Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hari Lahir Pancasila 2026: Jadwal Upacara, Tema, Logo, dan Link Twibbon Resmi

Kompas.com, 31 Mei 2026, 11:00 WIB
Fatimah Az Zahra,
Albertus Adit

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebentar lagi, masyarakat Indonesia akan merayakan Hari Lahir Pancasila. Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) yang ditandatangani oleh 3 Menteri, Hari Lahir Pancasila jatuh pada Senin, 1 Juni 2026.

Hari Lahir Pancasila merupakan peringatan untuk mengenang pidato yang disampaikan oleh Soekarno dalam sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 1 Juni 1945.

Dalam pidato tersebut, Soekarno untuk pertama kalinya menyampaikan gagasan mengenai dasar negara Indonesia yang kemudian dikenal sebagai Pancasila.

Lebih lanjut, Hari Lahir Pancasila termasuk dalam Hari Libur Nasional. Meski begitu, terdapat kegiatan yang wajib dilaksanakan yakni upacara bendera. 

Lantas, apa saja susunan upacara pada Hari Lahir Pancasila? Dan apa tema serta twibbon yang digunakan?

Baca juga: Jadwal Operasional BCA Saat Libur Idul Adha, Waisak, dan Hari Lahir Pancasila 2026

Jadwal susunan upacara Hari Lahir Pancasila 2026

Dilansir dari Surat Edaran (SE) Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pedoman Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang dirilis oleh Badan Pembinaan Ideologi Pancasila RI, berikut susunan upacara Hari Lahir Pancasila 2026. 

I. Persiapan

  • 09.30 WIB: Terompet pertama
  • 09.35 WIB: Terompet kedua
  • 09.36 WIB: Pasukan upacara memasuki tempat upacara
  • 09.43 WIB: Komandan upacara memasuki tempat upacara.

II. Pendahuluan

  • 09.48 WIB: Wakil Presiden Republik Indonesia tiba di Lapangan Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri
  • 09.49 WIB: Presiden Republik Indonesia tiba di Lapangan Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri
  • 09.50 WIB: Laporan Perwira Upacara
  • 09.51 WIB: Presiden Republik Indonesia selaku Inspektur Upacara tiba di tempat upacara.

Baca juga: Kenapa 1 Oktober Diperingati sebagai Hari Kesaktian Pancasila?

III. Acara Pokok

  • 09.52 WIB: Penghormatan kebesaran
  • 09.53 WIB: Laporan Komandan Upacara
  • 09.54 WIB: Pengibaran Sang Merah Putih
  • 10.00 WIB: Penghormatan kepada Sang Merah Putih
  • 10.08 WIB: Mengheningkan cipta
  • 10.10 WIB: Tanda kebesaran buka
  • 10.11 WIB: Pembacaan Teks Pancasila
  • 10.12 WIB: Tanda kebesaran tutup
  • 10.13 WIB: Pembacaan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945
  • 10.16 WIB: Amanat Inspektur Upacara
  • 10.26 WIB: Pembacaan doa
  • 10.30 WIB: Andhika Bhayangkari
  • 10.31 WIB: Laporan Komandan Upacara
  • 10.32 WIB: Penghormatan pasukan.

IV. Penutup

  • 10.33 WIB: Inspektur Upacara meninggalkan tempat upacara
  • 10.34 WIB: Laporan Perwira Upacara
  • 10.35 WIB: Upacara selesai.

Baca juga: Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026, Apakah Tanggal Merah?

Tema dan Logo Hari Lahir Pancasila 

Terdapat tema dan logo Hari Lahir Pancasila di tahun 2026. Tema tersebut yakni:

“Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia”

Sementara itu, logo Hari Lahir Pancasila yakni Garuda Pancasila. 

Link twibbon Hari Lahir Pancasila

Badan Pembinaan Ideologi Pancasila juga merilis twibbon yang dapat digunakan masyarakat untuk merayakan Hari Lahir Pancasila.

Berikut link twibbon Hari Lahir Pancasila 2026.

Baca juga: Selain Kesaktian Pancasila, Tanggal 1 Oktober 2025 Memperingati Hari Apa Saja?

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang



Terkini Lainnya
Puasa Intermiten Ternyata Mengubah Otak, Ini yang Ditemukan Peneliti
Puasa Intermiten Ternyata Mengubah Otak, Ini yang Ditemukan Peneliti
Tren
Respons Kritik Dino Patti Djalal, Teddy Sebut Biaya Kunjungan Prabowo Ditanggung Pribadi
Respons Kritik Dino Patti Djalal, Teddy Sebut Biaya Kunjungan Prabowo Ditanggung Pribadi
Tren
Gaji Ke-13 Cair Mulai Hari Ini, Cek Daftar Penerima dan Besaran untuk PNS, PPPK, dan Pensiunan
Gaji Ke-13 Cair Mulai Hari Ini, Cek Daftar Penerima dan Besaran untuk PNS, PPPK, dan Pensiunan
Tren
Prakiraan Cuaca BMKG: Cek Wilayah yang Akan Hujan Lebat Hari Ini dan Besok
Prakiraan Cuaca BMKG: Cek Wilayah yang Akan Hujan Lebat Hari Ini dan Besok
Tren
Iran Murka, Anggap Serangan Israel di Lebanon Langgar Gencatan Senjata dengan AS dan Ancam Tak Akan Toleransi
Iran Murka, Anggap Serangan Israel di Lebanon Langgar Gencatan Senjata dengan AS dan Ancam Tak Akan Toleransi
Tren
[POPULER TREN] Cara Judol Jebak Anak lewat Game | Gaji Ke-13 ASN Cair Hari Ini
[POPULER TREN] Cara Judol Jebak Anak lewat Game | Gaji Ke-13 ASN Cair Hari Ini
Tren
BRIN Usul Sanksi Tukin ASN Dipotong dan Tunda BPJS, Kalau Abai Urusan Sampah
BRIN Usul Sanksi Tukin ASN Dipotong dan Tunda BPJS, Kalau Abai Urusan Sampah
Tren
3 Bansos Cair Juni 2026, Masyarakat Bisa Cek Status Penerima secara Online
3 Bansos Cair Juni 2026, Masyarakat Bisa Cek Status Penerima secara Online
Tren
Jumlah Pohon di Bumi Lebih Banyak daripada Bintang di Bima Sakti, Berapa Banyak?
Jumlah Pohon di Bumi Lebih Banyak daripada Bintang di Bima Sakti, Berapa Banyak?
Tren
Cara Mengusir Lembing Hitam, Hama Padi yang Kerap Masuk ke Rumah
Cara Mengusir Lembing Hitam, Hama Padi yang Kerap Masuk ke Rumah
Tren
Prajogo Pangestu Kembali ke Puncak, Siapa Saja 10 Orang Terkaya RI Awal Juni 2026?
Prajogo Pangestu Kembali ke Puncak, Siapa Saja 10 Orang Terkaya RI Awal Juni 2026?
Tren
Link Live Streaming Indonesia Vs Myanmar di Piala AFF U19 2026, Kick-off Pukul 20.00 WIB
Link Live Streaming Indonesia Vs Myanmar di Piala AFF U19 2026, Kick-off Pukul 20.00 WIB
Tren
Kisah Haru Anak WNI di Malaysia, Jual Kue di Usia 10 Tahun demi Bertahan Hidup dan Ingin Sekolah
Kisah Haru Anak WNI di Malaysia, Jual Kue di Usia 10 Tahun demi Bertahan Hidup dan Ingin Sekolah
Tren
Karier Hanya Seumur Jagung, Mengapa Gen Z Banyak yang Dipecat Padahal Baru Mulai Bekerja?
Karier Hanya Seumur Jagung, Mengapa Gen Z Banyak yang Dipecat Padahal Baru Mulai Bekerja?
Tren
Mewarnai dan Menggambar Ternyata Sangat Berguna bagi Anak 1-5 Tahun, Ini Penjelasan Dokter
Mewarnai dan Menggambar Ternyata Sangat Berguna bagi Anak 1-5 Tahun, Ini Penjelasan Dokter
Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau