Penulis
KOMPAS.com - Jerawat adalah masalah kulit yang sangat umum—sekitar 85% orang usia 12–25 pernah mengalaminya. Meski begitu, mencari cara mengatasinya sering kali terasa membingungkan.
Krim topikal, pembersih wajah, antibiotik, hingga suplemen menawarkan banyak janji, tetapi apakah solusi sesungguhnya justru berasal dari apa yang kita makan?
Riset terbaru menunjukkan bahwa pola makan memiliki peran penting dalam memengaruhi tingkat keparahan jerawat.
Baca juga: 5 Cara Masak Steak Salmon ala Restoran, Tips Langsung dari Chef
Yuk, cari tahu makanan apa saja yang perlu dihindari dan apa yang sebaiknya dikonsumsi demi kulit yang lebih bersih.
Secara umum, jerawat disebabkan oleh faktor internal seperti hormon, genetik, atau efek samping obat-obatan.
Namun, makanan dapat memperburuk atau memicu peradangannya. Penelitian menunjukkan bahwa pola makan tinggi gula, makanan olahan, dan produk susu dapat meningkatkan risiko munculnya jerawat.
Baca juga: 7 Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan, Bisa Hilangkan Jerawat
Salah satu mekanismenya adalah lonjakan gula darah. Makanan tinggi indeks glikemik, misalnya roti putih atau camilan manis, dapat memicu peningkatan insulin-like growth factor 1 (IGF-1).
Ini merangsang kelenjar minyak dan menyebabkan peradangan. Kedua faktor ini sangat berperan dalam pembentukan jerawat.
Beberapa makanan berikut terbukti berkaitan dengan jerawat lebih parah:
Meski tidak semua orang mengalami dampak yang sama, mengurangi konsumsi daftar di atas dapat membantu melihat perubahan signifikan pada kulit.
Sebaliknya, beberapa makanan justru bersifat anti-inflamasi dan mendukung kesehatan kulit:
Biji labu juga merupakan salah satu makanan yang mengandung lemak baik.Makanan-makanan ini dapat membantu mengurangi peradangan dan menjaga keseimbangan mikrobiota usus yang berperan dalam kesehatan kulit.
Selain dari makanan utuh, beberapa vitamin dan mineral juga mendukung regenerasi serta perlindungan kulit:
Suplemen bisa membantu, tetapi sebaiknya dikonsumsi sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan.
Kamu disarankan berkonsultasi dengan dokter atau dermatolog jika:
Baca juga: Manfaat Belimbing Wuluh, Jerawat hingga Luka Sariawan
Perawatan medis biasanya mencakup retinoid, antibiotik topikal atau oral, hingga terapi hormonal untuk wanita.
Tidak ada satu makanan ajaib yang bisa menyembuhkan jerawat sepenuhnya. Namun, banyak orang merasakan perbaikan setelah mengurangi susu atau makanan tinggi gula.
Meski tiap individu berbeda, mengubah pola makan adalah langkah yang murah, mudah, dan aman untuk dicoba.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang