputer dan taruh di sebelah kiri (jangan ada barang lain di sisi kiri). Setelah semua barang discan, tempelkan kartu debit masterCard atau black card milik kita. Pembayaran selesai.

Saat belanja di toko London. (Dokumentasi Pribadi/Sri RD)Kompasiana Saat belanja di toko London. (Dokumentasi Pribadi/Sri RD)

Pembayaran di London jarang menggunakan uang tunai. Saya heran dan khawatir ketika tempel kartu tidak diminta pin, langsung terpotong dan berhasil. Itu artinya kartu itu bisa digunakan siapa saja. Saya wanti-wanti kepada anak-anak untuk menyimpan kartu ATM dengan baik. 

Saat mengambil uang melalui mesin ATM pun ada perbedaan dengan mesin ATM di Indonesia. Mesin ATM di sana, kartu tidak sampai menelan, hanya menekan setengah kartu. Sebelum transaksi selesai, kartu ATM tidak bisa ditarik ulang. 

Halaman:


Terkini Lainnya
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Paralayang di Puncak Dunu Jadi Daya Tarik Baru Gorontalo Utara
Travel News
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Jazz Atas Awan Dipastikan Masuk Rangkaian Dieng Culture Festival 2026
Travel News
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Kalahkan Ratusan Kota Lain, Tempat Ini Jadi Kota Terbaik untuk Jalan Kaki
Travel News
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Okupansi Hotel Kota Batu Capai 80 Persen Saat Long Weekend Waisak 2026
Hotel Story
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Ada 16 Hari Libur Sekolah Semester Genap 2026, Catat Tanggalnya
Travel News
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Ada 6 Perjalanan Tambahan Whoosh Saat Long Weekend, Ini Jadwalnya
Travel News
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Rawat Sport Tourism, Banyuwangi Ubah Jalan Protokol Jadi Sirkuit Balap Sepeda
Travel News
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Mau ke Dieng Culture Festival 2026? Catat Jadwal dan Agendanya
Travel News
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Cuma Rp12 Ribu, Ini Jadwal dan Rute Baru Bus KSPN Jogja 2026 Bisa Liburan Sampai Pantai
Travel News
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Long Weekend Usai, Lebih dari 21.000 Orang Balik ke Jakarta Naik Whoosh
Travel News
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Sambut Piala Dunia 2026, Kota-Kota di Meksiko Rombak Total Sistem Transportasi
Travel News
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Libur Sekolah Semester Genap Berapa Lama? Ini Jadwal Resminya
Travel News
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Kapan Mulai Libur Sekolah Juni 2026? Catat Tanggalnya
Travel News
Keluhan Wisatawan Ada dugaan Pungli di Pantai Watulawang, Gunungkidul langsung ditindaklanjuti
Keluhan Wisatawan Ada dugaan Pungli di Pantai Watulawang, Gunungkidul langsung ditindaklanjuti
Travel News
Harga Tiket dan Jam Buka Sungai Mudal, Kolam Hijau Tosca Alami di Yogyakarta
Harga Tiket dan Jam Buka Sungai Mudal, Kolam Hijau Tosca Alami di Yogyakarta
Travelpedia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau