KOMPAS.com – Di tengah transformasi pesat kawasan pesisir utara Tangerang, Banten, Sekolah Strada Kompleks Teluknaga membuktikan bahwa pengalaman panjang sejak era 1980-an adalah modal utama untuk mencetak generasi juara.
Tidak sekadar bertahan, kompleks sekolah yang menaungi TK dan SD Strada Mgr Sugiyopranoto, SJ, serta SMP Strada Bhakti Mulia itu justru semakin tancap gas dengan deretan prestasi nasional dan pelayanan yang istimewa.
Salah satu bukti kegemilangan Sekolah Strada ditunjukkan siswa TK Strada yang berhasil menorehkan berbagai prestasi di tingkat nasional maupun provinsi.
Dalam lomba tari nasional di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang diselenggarakan Sanggar Seruni, kelompok tari TK Strada berhasil meraih juara satu tingkat nasional dengan lagu “Ampar-Ampar Pisang”, sedangkan kelompok tari “Yamko Rambe Yamko” meraih juara tiga tingkat nasional.
Prestasi lainnya diraih melalui kompetisi daring tingkat nasional yang diselenggarakan Children Kids Event Organizer dengan raihan juara satu dan juara dua nasional.
TK Strada juga meraih juara satu lomba fotogenik nasional serta juara satu lomba menyanyi nasional dalam ajang Kids Multitalent Event.
Sementara itu, pada jenjang sekolah dasar, SD Strada Mgr Sugiyopranoto, SJ juga menunjukkan capaian membanggakan melalui ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN).
Dalam kompetisi tersebut, Kyoshi Angelo Simer berhasil meraih juara satu cabang badminton, Kimaura Triciabell meraih juara dua cabang catur, dan Erline Veronica Halim menorehkan prestasi di cabang tenis meja.
Pihak sekolah menilai, keberhasilan tersebut bukan hanya soal kemenangan, melainkan hasil dari proses panjang dalam membangun kedisiplinan, sportivitas, dan semangat pantang menyerah pada diri siswa sejak dini.
Selain olahraga, siswa SD Strada juga aktif mengikuti berbagai kompetisi akademik dan seni di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Baca juga: Jawab Kebutuhan Pendidikan Global, SMP Strada Marga Mulia Transformasi Menuju Sekolah Modern
Keaktifan para siswa tersebut, tak lepas dari upaya sekolah yang memberikan ruang bagi setiap anak untuk mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat masing-masing.
Untuk jenjang sekolah menengah pertama, SMP Strada Bhakti Mulia berhasil meraih juara satu basket putri dan juara satu tenis meja putri pada ajang O2SN.
Selain itu, SMP Strada Bhakti Mulia juga memperoleh juara tiga voli putra dan putri serta juara dua Mobile Legends dan tenis meja putri dalam kompetisi Asah Kemampuan Siswa (Askomsis) 2026.
Tak ketinggalan, SMP Strada Bhakti Mulia juga tengah berfokus mendampingi siswa yang sedang berada dalam masa transisi menuju remaja.
Sekolah berupaya menjadi “rumah kedua” yang memberikan rasa aman dan nyaman bagi siswa dalam proses pencarian jati diri.
Di balik rentetan piala tersebut, rahasianya terletak pada Paradigma Pedagogi Reflektif (PPR). Sekolah Strada memegang teguh lima nilai dasar, yakni pelayanan, kejujuran, disiplin, kepedulian, dan keunggulan.
Baca juga: Ikrar Pelajar Indonesia 2026: Isi, Tujuan, dan Maknanya bagi Pendidikan Karakter
Nilai-nilai tersebut diterapkan melalui pembelajaran, budaya sekolah, hingga berbagai kegiatan pengembangan diri siswa.
Sebagai bagian dari Perkumpulan Strada, pendekatan tersebut menempatkan peserta didik bukan hanya sebagai individu yang mengejar nilai akademik, tetapi juga pribadi yang dibentuk melalui pengalaman, refleksi, dan penghayatan nilai hidup.
Di lingkungan sekolah, pendidikan karakter dibangun melalui kebiasaan sederhana, tetapi konsisten, seperti renungan pagi, budaya menyapa guru, menyanyikan lagu nasional dan daerah, hingga kegiatan berbagi kepada masyarakat sekitar.
Sekolah juga berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan agar siswa dapat berkembang sesuai potensi masing-masing.
Pendekatan tersebut diterapkan mulai dari jenjang taman kanak-kanak hingga sekolah menengah pertama.
Baca juga: Apa Jadinya jika Anak Hanya Didorong Mengejar Prestasi Tanpa Pendidikan Karakter?
Pada jenjang pendidikan usia dini, TK Strada Mgr Sugiyopranoto, SJ aktif menghadirkan kegiatan kreatif yang mendorong keberanian dan rasa percaya diri anak.
Sebagai contoh, untuk memperingati Hari Kartini yang digelar pada 24 April 2026, sekolah mengadakan lomba menyanyi yang diikuti seluruh siswa TK A dan TK B.
Anak-anak membawakan lagu “Ibu Kita Kartini” karya WR Supratman dengan penuh antusias.
Sebagian tampil percaya diri di depan kelas, sedangkan beberapa lainnya masih malu-malu dan membutuhkan pendampingan guru.
Meski demikian, seluruh peserta tetap mendapatkan apresiasi karena berani menunjukkan kemampuan mereka di depan teman-teman.
Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan nilai perjuangan RA Kartini sekaligus melatih kemampuan seni dan ekspresi anak dalam suasana yang menyenangkan.
Guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga pendamping yang membantu siswa menghadapi perkembangan sosial dan emosional di usia remaja.
Baca juga: Tak Hanya Belajar Formal, Siswa Sekolah Rakyat Polman Ditempa Pendidikan Karakter di Malam Hari
Berbagai pembiasaan positif diterapkan untuk membangun karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab siswa.
Sekolah juga mewadahi pengembangan minat dan bakat siswa melalui beragam kegiatan ekstrakurikuler, seperti basket, voli, futsal, jurnalistik, dan kepramukaan.
Dalam ajang Gataprada cabang Tangerang, siswa SMP Strada Bhakti Mulia berhasil membawa pulang delapan piala dari berbagai kategori perlombaan kepramukaan.
Sekolah juga mengadakan kegiatan kokurikuler berupa kunjungan ke vihara dan kelenteng guna memperluas wawasan siswa tentang keberagaman budaya dan pentingnya toleransi.
Sekolah Strada selalu memperhatikan prestasi akademik dan non akademik siswa. Berbagai ajang, baik provinsi maupun nasional atau daring dan luring, selalu didorong agar menjadi wadah bagi pengembangan siswa.
Di sisi lain, siswa pun aktif mengikuti berbagai olimpiade, termasuk daring, yang bekerja sama dengan universitas dan lembaga pendidikan, dengan raihan medali emas dan perak.
Baca juga: 4 Unsur Penting dalam Konsep Catur Pusat Pendidikan Karakter Anak
Peningkatan kemampuan numerasi dan literasi siswa dalam Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) juga menjadi salah satu capaian yang diapresiasi.
Komitmen terhadap kualitas pendidikan semakin diperkuat dengan hadirnya gedung baru modern yang mulai digunakan pada tahun ajaran 2026/2027.
Gedung tersebut dilengkapi ruang kelas ber-AC, auditorium, lapangan olahraga, serta fasilitas pendukung pembelajaran lainnya.
Sekolah juga menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan melalui penggunaan panel surya sebagai energi alternatif dan sistem pengolahan limbah Sewage Treatment Plant (STP).
Dengan perpaduan pengalaman panjang, pendidikan karakter, fasilitas modern, dan berbagai prestasi yang berhasil diraih, Sekolah Strada Kompleks Teluknaga terus memperkuat posisinya sebagai salah satu lembaga pendidikan yang dipercaya masyarakat setempat dan sekitarnya.
Di tengah perubahan kawasan yang berkembang pesat, Sekolah Strada terus berupaya tetap menjadi tempat tumbuh bagi generasi muda. Tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kreativitas, kemandirian, dan karakter yang kuat.
Baca juga: Pemerintah Tata Ulang Pendidikan Karakter, Mau Seperti Apa?