Timboel juga menyinggung rencana keberangkatan puluhan elite serikat pekerja dan serikat buruh ke Konferensi Perburuhan Internasional (ILC) di Jenewa, Swiss.
Menurutnya, perjalanan tersebut juga berpotensi meningkatkan kebutuhan dollar AS dan menambah tekanan terhadap rupiah.
“Dengan kondisi rupiah seperti ini sebaiknya kunjungan ke luar negeri dibatasi saja, disesuaikan dengan skala prioritas yang memang bisa mendukung ekonomi bangsa kita seperti pembukaan lapangan kerja,” ucapnya.
Ia pun meminta pemerintah maupun organisasi terkait lebih transparan mengenai sumber pembiayaan perjalanan delegasi ke luar negeri agar tidak menimbulkan persepsi pemborosan anggaran di tengah tekanan terhadap APBN dan kondisi ekonomi nasional.
Baca juga: Rupiah Tertekan Isu Global dan Domestik, Bisa Sentuh Rp 17.900
“Saya berharap para elite yang akan bepergian ke Jenewa juga jujur untuk alokasi pembiayaannya, sebutkan saja dari mana anggarannya,” ujar dia.
Ilustrasi rupiah. “Semoga para elite pemerintahan mau memahami kondisi APBN dan ekonomi bangsa kita saat ini, dengan juga mau mendukung perbaikan ekonomi bangsa, bukan aji mumpung,” tegas dia.
Mengutip Antara, pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan Delegasi Tripartit Indonesia menjelang Konderensi Perburuhan Internasional (ILC) Ke-114 yang akan digelar di Jenewa, Swiss, awal Juni 2026.
Direktur Jenderal PHI dan Jamsos Kemnaker Indah Anggoro Putri mengatakan bahwa persiapan ini menjadi ruang strategis untuk menyatukan pandangan seluruh unsur delegasi agar Indonesia memiliki posisi yang kuat dan terkoordinasi dalam pembahasan agenda global ketenagakerjaan.
Baca juga: Rupiah Melemah Tajam, Ekonom Soroti Risiko Hilangnya Kepercayaan Pasar
“Ini karena kehadiran Delegasi Tripartit Indonesia pada ILC Ke-114 memiliki makna strategis yang jauh lebih luas daripada sekadar memenuhi undangan internasional,” kata Putri dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (28/5/2026).
Adapun persiapan yang digelar awal pekan ini di Jakarta tersebut dihadiri oleh unsur pemerintah, serikat pekerja/serikat buruh, dan pengusaha sebagai bagian dari delegasi tripartit Indonesia yang akan berpartisipasi dalam forum ketenagakerjaan internasional yang diselenggarakan oleh ILO.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang