Lewat Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Perluas Akses Gizi dan Air Bersih untuk Turunkan Stunting

Kompas.com - 30/01/2026, 14:49 WIB
I Jalaludin S,
DWN

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Bank Mandiri menegaskan perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) unggul sejak usia dini.

Salah satu peran itu diwujudkan melalui pelaksanaan tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) bertajuk Mandiri Sahabat Desa

Program tersebut menjangkau lebih dari 1.000 penerima manfaat dengan fokus pada intervensi gizi, perluasan akses air bersih, serta pendampingan edukatif bagi keluarga berisiko stunting di sejumlah wilayah prioritas nasional.

Direktur Utama Bank Mandiri Riduan menyampaikan, Mandiri Sahabat Desa yang dilaksanakan selama enam bulan telah menjangkau wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Tengah (Sulteng), Papua, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). 

Program tersebut mencakup penyaluran paket gizi seimbang bagi ibu hamil dan anak usia di bawah dua tahun, serta pembangunan sarana air bersih berupa sumur bor di wilayah dengan tantangan sanitasi akibat musim kemarau berkepanjangan.

Baca juga: Lewat Layanan Kopra, Bank Mandiri Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Dampak program ini tecermin dari perbaikan kondisi kesehatan penerima manfaat. Di Kabupaten Keerom, Papua, misalnya, rata-rata berat badan ibu hamil meningkat dari 55,61 kilogram (kg) pada awal intervensi menjadi 60,15 kg pada akhir program. 

Sementara itu, di Sulteng, pertumbuhan fisik anak usia di bawah dua tahun menunjukkan tren positif. Berat badan anak meningkat dari rata-rata 8,25 kg menjadi 9,38 kg, sedangkan tinggi badan bertambah dari 72,79 sentimeter (cm) menjadi 77,50 cm.

Di DIY, peningkatan berat badan anak usia di bawah dua tahun juga tercatat secara konsisten di wilayah Gunungkidul dan Kulon Progo selama periode Agustus hingga Oktober 2025.

Baca juga: HUT Ke-11, Bank Mandiri Taspen Tegaskan Fokus Layanan bagi Pensiunan

Adapun di NTT, pembangunan sumur bor di Desa Oenitas, Bea Ngencung, dan Wellabubur kini menjadi solusi strategis dalam menjaga keberlanjutan akses air bersih dan sanitasi di kawasan tersebut.

Apresiasi dari BKKBN

Atas komitmen dan kontribusi tersebut, Bank Mandiri memperoleh apresiasi dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) atas Komitmen Tinggi dan Kontribusi Nyata dalam mendukung Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting).

Riduan menjelaskan, Mandiri Sahabat Desa merupakan bentuk sinergi terintegrasi dengan pemerintah dalam mendorong akselerasi penurunan stunting nasional.

“Kami meyakini percepatan penurunan stunting memerlukan kolaborasi yang terstruktur antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Jumat (30/1/2026). 

Riduan menegaskan, Bank Mandiri berkomitmen menghadirkan solusi berkelanjutan guna membangun generasi Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing.

Baca juga: Bank Mandiri Perkuat Ekonomi Kerakyatan lewat Pemberdayaan UMKM

Lebih lanjut, ia menjelaskan, Mandiri Sahabat Desa dirancang khusus untuk mengakselerasi pembangunan desa secara holistik.

Program itu meliputi aspek kesehatan, pendidikan, ekonomi, serta pemenuhan kebutuhan dasar agar desa memiliki daya tumbuh dan tingkat kesejahteraan yang lebih kompetitif.

Riduan mengatakan, Mandiri Sahabat Desa juga memiliki fokus strategis pada penanganan stunting melalui pendekatan jangka panjang yang menyasar fase krusial 1.000 hari pertama kehidupan (HPK). 

“Program ini turut selaras dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan gizi masyarakat, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar anak usia sekolah,” jelasnya.

Dalam implementasinya, Bank Mandiri menyalurkan paket makanan bergizi mingguan berupa beras premium, telur, sayuran, dan protein hewani kepada ibu hamil dan anak usia di bawah dua tahun. 

Baca juga: Kinerja Keuangan Solid, Bank Mandiri Bagikan Dividen Interim Rp 9,3 Triliun

Untuk memastikan ketepatan sasaran, program tersebut didukung relawan BKKBN yang berperan sebagai pendamping keluarga dalam pemantauan kesehatan serta edukasi gizi bagi penerima manfaat.

Selain intervensi kesehatan, Mandiri Sahabat Desa turut menghadirkan edukasi pengelolaan keuangan bagi keluarga penerima manfaat sebagai bagian dari penguatan literasi finansial masyarakat desa.

Riduan mengatakan, integrasi intervensi kesehatan, ekonomi, dan pendidikan melalui Mandiri Sahabat Desa diharapkan mampu mendorong desa menjadi lebih mandiri sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan secara berkelanjutan.

Baca juga: Dorong Ekonomi Kerakyatan, Bank Mandiri Salurkan KUR Rp 41 Triliun Sepanjang 2025

“Ke depan, sinergi bersama BKKBN akan terus diperluas untuk menjangkau wilayah rawan stunting lainnya,” tutur Riduan.

Terkini Lainnya
Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Bank Mandiri Salurkan 28.000 Paket Sembako

Momentum Hari Kebangkitan Nasional, Bank Mandiri Salurkan 28.000 Paket Sembako

BANK MANDIRI
Peringati Hardiknas 2026, Bank Mandiri Salurkan 2.800 Paket Buku dan Tas Sekolah

Peringati Hardiknas 2026, Bank Mandiri Salurkan 2.800 Paket Buku dan Tas Sekolah

BANK MANDIRI
Bank Mandiri Catat Laba Rp 15,4 Triliun di Kuartal I-2026, Kukuhkan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri Catat Laba Rp 15,4 Triliun di Kuartal I-2026, Kukuhkan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

BANK MANDIRI
Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal, Targetkan Partisipasi 2.800 Pendonor

Bank Mandiri Gelar Donor Darah Massal, Targetkan Partisipasi 2.800 Pendonor

BANK MANDIRI
Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa lewat Livin’ by Mandiri

Melayani Sepenuh Hati, Bank Mandiri Hadirkan Livin’ Call Bebas Pulsa lewat Livin’ by Mandiri

BANK MANDIRI
Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Ramadhan untuk 114.000 Penerima Manfaat

Bank Mandiri Salurkan Program Sosial Ramadhan untuk 114.000 Penerima Manfaat

BANK MANDIRI
Setahun Danantara, Prabowo Tekankan Tata Kelola Aset Negara dan Komitmen untuk Generasi Masa Depan

Setahun Danantara, Prabowo Tekankan Tata Kelola Aset Negara dan Komitmen untuk Generasi Masa Depan

BANK MANDIRI
Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

Kopra by Mandiri Pertahankan Gelar Best Trade Finance Provider in Indonesia 2026

BANK MANDIRI
Bank Mandiri Hadirkan Fitur DHE Tracker di Kopra, Mudahkan Eksportir Pantau Pengelolaan Devisa

Bank Mandiri Hadirkan Fitur DHE Tracker di Kopra, Mudahkan Eksportir Pantau Pengelolaan Devisa

BANK MANDIRI
Laba Bank Mandiri Tembus Rp 4,65 Triliun di Awal 2026, Kredit UMKM Jadi Motor Pertumbuhan

Laba Bank Mandiri Tembus Rp 4,65 Triliun di Awal 2026, Kredit UMKM Jadi Motor Pertumbuhan

BANK MANDIRI
Cukup Tebus Rp 1, Masyarakat Bisa Dapatkan Takjil Istimewa di Menara Mandiri Sudirman

Cukup Tebus Rp 1, Masyarakat Bisa Dapatkan Takjil Istimewa di Menara Mandiri Sudirman

BANK MANDIRI
Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Optimalisasi Struktur Keuangan, Bank Mandiri Perkuat Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

BANK MANDIRI
Akselerasi Ekonomi Kerakyatan melalui Penyaluran Bansos, Bank Mandiri Jangkau Lebih 7,45 Juta Penerima Sepanjang 2025

Akselerasi Ekonomi Kerakyatan melalui Penyaluran Bansos, Bank Mandiri Jangkau Lebih 7,45 Juta Penerima Sepanjang 2025

BANK MANDIRI
Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

BANK MANDIRI
Lewat Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Perluas Akses Gizi dan Air Bersih untuk Turunkan Stunting

Lewat Mandiri Sahabat Desa, Bank Mandiri Perluas Akses Gizi dan Air Bersih untuk Turunkan Stunting

BANK MANDIRI
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com