Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Produktivitas Pelabuhan Banten Naik, Arus Logistik Makin Cepat

Kompas.com, 20 Mei 2026, 19:11 WIB
Kiki Safitri,
Aprillia Ika

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Aktivitas bongkar muat di pelabuhan wilayah Banten menunjukkan peningkatan pada awal 2026. PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Banten mencatat produktivitas general cargo mencapai 2.773 ton/ship/day (T/S/D) atau 117 persen dari target triwulan I 2026.

Kinerja bongkar muat curah kering juga tumbuh hingga 112 persen dari target menjadi 4.975 T/S/D. Peningkatan tersebut ditopang kesiapan dermaga, gudang, lapangan penumpukan, hingga peralatan bongkar muat yang dinilai semakin memadai.

Branch Manager PTP Nonpetikemas Cabang Banten, Andi Purwantoro, mengatakan peningkatan produktivitas dilakukan melalui standardisasi operasional dan digitalisasi layanan berbasis PTOS-M.

“PTP Nonpetikemas Cabang Banten terus berupaya meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan melalui implementasi standardisasi operasional serta digitalisasi layanan berbasis PTOS-M,” kata Andi dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Menurut dia, percepatan layanan bongkar muat menjadi bagian penting dalam menjaga efisiensi distribusi logistik dan mendukung kebutuhan industri nasional.

“Kami terus memastikan kesiapan fasilitas, peralatan, dan SDM operasional agar pelayanan bongkar muat berjalan optimal, aman, dan tepat waktu,” ujar Andi.

Ia menambahkan, digitalisasi layanan juga diharapkan memperkuat rantai pasok industri di Banten yang selama ini menjadi salah satu wilayah penopang aktivitas manufaktur dan distribusi nasional.

“Digitalisasi juga merupakan tonggak penting dalam pelayanan yang diberikan perusahaan kepada pengguna jasa agar kehadiran Pelindo Grup di Banten khususnya PTP Nonpetikemas Cabang Banten dapat mendukung rantai pasok sektor industri dan perekonomian wilayah,” lanjut dia.

Baca juga: Tingkatkan Kapasitas Bongkar Muat, IPC TPK Panjang Tambah Crane Raksasa

Terminalisasi Dorong Efisiensi Logistik

Sejalan dengan peningkatan produktivitas tersebut, Pelindo Regional 2 Banten juga mempercepat pengembangan terminalisasi di sejumlah pelabuhan strategis.

General Manager Pelindo Regional 2 Banten Benny Ariadi mengatakan langkah tersebut dilakukan agar layanan kepelabuhanan lebih fokus sesuai karakteristik komoditas yang ditangani.

Saat ini Pelindo Regional 2 Banten mengelola sejumlah pelabuhan strategis seperti Pelabuhan Ciwandan, IKPP, dan Pelabuhan Bojonegara.

Menurut Benny, terminalisasi bukan hanya penataan administratif, melainkan strategi untuk meningkatkan efisiensi dan transparansi layanan logistik.

“Terminalisasi bukan sekadar penataan administratif, tetapi upaya menghadirkan pola layanan yang lebih spesifik dan profesional agar aktivitas logistik semakin efisien, terukur, dan transparan,” kata Benny.

Ia menjelaskan, Pelabuhan Ciwandan kini telah memiliki izin dedicated terminal curah cair di Dermaga 04 serta dedicated terminal curah kering di Dermaga 02.

“Saat ini Pelabuhan Ciwandan telah memiliki izin terminalisasi curah cair dan terus dikembangkan untuk memperkuat posisi Banten sebagai pusat logistik nasional,” ujar Benny.

Baca juga: Drop Tank Masuk Bengkulu, Bongkar Muat Sawit Jadi Lebih Cepat

Halaman:


Terkini Lainnya
Saat Dunia Terobsesi Startup, China Membangun Pabrik
Saat Dunia Terobsesi Startup, China Membangun Pabrik
Ekbis
IHSG Selasa (2/6) Rawan Koreksi Jelang Data Inflasi, Cermati Saham DEWA, UNTR, BBCA, ANTM
IHSG Selasa (2/6) Rawan Koreksi Jelang Data Inflasi, Cermati Saham DEWA, UNTR, BBCA, ANTM
Cuan
RUPST BEI Digelar 29 Juni 2026, Kapan Pengumuman Direksi Baru?
RUPST BEI Digelar 29 Juni 2026, Kapan Pengumuman Direksi Baru?
Cuan
Trump Cuek Hasil Negosiasi dengan Iran, Harga Minyak Langsung Naik 4 Persen
Trump Cuek Hasil Negosiasi dengan Iran, Harga Minyak Langsung Naik 4 Persen
Energi
Purbaya Bakal Evaluasi DSI Jika Ekspor Satu Pintu Tak Dongkrak Penerimaan Negara
Purbaya Bakal Evaluasi DSI Jika Ekspor Satu Pintu Tak Dongkrak Penerimaan Negara
Keuangan
Inflasi Mei Diprediksi Naik ke 2,94 Persen, Pelemahan Rupiah dan Harga Energi Jadi Pemicu
Inflasi Mei Diprediksi Naik ke 2,94 Persen, Pelemahan Rupiah dan Harga Energi Jadi Pemicu
Keuangan
Rupiah Menguat Efek Aturan DHE SDA Berlaku, Proyeksi Analis: Tak Bertahan Lama
Rupiah Menguat Efek Aturan DHE SDA Berlaku, Proyeksi Analis: Tak Bertahan Lama
Keuangan
Brantas Abipraya Sertifikasi 300 Pekerja Konstruksi Sekolah Rakyat di Lampung
Brantas Abipraya Sertifikasi 300 Pekerja Konstruksi Sekolah Rakyat di Lampung
Ekbis
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Avtur 10 Persen Mulai Hari Ini
Pertamina Patra Niaga Turunkan Harga Avtur 10 Persen Mulai Hari Ini
Energi
Rupiah Hari Ini Menguat, Berkat DHE SDA di Tengah Gejolak Global
Rupiah Hari Ini Menguat, Berkat DHE SDA di Tengah Gejolak Global
Keuangan
China Buka Keran Ekspor Urea, Krisis Pupuk Global Berpotensi Mereda
China Buka Keran Ekspor Urea, Krisis Pupuk Global Berpotensi Mereda
Industri
IEA, Bank Dunia, IMF, dan WTO Kompak Wanti-wanti Risiko Krisis Energi Global
IEA, Bank Dunia, IMF, dan WTO Kompak Wanti-wanti Risiko Krisis Energi Global
Ekbis
Bulog dan PT GMM Temui Petani Tebu, Bahas Penyerapan Hasil Panen
Bulog dan PT GMM Temui Petani Tebu, Bahas Penyerapan Hasil Panen
Ekbis
Bulog Pastikan Penyaluran Tebu Petani Blora Tetap Lancar
Bulog Pastikan Penyaluran Tebu Petani Blora Tetap Lancar
Ekbis
ASDP Tegaskan Kendaraan Listrik Boleh Naik Kapal Feri, Ini Syaratnya
ASDP Tegaskan Kendaraan Listrik Boleh Naik Kapal Feri, Ini Syaratnya
Ekbis
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau