Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Usai Insiden Catalunya, MotoGP Siapkan Aturan Baru

Kompas.com, 30 Mei 2026, 11:22 WIB
Gilang Satria,
Aditya Maulana

Tim Redaksi

Sumber Speedweek

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur olahraga MotoGP, Carlo Ezpeleta, mengungkapkan sejumlah rencana peningkatan keselamatan pasca insiden besar yang terjadi pada MotoGP Catalunya 2026.

Dalam sesi siaran langsung di sela MotoGP Italia di Sirkuit Mugello, Ezpeleta mengatakan kecelakaan yang melibatkan Alex Marquez dan Johann Zarco menjadi perhatian serius penyelenggara.

Baca juga: iCAR V23 Punya 3 Varian, Ini Perbedaanya

Insiden tersebut memperlihatkan besarnya risiko yang dihadapi pebalap MotoGP di lintasan. Beruntung, kedua pebalap bisa selamat tanpa mengalami cedera yang mengancam nyawa.

Dirut Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria (kanan), bersama Managing Director Dorna Sports, Carlos Ezpeleta (kiri) sedang meninjau Sirkuit Mandalika pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2022, Sabtu (12/2/2022).DOK. MGPA Dirut Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Priandhi Satria (kanan), bersama Managing Director Dorna Sports, Carlos Ezpeleta (kiri) sedang meninjau Sirkuit Mandalika pada hari kedua tes pramusim MotoGP 2022, Sabtu (12/2/2022).

“Kami sangat lega karena Alex dan Johann berada dalam kondisi baik sesuai situasi yang terjadi,” ujar Ezpeleta dikutip dari Speedweek, Sabtu (30/5/2026).

Sorotan utama tertuju pada kecelakaan Zarco. Pebalap Castrol Honda LCR itu terjatuh sesaat setelah start kedua saat memasuki area pengereman dan berada di slipstream pebalap lain.

Motor Zarco kemudian menghantam Ducati Desmosedici milik Francesco Bagnaia. Dalam tayangan ulang, kaki kiri Zarco terlihat sempat tersangkut di antara swingarm dan bagian belakang motor Ducati.

Baca juga: Hasil Practice Moto3: Melesat di Menit Akhir, Veda Ega Lolos ke Q2

Jorge Martin (kiri) memimpin Sprint Race MotoGP Perancis di Le Mans, barat laut Prancis, pada 9 Mei 2026. (Foto oleh Loic VENANCE / AFP)AFP/LOIC VENANCE Jorge Martin (kiri) memimpin Sprint Race MotoGP Perancis di Le Mans, barat laut Prancis, pada 9 Mei 2026. (Foto oleh Loic VENANCE / AFP)

Godok aturan baru

Pasca insiden tersebut, MotoGP kini menyiapkan sejumlah evaluasi terkait keselamatan. Salah satu yang menjadi perhatian adalah format grid start.

MotoGP mempertimbangkan kemungkinan mengatur ulang posisi pebalap demi menciptakan ruang lebih besar pada fase awal start hingga menuju tikungan pertama.

Selain itu, penggunaan launch device atau holeshot device juga masuk dalam pembahasan. MotoGP akan berdiskusi dengan para pebalap terkait kemungkinan pelarangan perangkat tersebut demi meningkatkan aspek keselamatan.

Baca juga: DAMRI Sebut 316 Bus Listrik Telah Beroperasi di Jakarta

Tak hanya itu, penyelenggara juga mempertimbangkan modifikasi pada motor. Salah satu usulannya ialah penambahan pelindung di area antara swingarm dan spakbor belakang agar insiden seperti yang dialami Zarco tidak kembali terjadi.

Alex Marquez beraksi dalam MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya di Montmelo, dekat Barcelona, pada 17 Mei 2026. (Foto oleh Lluis GENE / AFP)AFP/LLUIS GENE Alex Marquez beraksi dalam MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona-Catalunya di Montmelo, dekat Barcelona, pada 17 Mei 2026. (Foto oleh Lluis GENE / AFP)

Baca juga: IIMS Surabaya 2026 Resmi Dibuka, Otomotif Jatim Kembali Bergairah

Evaluasi lain muncul setelah insiden yang melibatkan Pedro Acosta dan Alex Marquez. MotoGP tengah mengkaji kemungkinan penggunaan perangkat peringatan pada motor ketika terjadi gangguan teknis.

Meski demikian, Ezpeleta mengakui sebagian besar perubahan tersebut baru bisa diterapkan paling cepat mulai musim 2027.

Khusus untuk holeshot device, perangkat tersebut memang sudah dipastikan akan dilarang mulai MotoGP 2027. Karena itu, pembahasan terkait regulasi keselamatan dinilai perlu segera dirampungkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau