Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hasil Practice Moto3: Melesat di Menit Akhir, Veda Ega Lolos ke Q2

Kompas.com, 29 Mei 2026, 19:14 WIB
Muhammad Fathan Radityasani,
Stanly Ravel

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Sesi Practice Moto3 berjalan dengan penuh drama dan dinamika strategi, terutama dalam perebutan tiket langsung menuju sesi Kualifikasi 2 (Q2).

Berbeda dengan sesi sebelumnya, Practice Moto3 kali ini dimulai dalam kondisi trek yang mulai mengering.

Kondisi ini membuat para pebalap harus pintar-pintar mencari racing line terbaik demi mengamankan posisi 14 besar.

Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, membuka sesi dengan mencatatkan waktu 1 menit 58,264 detik. Sayang, catatan waktu pembuka tersebut harus dianulir oleh steward karena Veda terdeteksi melewati batas trek.

Baca juga: Hasil FP1 Moto3 Italia: Trek Basah Mugello, Veda Ega Posisi 20

Veda Ega Pratamadok.Honda Team Asia Veda Ega Pratama

Jalannya Sesi Practice

Pada putaran kedua, Veda mencoba bangkit dan mencetak waktu 1 menit 57,972 detik.

Catatan ini untuk sementara menempatkannya di posisi ke-16. Di papan atas, Adrian Fernandez langsung menyengat dengan menjadi yang tercepat lewat torehan waktu 1 menit 56,593 detik, unggul sekitar 1,4 detik dari Veda.

Perlahan tapi pasti, Veda terus memperbaiki catatan waktunya menjadi 1 menit 57,611 detik. Kendati demikian, persaingan yang ketat membuat posisinya masih tertahan di luar zona 14 besar.

Memasuki pertengahan sesi, giliran Joel Kelso yang mengambil alih pimpinan waktu tercepat dengan 1 menit 56,393 detik. Di saat yang sama, posisi Veda justru melorot ke peringkat 21 dengan selisih 1,2 detik dari Kelso.

Baca juga: DAMRI Sebut 316 Bus Listrik Telah Beroperasi di Jakarta


Detik-Detik Terakhir yang Menegangkan

Menjelang akhir sesi, situasi sempat terlihat sulit bagi pebalap tanah air tersebut karena masih tertahan di posisi ke-21. Di barisan depan, Adrian Fernandez kembali merebut posisi puncak dengan waktu 1 menit 55,963 detik, sebelum akhirnya digeser oleh Marco Morelli yang mencetak 1 menit 55,848 detik.

Namun, kejutan besar terjadi di detik-detik terakhir sebelum bendera finis berkibar. Veda melakukan flying lap yang luar biasa dan berhasil menajamkan catatan waktunya secara signifikan menjadi 1 menit 56,305 detik.

Lompatan waktu yang drastis ini langsung mengantarkan Veda duduk di posisi ke-9 pada hasil akhir sesi. Dengan hasil ini, Veda dipastikan aman dan berhak langsung melaju ke babak Q2 esok hari.

Sementara itu, status pebalap tercepat di sesi Practice Moto3 ini akhirnya diamankan oleh Scott Ogden yang sukses membukukan waktu terbaik 1 menit 55,812 detik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Baca tentang


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau