Laba Bank Mandiri Tembus Rp 4,65 Triliun di Awal 2026, Kredit UMKM Jadi Motor Pertumbuhan

Kompas.com - 25/02/2026, 12:11 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bank Mandiri kembali mencatatkan kinerja yang solid pada awal 2026, sekaligus mempertegas perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. 

Berdasarkan laporan keuangan bulanan (bank only) pada Januari 2026, realisasi kredit perseroan tumbuh 15,62 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp 1.511,4 triliun.

Pertumbuhan kredit tersebut turut mendorong kenaikan total aset menjadi Rp 2.191,9 triliun atau naik 13,96 persen yoy. Capaian ini mencerminkan ekspansi bisnis yang tetap terjaga kualitasnya seiring penguatan fungsi intermediasi pada awal tahun.

Direktur Finance and Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan, pertumbuhan tersebut mempertegas komitmen perseroan dalam menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif, termasuk ekosistem usaha mikro kecil menengah (UMKM) dan pelaku usaha di berbagai daerah. 

Baca juga: Bank Mandiri Salurkan Kredit Rp 1.511,4 Triliun Pada Januari 2026

Langkah tersebut sejalan dengan peran Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat struktur ekonomi nasional.

Menurut Novita, pertumbuhan itu menjadi wujud sinergi yang terintegrasi antara strategi bisnis, pengelolaan risiko, dan penguatan ekosistem Bank Mandiri. 

“Kami memastikan akselerasi yang bertumbuh tetap berjalan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian sehingga memberikan nilai tambah bagi ekonomi kerakyatan,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Senin (25/2/2026).

Di samping itu, struktur pendanaan Bank Mandiri juga menunjukkan penguatan yang solid. 

Dana Pihak Ketiga (DPK) secara bank only tercatat sebesar Rp 1.635,5 triliun atau tumbuh 17,29 persen yoy, sejalan dengan strategi optimalisasi pendanaan dan penguatan basis nasabah. 

Baca juga: Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Komposisi dana tersebut didominasi dana murah dengan rasio current account saving account (CASA) terjaga di level 73 persen. Kondisi ini mendukung efisiensi biaya dana sekaligus memperkuat struktur likuiditas perseroan.

Laba dan profitabilitas tumbuh

Dari sisi kinerja keuangan, Bank Mandiri membukukan laba bersih sebesar Rp 4,65 triliun per Januari 2026 atau tumbuh 16,18 persen yoy. 

Pertumbuhan laba ditopang kenaikan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) sebesar 10,2 persen yoy, serta penurunan biaya dana (cost of fund/CoF) sebesar 27 basis poin dibandingkan periode sebelumnya sehingga CoF terjaga di level 2,06 persen.

Selain itu, pendapatan berbasis komisi juga meningkat seiring bertambahnya aktivitas transaksi di berbagai lini bisnis.

Fee based income (FBI) recurring tercatat tumbuh 16,1 persen yoy, memperkuat struktur pendapatan yang semakin berimbang.

Baca juga: Outlook Kredit Diturunkan Moody’s Jadi Negatif, Bank Mandiri: Jadi Pengingat Bagi Kami

Efisiensi operasional turut membaik, tercermin dari cost to income ratio (CIR) yang turun menjadi 37,75 persen atau membaik 3,44 poin dibandingkan bulan sebelumnya yang masih berada di atas 40 persen.

Ditopang ekosistem digital

Kinerja apik Bank Mandiri ditopang akselerasi transaksi digital melalui Livin’ by Mandiri yang tumbuh 49,3 persen yoy, serta Kopra by Mandiri sebesar 27 persen yoy. 

Selain itu, transaksi treasury juga meningkat 33 persen YoY, sejalan dengan penguatan layanan transaksi digital dan solusi pengelolaan finansial yang menyeluruh bagi nasabah.

Novita mengatakan, penguatan ekosistem digital tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan keunggulan berkelanjutan dan memperluas inklusi keuangan.

Integrasi layanan dilakukan melalui Livin’ by Mandiri untuk nasabah ritel, Kopra by Mandiri bagi segmen pelaku usaha, serta Livin’ Merchant dalam mendukung digitalisasi transaksi UMKM.

Baca juga: Akselerasi Ekonomi Kerakyatan melalui Penyaluran Bansos, Bank Mandiri Jangkau Lebih 7,45 Juta Penerima Sepanjang 2025

“Akselerasi ekosistem digital kami arahkan untuk menghadirkan layanan yang menyeluruh dan terintegrasi bagi masyarakat dan nasabah,” ungkap Novita. 

Dia mengatakan, melalui konektivitas yang semakin kuat antarsegmen, Bank Mandiri ingin memastikan setiap kebutuhan transaksi dan pembiayaan dapat terpenuhi secara lebih mudah, cepat, dan relevan dengan perkembangan ekonomi nasional.

Dari sisi kualitas aset, cost of credit (CoC) per Januari 2026 turun 21 basis poin yoy menjadi 0,35 persen. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) juga terjaga di level 0,97 persen atau turun 3 basis poin secara tahunan.

Kondisi itu mencerminkan disiplin manajemen risiko serta selektivitas perseroan dalam menyalurkan pembiayaan.

Sebagai mitra strategis pemerintah dan bagian dari ekosistem Danantara, Bank Mandiri terus mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor prioritas yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan UMKM.

Baca juga: Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Melalui penguatan ekosistem korporasi, ritel, dan digital yang terhubung dari hulu ke hilir, bank berkode emiten BMRI itu memastikan setiap lini bisnis saling mendukung untuk menciptakan nilai tambah yang lebih luas.

Novita menegaskan, Bank Mandiri akan terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung agenda pembangunan nasional. 

“Dengan fundamental yang solid, efisiensi yang terjaga, serta strategi yang adaptif, kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan secara sehat, inklusif, dan berkelanjutan sepanjang 2026,” jelasnya.

Terkini Lainnya
Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Bank Mandiri Salurkan 28.000 Paket Sembako

Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Bank Mandiri Salurkan 28.000 Paket Sembako

BANK MANDIRI
Peringati Hardiknas 2026, Bank Mandiri Salurkan 2.800 Paket Buku dan Tas Sekolah

Peringati Hardiknas 2026, Bank Mandiri Salurkan 2.800 Paket Buku dan Tas Sekolah

BANK MANDIRI
Bank Mandiri Catat Laba Rp 15,4 Triliun di Kuartal I-2026, Kukuhkan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri Catat Laba Rp 15,4 Triliun di Kuartal I-2026, Kukuhkan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

BANK MANDIRI
Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal, Targetkan Partisipasi 2.800 Pendonor

Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal, Targetkan Partisipasi 2.800 Pendonor

BANK MANDIRI
Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa lewat Livin’ by Mandiri

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa lewat Livin’ by Mandiri

BANK MANDIRI
Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Ramadhan untuk 114.000 Penerima Manfaat

Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Ramadhan untuk 114.000 Penerima Manfaat

BANK MANDIRI
Setahun Danantara, Prabowo Tekankan Tata Kelola Aset Negara dan Komitmen untuk Generasi Masa Depan

Setahun Danantara, Prabowo Tekankan Tata Kelola Aset Negara dan Komitmen untuk Generasi Masa Depan

BANK MANDIRI
Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

BANK MANDIRI
Bank Mandiri Hadirkan Fitur DHE Tracker di Kopra, Mudahkan Eksportir Pantau Pengelolaan Devisa

Bank Mandiri Hadirkan Fitur DHE Tracker di Kopra, Mudahkan Eksportir Pantau Pengelolaan Devisa

BANK MANDIRI
Laba Bank Mandiri Tembus Rp 4,65 Triliun di Awal 2026, Kredit UMKM Jadi Motor Pertumbuhan

Laba Bank Mandiri Tembus Rp 4,65 Triliun di Awal 2026, Kredit UMKM Jadi Motor Pertumbuhan

BANK MANDIRI
Cukup Tebus Rp 1, Masyarakat Bisa Dapatkan Takjil Istimewa di Menara Mandiri Sudirman

Cukup Tebus Rp 1, Masyarakat Bisa Dapatkan Takjil Istimewa di Menara Mandiri Sudirman

BANK MANDIRI
Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

BANK MANDIRI
Akselerasi Ekonomi Kerakyatan melalui Penyaluran Bansos, Bank Mandiri Jangkau Lebih 7,45 Juta Penerima Sepanjang 2025

Akselerasi Ekonomi Kerakyatan melalui Penyaluran Bansos, Bank Mandiri Jangkau Lebih 7,45 Juta Penerima Sepanjang 2025

BANK MANDIRI
Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

BANK MANDIRI
Lewat Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Perluas Akses Gizi dan Air Bersih untuk Turunkan Stunting

Lewat Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Perluas Akses Gizi dan Air Bersih untuk Turunkan Stunting

BANK MANDIRI
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com