Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ramai soal Pelanggan Diminta Mengganti Tiket Masuk Ancol Saat Pesan GrabCar, Ini Kata Manajemen

Kompas.com, 1 Januari 2025, 07:15 WIB
Chella Defa Anjelina,
Ahmad Naufal Dzulfaroh

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebuah unggahan berisi keluhan warganet soal tarif antar jemput Grab di Ancol, ramai menjadi perdebatan di media sosial Threads.

Unggahan tersebut dibagikan oleh akun @mrs***, Senin (30/12/2024). Pengunggah mengaku disuruh mengganti biaya tiket masuk ketika memesan GrabCar dari dalam Ancol.

"Grab bukannya kerja sama dengan ANCOL ya? Kalo minta jemput di daerah dalam ANCOL sering banget dapet driver grab yg minta diganti tiket masuknya. Padahal dia udah di dalem," tulisnya.

Unggahan itu pun menuai beragam komentar dari warganet. Sebagian berpendapat, setiap taksi, termasuk Grab, akan dikenakan biaya jika menjemput penumpang di dalam Ancol.

Ada juga yang mengatakan, tarif jemput Grab gratis hanya berlaku saat menurunkan penumpang dari luar ke dalam (drop off).

Baca juga: Ancol Bakal Gelar Atraksi 1.000 Drone pada Malam Tahun Baru 2025


Grab masuk Ancol bayar atau tidak?

Menanggapi hal itu, Corporate Communication Ancol Taman Impian, Ariyadi Eko Nugroho mengatakan, antar jemput Grab di dalam Ancol tidak dipungut biaya apa pun alias gratis.

Dia memastikan kerja sama antara Ancol dengan Grab terkait operasional transportasi hingga saat ini masih berlangsung.

Driver dapat masuk ke Ancol untuk menurunkan maupun menjemput penumpang tanpa harus membayar tiket, asalkan menunjukkan bukti live order di aplikasi saat menuju atau keluar dari kawasan tempat wisata.

"Cukup menunjukkan bukti order yang ada pada aplikasi, maka gratis tanpa biaya apa pun untuk antar maupun jemput," ujar Ariyadi, saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa.

Baca juga: Promo Obyek Wisata Selama Libur Nataru 2024/2025, Ada Taman Safari dan Ancol

Kerja sama antara Ancol dan Grab ini telah berlangsung cukup lama dan pernah terhenti saat pandemi Covid-19, tetapi kembali dilanjutkan sejak April 2024.

Selain Grab, Ariyadi menambahkan, Ancol juga membebaskan tarif masuk bagi Taxi Bluebird yang mengantar atau menjemput penumpang.

Dia pun menyayangkan peristiwa yang dialami oleh warganet tersebut dan akan melakukan evaluasi dengan pihak Grab.

"Kami akan evaluasi kembali dengan pihak Grab agar kerja sama yang seharusnya menguntungkan semua pihak ini dapat tetap memberikan manfaat positif, baik bagi driver maupun pengunjung kami," pungkasnya.

Baca juga: Cara Melihat Rating Penumpang Gojek dan Grab, Ketahui Risiko Nilai Buruk

Promo Ancol selama Nataru

Selain menggratiskan biaya masuk Grab dan Taxi Bluebird, Ancol juga mengadakan promo tiket yang berlaku selama Natal dan tahun baru (Nataru).

Dikutip dari Kompas.com, Senin (23/12/2024), Ancol memberikan promo beli empat tiket gratis satu tiket masuk.

Halaman:


Terkini Lainnya
Gaji Ke-13 Cair Mulai Hari Ini, Cek Daftar Penerima dan Besaran untuk PNS, PPPK, dan Pensiunan
Gaji Ke-13 Cair Mulai Hari Ini, Cek Daftar Penerima dan Besaran untuk PNS, PPPK, dan Pensiunan
Tren
Prakiraan Cuaca BMKG: Cek Wilayah yang Akan Hujan Lebat Hari Ini dan Besok
Prakiraan Cuaca BMKG: Cek Wilayah yang Akan Hujan Lebat Hari Ini dan Besok
Tren
Iran Murka, Anggap Serangan Israel di Lebanon Langgar Gencatan Senjata dengan AS dan Ancam Tak Akan Toleransi
Iran Murka, Anggap Serangan Israel di Lebanon Langgar Gencatan Senjata dengan AS dan Ancam Tak Akan Toleransi
Tren
[POPULER TREN] Cara Judol Jebak Anak lewat Game | Gaji Ke-13 ASN Cair Hari Ini
[POPULER TREN] Cara Judol Jebak Anak lewat Game | Gaji Ke-13 ASN Cair Hari Ini
Tren
BRIN Usul Sanksi Tukin ASN Dipotong dan Tunda BPJS, Kalau Abai Urusan Sampah
BRIN Usul Sanksi Tukin ASN Dipotong dan Tunda BPJS, Kalau Abai Urusan Sampah
Tren
3 Bansos Cair Juni 2026, Masyarakat Bisa Cek Status Penerima secara Online
3 Bansos Cair Juni 2026, Masyarakat Bisa Cek Status Penerima secara Online
Tren
Jumlah Pohon di Bumi Lebih Banyak daripada Bintang di Bima Sakti, Berapa Banyak?
Jumlah Pohon di Bumi Lebih Banyak daripada Bintang di Bima Sakti, Berapa Banyak?
Tren
Cara Mengusir Lembing Hitam, Hama Padi yang Kerap Masuk ke Rumah
Cara Mengusir Lembing Hitam, Hama Padi yang Kerap Masuk ke Rumah
Tren
Prajogo Pangestu Kembali ke Puncak, Siapa Saja 10 Orang Terkaya RI Awal Juni 2026?
Prajogo Pangestu Kembali ke Puncak, Siapa Saja 10 Orang Terkaya RI Awal Juni 2026?
Tren
Link Live Streaming Indonesia Vs Myanmar di Piala AFF U19 2026, Kick-off Pukul 20.00 WIB
Link Live Streaming Indonesia Vs Myanmar di Piala AFF U19 2026, Kick-off Pukul 20.00 WIB
Tren
Kisah Haru Anak WNI di Malaysia, Jual Kue di Usia 10 Tahun demi Bertahan Hidup dan Ingin Sekolah
Kisah Haru Anak WNI di Malaysia, Jual Kue di Usia 10 Tahun demi Bertahan Hidup dan Ingin Sekolah
Tren
Karier Hanya Seumur Jagung, Mengapa Gen Z Banyak yang Dipecat Padahal Baru Mulai Bekerja?
Karier Hanya Seumur Jagung, Mengapa Gen Z Banyak yang Dipecat Padahal Baru Mulai Bekerja?
Tren
Mewarnai dan Menggambar Ternyata Sangat Berguna bagi Anak 1-5 Tahun, Ini Penjelasan Dokter
Mewarnai dan Menggambar Ternyata Sangat Berguna bagi Anak 1-5 Tahun, Ini Penjelasan Dokter
Tren
Brasil Periksa 2 Pasien Suspek, Akankah Jadi Kasus Ebola Pertama di Luar Afrika?
Brasil Periksa 2 Pasien Suspek, Akankah Jadi Kasus Ebola Pertama di Luar Afrika?
Tren
2 Kelompok ASN yang Tak Akan Ditransfer Gaji Ke-13 Per 2 Juni 2026
2 Kelompok ASN yang Tak Akan Ditransfer Gaji Ke-13 Per 2 Juni 2026
Tren
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau