Editor
DAIRI, KOMPAS.com — Enam siswa asal Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, terpilih menjadi penerima Beasiswa PT Dairi Prima Mineral (DPM) Angkatan ke-4 dan dijadwalkan berangkat kuliah ke China pada Maret 2026.
Mereka akan menempuh pendidikan jenjang diploma selama tiga tahun di Guangdong Polytechnic of Industry and Commerce (GDPIC) dengan program studi Machinery Manufacturing and Automation.
Adapun enam siswa yang lolos seleksi adalah Anggun Meriah Ateku Cibro asal Desa Tungtung Batu; Dealova Ro Rejeki Sinaga dan Tria Basana Manurung asal Desa Longkotan; Grace Deocaeli Maringga asal Desa Lae Ambat; Daniel Fransiskus Simarmata asal Desa Silalahi 1/Sidikalang; serta Hokkop Marlintong Siagian dari Desa Sopokomil.
Baca juga: Tambang Ramah Lingkungan Jadi Tren, Ini Upaya Harita Nickel dan Dairi Prima Jaga Alam
Chief Legal and External Relation Officer PT DPM Radianto Arifin mengatakan bahwa beasiswa ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia di wilayah Dairi.
“Beasiswa ini adalah wujud nyata dari komitmen PT DPM dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di daerah Dairi. Kami berharap para penerima beasiswa ini dapat membawa pengetahuan dan keterampilan yang mereka peroleh untuk mengembangkan wilayah Dairi di masa akan datang,” ujar Radianto dalam keterangan tertulis di Dairi, Jumat (7/11/2025).
Baca juga: Rehabilitasi DAS, Perusahaan Tambang di Dairi Tanam Mangrove di Lahan Seluas 60 Hektar
Radianto menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan terbuka dan transparan dengan melibatkan pemerintah daerah. Sosialisasi dimulai pada 31 Juli 2025 di Kantor Camat Silima Pungga-Pungga, kemudian dilanjutkan dengan tes tertulis dan tes bahasa Mandarin pada pertengahan Agustus, serta tes dari kampus GDPIC pada 26 September 2025. Pengumuman enam penerima dilakukan pada Oktober 2025.
“Saat ini, para penerima beasiswa sedang menjalani proses administrasi dan persiapan keberangkatan. Mereka dipersiapkan untuk keberangkatan ke Tiongkok pada Maret 2026 untuk memulai pendidikan mereka di GDPIC,” kata Radianto.
Program beasiswa PT DPM telah berjalan sejak 2019 melalui skema Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Hingga kini, sebanyak 18 siswa asal Dairi telah memperoleh beasiswa tersebut.
“Kami berharap langkah ini memberikan dampak positif tidak hanya bagi para penerima, tetapi juga untuk masyarakat Dairi, khususnya warga Silima Pungga-Pungga. Kami optimistis apabila kami dapat segera beroperasi maka kami akan semakin banyak memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Radianto.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarangArtikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya